728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 07 November 2017

    #Warta : Wow, Ada Nama Tommy Soeharto, Mamiek Soeharto dan Prabowo Dalam "Dokumen Surga"

    Sebelum penulis membahas lebih lanjut tentang tulisan ini, penulis akan membahas sekilas tentang apa itu dokumen surga.

    Dokumen Surga

    Adakah yang pernah mendengar tentang Dokumen surga ???
    Dokumen apaan itu ???

    Dokumen Surga atau dalam bahasa Inggrisnya disebut Paradise Paper adalah kumpulan 13,4 juta dokumen tentang orang-orang yang secara diam-diam melakukan investasi di luar negeri, di tempat yang dinamakan "Surga Pajak" seperti yang diberitakan dalam situs http://ekonomi.kompas .com/read/2017/11/06/102551826/tommy-dan-mamiek-soeharto-serta-prabowo-disebut-dalam-laporan-dokumen-surga.

    Kenapa disebut Surga Pajak ???

    Karena uang yang dipakai oleh mereka untuk melakukan investasi di luar negeri dapat terhindar dari pejabat pajak. Jadi mereka "sengaja" melakukan investasi di luar negeri untuk menghindari membayar pajak di Indonesia atau yang kita sebut sebagai "pengemplang pajak".

    Salah satu media asing yaitu Irish Times mengatakan bahwa Dokumen Surga atau Paradise Paper merupakan salah satu cara bagaimana orang kaya dan penguasa untuk menyembunyikan uang mereka dan menghindar dari kewajiban untuk membayar pajak seperti yang bisa dibaca di https://www.irishtimes .com/business/paradise-papers-how-the-rich-and-powerful-hide-their-money-and-avoid-tax-1.3280699.

    Darimana Data Tentang Dokumen Surga

    Beberapa hari yang lalu, International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) yang merupakan gabungan wartawan investigasi dari seluruh dunia mempublikasikan temuan penting mereka terkait terntang jaringan perusahaan offshore di negara-negara suaka pajak yang ditengarai dipakai untuk menyembunyikan kekayaan para jutawan dan perusahaan multinasional. Dan salah satu media dari Indonesia yang tergabung dalam ICIJ yang menyelidiki tentang Dokumen Surga tersebut adalah Tempo.

    Temuan tentang dokumen penting ini, diawali oleh koran Jerman Süddeutsche Zeitung. Dokumen tersebut lalu dinamakan Paradise Papers karena berasal dari 19 yuridiksi suaka pajak yang kebanyakan berlokasi di kepulauan Karibia seperti Bermuda dan Cayman Islands.

    Dalam dokumen tersebut terdapat beberapa nama orang Indonesia yaitu Tommy Soeharto, Mamiek Suharto serta Prabowo Subianto.

    Dalam dokumen tersebut, nama Tommy Soeharto tercatat pernah menjadi direktur dan bos dewan Asia Market Investment, yaitu sebuah perusahaan yang terdaftar di Bermuda pada 1997 dan ditutup tahun 2000. Pihak Konsorsium Jurnalis Investigatif juga melihat ada kesamaan alamat antara Asia Market dan V Power karena kedua perusahaan itu terdaftar di Bahama.

    Dalam laporan tersebut, Tommy juga pernah membuka perusahaan patungan dengan rekannya dari Australia dengan kegiatannya berupa iklan jalan di Negara Bagian Victoria di Australia, Filipina, Malaysia, Myanmar, dan China. Perusahaan itu ditutup di Bermuda pada 2003 dan berdasarkan data dari firma hukum di Bermuda, Appleby, perusahaan tersebut disebut sebagai pengemplang pajak. Klik Sumber.

    Selain Tommy Soeharto, nama Mamiek Soeharto juga disebutkan sebagai Wakil Presiden Golden Spike Pasiriaman Ltd sekaligus pimpinan Golden Spike South Sumatera Ltd dengan rekannya Maher Algadri yang merupakan salah satu konglomerat terbesar di Indonesia zaman kepemimpinan Soeharto, menurut laporan Forbes. Klik Sumber

    Nama Prabowo Subianto juga disebutkan dalam dokumen surga karena pernah menjabat sebagai Direktur dan Wakil Pimpinan Nusantara Energy Resources yang kantornya berada di Bermuda. Perusahaan ini terdaftar pada tahun 2001, ditutup pada tahun 2004 dan menyandang status sebagai perusahaan penunggak utang.

    Nama Prabowo juga disebut memiliki sebagian perusahaan Nusantara Energy Resources di Singapura yang merupakan bagian dari Nusantara Group. Klik Sumber.

    Hmmmm...

    Ketiga nama dalam Dokumen Surga tersebut berhubungan dengan keluarga Soeharto, dimana Tommy dan Mamiek adalah anak-anak Soeharto dan Prabowo adalah "menantu" Soeharto.
    Bicara tentang Soeharto, penulis jadi ingat berita di sebuah media nasional yang menyebutkan bahwa beliau adalah seorang diktator terkorup abad ke-20 seperti yang diberitakan dalam situs http://m.republika .co.id/berita/nasional/hukum/14/07/04/n85dwn-soeharto-diktator-terkorup-sedunia-abad-ke20.

    Jadi, apakah ini semua kebetulan ???

    Tanggapan Terhadap Dokumen Surga

    Menanggapi keluarnya Dokumen Surga yang dirilis oleh ICIJ, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani menyerahkan masalah tersebut kepada pihak terkait.
    "Itu risiko sendiri. Apalagi Apindo sudah dua kali sosialisasi," ujarnya kepada wartawan di Jakarta.
    Hariyadi mengatakan bahwa hal seperti itu tidak bisa dihindari karena selalu saja ada pengusaha yang belum mendeklarasikan seluruh hartanya saat amnesti pajak (Tax Amnesty).

    "Tapi kalau negara sudah memberikan fasilitas ini maka masuknya ke risiko sendiri. Kan sudah dikasih kesempatan. Apindo pun sudah mati-matian dorong tax amnesty," jelas Hariyadi seperti yang dimuat dalam situs http://m.republika .co.id/berita/ekonomi/makro/17/11/06/oyzr9c383-soal-dokumen-surga-ini-tanggapan-apindo

    Direktorat Jenderal Pajak juga sudah bergerak. Mereka akan menggunakan segala sumber informasi yang ada termasuk laporan tentang Dokumen Surga.

    Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), Hestu Yoga Saksama mengatakan bahwa instansinya akan mencoba memperoleh data dan informasi dari berbagai sumber, termasuk Paradise Paper yang dirilis International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) secara detail untuk memastikan kepatuhan wajib pajak terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku.
    "Ini di antaranya, untuk mengetahui apakah harta yang sudah dilaporkan wajib pajak sudah dilaporkan dalam SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) atau telah dideklarasikan dalam amnesti pajak," ujar Yoga seperti gang dilansir dalam situs https://www.cnnindonesia .com/ekonomi/20171106111733-78-253739/paradise-papers-jadi-amunisi-ditjen-pajak-kejar-wajib-pajak/

    Karena Dokumen Surga ini baru keluar beberapa hari yang lalu, maka informasi ini akan melengkapi informasi sebelumnya yang berasal dari Panama Papers, transfer melalui Standard Chartered.
    Wah, ada yang panas dingin neh, apalagi jika nama-nama yang disebutkan dalam Dokumen Surga tersebut "terbukti" !!!

    Apalagi tahun depan, Pemerintah akan memiliki akses informasi untuk perpajakan yang disebut dengan Automatic Tax information Exchange (AEOI) yang rencananya akan efektif pada September 2018 mendatang.

    Kalau AEOI sudah berjalan efektif, maka semua informasi yang didapatkan oleh Pemerintah akan lebih detail lagi, lebih luas dan legitimate seperti kata Hestu Yoga. Klik Sumber.

    Kita tunggu aja perkembangan kasus ini tahun depan, apa masih berani mengatakan bocor, bocor, bocor ...

    Wassalam,




    Penulis :  Nafys  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Wow, Ada Nama Tommy Soeharto, Mamiek Soeharto dan Prabowo Dalam "Dokumen Surga" Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top