728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 15 Desember 2017

    #Warta : Persis Ahok, Sandi Ajak Asing Bangun Jakarta

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tengah menjadwalkan pertemuan dengan investor asal Dubai yang berencana berinvestasi di Jakarta. Rencananya, pertemuan tersebut akan digelar pada awal tahun depan.

    "Kita lagi jadwalkan awal tahun untuk bertemu mem-follow up investor-investor itu dan mereka akan berniat untuk berinvestasi," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2017).

    Sandi menargetkan akan tercipta 5.000-6.000 lapangan pekerjaan di Jakarta dalam investasi itu.

    "Itu bergerak di bidang pariwisata, infrastruktur, khususnya transportasi dan juga terakhir mereka cukup berminat di bidang low cost housing(perumahan murah) atau affordable housing (perumahan terjangkau)," ujarnya.

    Sebelumnya, Sandi menyebutkan sekitar 300 pengusaha asal Dubai, Uni Emirat Arab, tertarik berinvestasi di Jakarta. Investasi tersebut di sektor perumahan.

    "Kemarin kan saya berkunjung ke Dubai. Mereka ingin datang ke sini sekitar 300 pengusaha yang tertarik berinvestasi di bidang perumahan," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

    Sumber : detikdotcom

    Tak pernah habis pikir dengan sikap wakil Gubernur DKI Jakarta kali ini, ia yang notabenenya berasal dari partai Gerindra ternyata mencari dan meminta bantuan asing untuk membuka lapangan kerja di Jakarta.

    Memang perihal pengadaan lapangan kerja menjadi janji kampanye mereka dimasa kampanye lalu, mungkin atas dasar upaya penggenapan janji kampanye inilah akhirnya ia berusaha mencari dari meminta bantua para cukong arab untuk berinvestasi disini.

    Mungkin Sandi lupa kalau ia berasal dari partai Gerindra dan seorang kader partai Gerindra yang selama ini kita tahu bahwa partai Gerindra melalui ketua umumnya yakni Prabowo Subianto sering menggemakan dan menggaungkan anti asing dibangsa dan kota ini.

    Seringkali kita lihat dan kita dengar pidato dan orasi keras dan lantang dari Prabowo bahwa mereka menolak campur tangan asing dinegeri ini, Prabowo dan teman-teman partai koalisinya secara yakin, terbuka, dan terang-terangan menunjukan sikap anti asing dinegeri ini.

    Meski tak pernah ada detail penjelasan pasti soal ini dari Prabowo, namun dapat kita lihat sikapnya yang anti asing itu nampak dari setiap pidato dan orasinya diberbagai kesempatan.

    Entah inisiatif dan ide apa yang mendorong Sandi hingga dapat memiliki ide dan gagasan yang bersifat menyimpang dari visi misi partainya yang seringkali digadang-gadangkan ketua umumnya.

    Memang sudah sepatutnyalah Anies Sandi menepati janji-janji kampanyenya, namun jika untuk menepati sebuah janji dan kemudian mengingkari janji yang lain nampaknya kurang etis dan kurang bijak.

    Masih dapat kita ingat bagaimana Anies Sandi mengkritisi sikap Ahok yang ketika memimpin Ibu Kota ini melibatkan swasta lewat CSR, pasangan Anies Sandi seringkali mengkritisi Ahok soal keterlibatannya melibatkan swasta dalam pembangunan di DKI Jakarta, mereka menuding bahwa Ahok menjadi Gubernur yang tidak pro rakyat dan bukan Gubernur wong cilik, mereka menilai sikap Ahok yang suka melibatkan swasta dan asing dalam membangun Jakarta menjadi keberpihakan yang salah.

    Anies Sandi seringkali menganggap bahwa Ahok adalah Gubernur yang tidak adil yang hanya mementingkan kepentingan pengusaha dan asing, Ahok sering disebut Gubernur asing dan aseng karena sering melibatkan pengusaha swasta dan asing dalam pembangunan Ibu Kota ini.

    Kali ini kita melihat hal yang sama meski wujudnya atau casingnya berbeda, jika dulu Ahok sering minta dan pakai pengusaha swasta dan asing untuk bangun Jakarta, kini kita dapat melihat sikap dan cara yang sama juga diterapkan dan dilakukan Anies Sandi hanya beda versi, jika kemarin Ahok pakai pengusaha "aseng", kini Anies Sandi pakai pengusaha "abud", sama-sama pengusaha swasta, sama-sama orang asing, cuma beda warna dan hidung, kalau dulu warnanya putih, kini warna coklat, kalau dulu hidungnya pesek, kini hidungnya mancung.

    Jurus dan cara yang diterapkan oleh pasangan Anies Sandi kini sebenarnya mirip dan hampir sama dengan jurus dan cara yang dipakai Ahok kala menjabat Gubernur DKI, hanya versinya saja yang beda, tapi isinya dan intinya sama-sama juga.

    Langkah Sandi mengajak pengusaha Arab untuk berinvestasi dan buka usaha di Jakarta ini juga sama dengan melibatkan asing mengambil keuntungan di kota ini, akhirnya Anies Sandi menunjukan kepada kita secara tak langsung bahwa sikap, perbuatan, dan kebijakan Ahok dimasa lalu bukan sebuah kesalahan tetapi ide yang cemerlang,

    Jika kini Sandi undang dan ajak para cukong Arab investasi dan buka usaha di Jakarta hal ini tidak bedanya dengan apa yang dilakukan Ahok, pengusaha-pengusaha Arab ini juga orang asing meski bukan aseng, apakah para cukong Arab ini bukan orang asing? Apakah mereka patut kita sebut pribumi? Jadi apa sebenarnya definisi pribumi yang benar ya, bikin pusing saja.





    Penulis  :   Clairee Duchesnaye    Sumber   :    Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Persis Ahok, Sandi Ajak Asing Bangun Jakarta Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top