728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 16 Desember 2017

    #Warta : Rakornas Ala PDIP Harusnya Dicontoh Partai Lain

    Orang bilang, semua partai itu busuk, buruk dan sama saja. Semua hanya mementingkan kekuasaan. Saya termasuk yang setuju dengan pendapat tersebut. Alasannya karena setiap partai memiliki begitu banyak kader, sehingga tidak mungkin dalam satu partai akan dihuni oleh orang-orang yang bersih dan memiliki karakter sama. Selalu ada satu setan di setiap 2 orang yang sedang berkumpul.

    Namun jika melihat tokoh-tokoh pemimpin sebuah partai, atau tokoh yang berhasil dilahirkan, mungkin PDIP adalah partai paling sukses dan layak ditiru. PDIP berhasil menemukan seorang Jokowi, pengusaha kayu di Solo. Mengantarkannya ke Jakarta dan sekarang menjadi Presiden Indonesia, menyelesaikan banyak pekerjaan yang tak pernah bisa diselesaikan oleh Presiden sebelumnya.

    PDIP juga berhasil mengorbitkan tokoh idola dari Surabaya, Bu Risma. Di Jawa Tengah ada Ganjar, Gubernur yang sempat digadang-gadang akan maju sebagai Cagub DKI. Juga ada bupati paling disorot dalam setahun terakhir dan dirasa memiliki dampak perubahan yang luar biasa, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Selain itu ada juga Emil Dardak, tokoh muda yang diorbitkan dan sukses menjadi Bupati Trenggalek.

    Selain nama-nama yang saya sebutkan di atas, mungkin masih ada banyak lagi tokoh dari kader-kader PDIP yang sangat memberikan pengaruh serta inspirasi. Menjadi teladan bagi kepala daerah yang lain.

    Bahwa kemudian ada kader PDIP yang korupsi atau melakukan tindakan melawan hukum, itu adalah sesuatu yang tidak bisa kita pungkiri. Memang ada, dan mungkin juga bisa dikatakan banyak. Partai lain juga begitu. Inilah yang mungkin kita sepakati bersama bahwa semua partai itu busuk. Namun dari sisi inspirasi dan teladan, rasanya tidak ada yang seberhasil PDIP.

    Hari ini, PDIP menyelenggarakan Rakornas dengan tema “Berdikari untuk Indonesia Raya.” Berbeda dengan Rakornas partai lain yang sekedar membicarakan politik dan kekuasaan, kali ini PDIP coba tawarkan sesuatu untuk kemajuan Indonesia.

    “Saya kira ini merupakan rapat besar partai pertama di Indonesia yang secara khusus membicarakan bagaimana memajukan ekonomi kerakyatan,” ujar Mindo, ketua panitia penyelenggara.

    Dalam Rakornas ini PDIP menggelar pameran yang diikuti oleh 300 perserta dan dikelompokkan menjadi 185 booth atau stand. Yang uniknya adalah, dalam pameran ini peserta tidak mewakili daerah atau perusahaan tertentu, tetapi lebih diarahkan mewakili suatu potensi yang nanti dapat dikembangkan di daerah-daerah.

    Pameran ini membeberkan cara mengembangkan potensi secara tekhnis dan detail. Termasuk pengadaan, penggunaan serta sarana penunjang. Ada workshop yang membahas tentang akses permodalan, promosi, pemasaran sampai merek dagang.

    Sejara objektif, saya salut dengan apa yang dilakukan oleh PDIP kali ini. Di saat partai lain sedang sibuk bicara kekuasaan dan dukung mendukung, PDIP masih punya waktu menawarkan sesuatu perubahan dan pengembangan.

    Bayangkan, partai lain sedang sibuk membahas pemenangan di Jateng, Jatim dan Jabar, tiga provinsi penentu kemenangan pemilihan Presiden. Sibuk berbicara calon Presiden 2019 dan malah mengusung kader PDIP sendiri, Presiden Jokowi. Bahkan ada partai yang dengan arogannya ingin mengadopsi politik pecah belah dan SARA, yang menimbulkan ketakutan serta caci maki tak berkesudahan di Jakarta untuk memenangkan Pilkada lainnya.

    Tapi PDIP nampak begitu percaya diri dan yakin dengan apa yang sedang mereka lakukan. Bahwa partai bukan sekedar mencapai sebuah kekuasaan, tapi sebuah kekuatan besar yang perlu dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama.

    Walau bagaimanapun, pameran-pameran yang sedang diselenggarakan hari ini dan besok saya pikir perlu tindak lanjut yang serius. Sebab kita masyarakat awam terlanjur yakin bahwa hanya 30 persen saja yang bisa kita percaya dari ucapan, rencana atau janji politisi. Semoga 300 peserta pameran dalam Rakornas PDIP ini betul-betul memiliki dampak dan direalisasikan. Guna meningkatkan produktifitas serta kualitas UMKM, memaksimalkan peran Bumdes, serta mengenalkan hal-hal dasar dalam dunia usaha kepada masyarakat kelas menegah bawah.

    Kita menginginkan agar UMKM binaan PDIP bisa merangkul dan menjangkau potensi-potensi daerah. Bisa berkembang lebih banyak lagi dan dapat menjadi teladan bagi partai-partai lain untuk ikut turun tangan memfasilitasi masyarakat di daerah-daerah, guna meningkatkan ekonomi mereka. Jika semua partai sepakat dan mau melakukan ini, rasanya Indonesia akan lebih cepat maju dan mandiri. Begitulah kura-kura.




    Penulis   :    Alifurrahman       Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Rakornas Ala PDIP Harusnya Dicontoh Partai Lain Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top