728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 16 Desember 2017

    #Warta : Jokowi Bekerja Mengatasi Banjir Jakarta Anies Malah Salahkan Proyek Jokowi-Ahok

    Dari status FB Pak Jokowi mengirimkan pesan kepada netizen bahwa beliau sedang bekerja untuk mengendalikan banjir Jakarta dan sekaligus bukti atas janjinya untuk mengatasi banjir Jakarta. Lewat status dan fotonya Jokowi sekaligus menyampaikan kode keras untuk pemerintah DKI.

    Sayangnya pemimpin DKI bukannya bersyukur tapi masih menyalahkan Pusat. Beberapa hari lalu Anies menyalahkan Tol Becakayu sebagai penyebab banjir di Cawang seperti dilansir Liputan6. Anies juga menyalahkan LRT-MRT sebagai penyebab banjir di Kuningan. Tapi akhirnya dianulirnya karena penyebabnya ternyata kabel optik, ha ha ha.

    Pak Jokowi terus fokus bekerja dan menyatakan bahwa Pusat menangani banjir dari hulu sampai hilir. Artinya tuntas penanganannya. Hulu lewat pembangunan 2 waduk dan hilir mengerjakan normalisasi sungai Ciliwung dan bahkan beberapa proyek di DKI. Keren kan? Begini status Pak Jokowi:

        Di depan saya ini adalah area pembangunan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor. Dengan alat berat, para pekerja mengeruk tanah untuk membendung Sungai Cisukabirus di bagian hulu.

        Inilah salah satu usaha pemerintah mengendalikan banjir di Jakarta. Dua waduk di Kabupaten Bogor sudah mulai dibangun, Waduk Sukamahi di depan saya ini dan Waduk Ciawi. Pembebasan lahannya sudah 22 persen. Jika dua waduk ini sudah beroperasi pada pertengahan 2019 mendatang air yang masuk ke Jakarta akan berkurang 30 persen. Artinya, mengurangi potensi banjir di ibukota 30 persen.

        Banjir di Jakarta memang harus diselesaikan dari hulu ke hilir. Di hulu, dua waduk dibangun. Di hilirnya, di Jakarta sendiri, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengerjakan normalisasi Sungai Ciliwung karena sungainya yang makin menyempit.

        Adapun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saya harapkan untuk fokus mengerjakan hal-hal yang berkaitan seperti drainase, sungai-sungai kecil, dan pemeliharaan waduk-waduk yang ada di Jakarta. Jadi Waduk Sunter, Pluit, Melati, dan Setiabudi harus terus dibersihkan.

        Pemerintah juga tengah menyelesaikan pembangunan sodetan Ciliwung untuk mengalirkan sebagian air dari Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. Apabila pemerintah pusat dan pemerintah provinsi bekerja sama dalam melakukan pengendalian banjir Jakarta, Insya Allah, persoalan banjir di Jakarta akan selesai.

    Pemaparan Pak Jokowi sangat teknis, sederhana tapi mudah dipahami. Jokowi membuat waduk berangkat dari kajian dan pengalaman melihat banjir kiriman dari Bogor. Perencanaan sampai efektifitas waduk yang akan dibangun sampai waktu selesai dibangun sangat terukur.

    Nilai kontrak Bendungan Ciawi mencapai Rp 757,8 miliar dengan luas area genangan 29,22 hektar dan volume tampung 6,45 juta meter kubik. Sementara, kontrak Bendungan Sukamahi senilai Rp 436,97 miliar itu memiliki daya tampung tampung 1,68 juta meter kubik dan luas area genangan 5,23 hektar.

    Selain kedua bendungan tersebut, untuk mengatasi persoalan banjir di DKI, pemerintah juga telah merampungkan normalisasi Kali Ciliwung yang berlokasi di Jakarta Outer Ring Road (JORR) sampai Manggarai. Kementerian PUPR melalui BBWS Cilcis Ditjen SDA juga telah menyelesaikan penambahan pintu air Manggarai dan Karet, serta tengah menyelesaikan Sudetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur.

    Menarik bahwa Pak Jokowi tetap memakai program normalisasi untuk Sungai Ciliwung. Jadi beliau konsisten seperti Ahok untuk penanganan penuempitan sungai. Sementara Gubernur DKI tampil beda, mewacanakan naturalisasi sungai tapi baru sebatas wacana atau rencana, Pak Jokowi sudah, sedang dan tengah mengerjakan protek-proyek besar guna mengatasi banjir!

    Pak Jokowi tak lupa menitipkan pesan untuk fokus pada drainase, sungai-sungai kecil dan pemeliharaan waduk untuk tetap dibersihkan. Jadi skala besar itu DKI sudah sangat diringankan. Pemerintah baik Pak Jokowi dan masa gubernur Ahok sudah mengerjakan proyek-proyek besar.

    Ini sindiran keras untuk DKI yang sudah tidak fokus untuk sungai-sungai kecil tapi gembar gembor dengan konsep naturalisasi dan setelah itu tidak jelas tindak lanjutnya. Tidak ada perencanaan yang matang, terukur dan jelas seperti Pak Jokowi dan Ahok.

    Justru Anies -Sandi lebih banyak omongan yang amburadul dan gagap penanganan soal banjir. Terlebih banyak pelemparan kesalahan pada proyek pemerintah baik proyek Jokowi dan Ahok. Entah apa yang ada dalam benak Jokowi melihat pemimpin yang lulus cepat dari kabinetnya sangat lamban dan tidak ada antisipasi yang konkrit. Andai masih jadi menteri maka Pak Jokowi akan mereshuffle beliau kembali, ha ha ha.

    Jakarta masih terhibur melihat mantan pemimpin DKI seperti Jokowi ini yang bekerja keras untuk mengatasi banjir Jakarta. Terima kasih Pak Jokowi. Kami warga DKI bersyukur Bapak masih memperhatikan kami.




    Penulis   : Ronindo       Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Jokowi Bekerja Mengatasi Banjir Jakarta Anies Malah Salahkan Proyek Jokowi-Ahok Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top