728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 01 November 2017

    #Warta : Waspadai Kelompok Radikal, Teroris, Penyebar Fitnah Berkedok Agama dan "Ulama Palsu"

    Zaman sekarang banyak sekali orang yang merasa paling tinggi ilmu agama hanya dengan "bermodal" jubah, surban, gamis dan jenggotan !!!

    Tidak jarang pula jika tindakan mereka yang sudah seperti Tuhan, mengatakan si A kafir, si B sesat, si C masuk neraka dan klaim sepihak lainnya dari mereka kepada orang lain.

    Apakah mereka bisa menjamin si A, si B, si C dan seterusnya masuk neraka seperti klaim mereka sendiri ???

    Apakah mereka berani menjamin bahwa mereka sendiri pasti masuk surga ???

    Apakah mereka Tuhan ???

    Mereka hanya manusia biasa yang merasa paling agamis tetapi tindakannya malah sudah seperti Tuhan karena merasa berhak menghukum siapa pun orang yang berani melawan mereka melalui aksi demo angka togel selama ini, mengklaim seseorang sebagai musuh agama, bahkan ada yang sampai "mengeksekusi" siapa pun yang menentang mereka !!!

    Lalu apa bedanya mereka dengan Firaun yang merasa sebagai Tuhan boleh menghakimi siapa pun yang tidak sesuai dengan kelompok mereka ???

    Jika mereka begitu mudahnya mengklaim seseorang sebagai musuh agama, lalu boleh dong jika kita mengatakan mereka musuh agama karena tindakannya yang merusak kesucian agama ???

    Tetapi lucunya, mereka ini tidak sadar sudah merusak citra agama dengan tindakan anarkisnya. Penulis bahkan merasa malu dan sangat malu melihat tingkah polah kesombongan mereka yang bebas melakukan apapun yang mereka mau tanpa merasa bersala, berdosa dan tidak tahu malu !!!

    Mereka sudah merasa paling hebat, paling berkuasa, paling agamis dan merasa lebih baik dari orang lain...

    Lalu apa bedanya mereka dengan iblis yang merasa lebih baik dari Nabi Adam ???

    Untuk melihat seseorang itu mempunyai ilmu agama yang tinggi, bukan dilihat dari "asesoris" yang dipakai seperti surban, jubah atau jenggotan belaka.

    Apalah artinya berjubah, bersurban, jenggotan, tetapi mulutnya fasih menghina Pancasila, menghina budaya Sunda, menghina agama lain, menghina hansip dan hinaan lainnya seperti yang dilakukan oleh Imam besar "Front Penista Islam" yang sekarang kabur ke Arab Saudi ???

    Apalah artinya berjubah, bersurban, jenggotan tetapi mulutnya fasih menyebarkan hoax, fitnah dan provokasi yang setelah ketahuan bukannya minta Maaf malah membuat postingan hoax, fitnah dan provokasi lainnya ???

    Tidak Malu ???

    Atau tidak tahu malu ???

    Apakah Imam besar Front penista agama yang berjubah, bersurban, jenggotan bakalan masuk surga setelah mulutnya fasih mencaci maki dan melakukan penghinaan kepada orang lain ???

    Dengan kata lain, masa sih seorang bersurban, berjubah tapi mulut busuknya yang fasih mencaci maki orang lain masuk surga ???

    Jika ada yang berpendapat bahwa Imam besar Front penista agama yang bersurban, berjubah, jenggotan tetapi mulutnya busuknya selalu menghina dan mencaci maki orang lain bakalan masuk surga, penulis ingin bertanya...

    Kalian waras ???

    Sejak kapan orang yang fasih mencaci maki dan menghina orang lain masuk surga ???

    Begitu juga dengan dengan orang yang berjubah, bersurban, jenggotan tetapi mulut busuknya fasih menyebarkan hoax, fitnah di akun Twitternya seperti si....

    Sudah saatnya umat dan rakyat Indonesia sadar bahwa ada kelompok orang tertentu yang berjubah, bersurban dan jenggotan yang katanya membela agama tetapi tindakannya malah merusak kesucian agama itu sendiri...

    Sudah saatnya umat mayoritas dan rakyat Indonesia sadar bahwa ada kelompok radikal dan teroris yang menggunakan agama demi kepentingan pribadi dan kelompoknya...

    Kita bisa melihat faktanya saat ini bahwa ada kelompok yayasan sosial Infaq dakwah yang katanya ingin membantu umat, tetapi faktanya malah membantu para pembunuh, teroris dan keluarganya seperti yang sudah penulis bahas dalam tulisan sebelumnya.

    Kita bisa melihat saat ini, ada kelompok yang menggunakan bendera hitam dengan simbol agama ingin "menghancurkan" sebuah negara yang sah dengan kedok khilafah !!!

    Mereka mengklaim ingin menegakkan agama, tetapi mengkafirkan orang lain lain, mengkafirkan Pemerintah yang sah dimana pun mereka berada.

    Sebenarnya mereka ingin menegakkan agama atau "haus" kekuasaan dengan kedok menegakkan khilafah ???

    Yang lucunya lagi, mereka merasa dizalimi karena dibubarkan melalui Perppu beberapa waktu yang lalu. Padahal faktanya di beberapa negara mayoritas Islam seperti Mesir, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Yordania, Turki, Suriah, dan beberapa negara lainnya, mereka sebenarnya adalah kelompok radikal dan kelompok teroris berkedok agama !!! Wkwkwkw

    Ada juga kelompok teroris ISIS yang juga menggunakan bendera hitam dengan simbol agama, tetapi tindakannya malah membunh, membakr, memengg*l orang lain yang tidak sependapat dengan mereka.

    Jadi, kepada rakyat Indonesia khususnya umat, agar jangan terlalu mudah percaya dengan kelompok radikal dan teroris yang menggunakan agama sebagai kedok demi kepentingan pribadi dan kelompok mereka.

    Penulis ingin pesan Ali Bin Thalib yang dimuat dalam situs http://www.muslimedianews .com/2014/08/inilah-10-ciri-dan-karakter-pengusung.html#ixzz4x3NCdSTG

    Jika kalian melihat bendera hitam, maka bertahanlah di bumi. Jangan gerakkan tangan dan kaki kalian. Kemudian akan muncul kaum lemah yang lemah tidak dihiraukan (rendahan). Hati mereka seperti batangan baja (kaku, keras). Mereka (mengaku) pemegang daulah (Islamiyyah). Mereka tidak menepati janji dan kesepakatan. Mereka mengajak kepada kebenaran sedangkan mereka bukan orang yang benar. Nama mereka menggunakan kunyah dan nisbat mereka menggunakan nama daerah. Rambut mereka terurai seperti wanita, hingga mereka berselisih diantara mereka. Kemudian Allah mendatangkan kebenaran kepada yang Allah kehendaki” (Riwayat Abu Nuaim. Kanz al-Ummal 11/283)

    Sebenarnya sangat mudah melihat kedok seseorang dan kelompok tertentu.

    Jika ada orang berubah, berjubah, jenggotan tapi mulutnya fasih mencaci maki dan menghina orang lain, pantaskah dia disebut ulama ???

    Jadi ingat pernyataan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo seperti yang dimuat dalam situs :

    https://m.jpnn .com/amp/news/panglima-tni-berpakaian-ulama-tapi-memecah-pancasila-itu-ulama-palsu

    https://m.merdeka .com/peristiwa/panglima-tni-jangan-ikuti-ulama-bersorban-tapi-pecah-belah-nkri.html

    Pantaskah dia dan kelompoknya dikatakan Front pembela agama ???

    Atau sebenarnya mereka adalah Front Penista Agama ???

    Mari kita bertanya di dalam hati yang paling dalam secara jujur...

    Jika ada yang membawa bendera hitam dengan simbol agama, tetapi tindakannya mengkafirkan orang lain di luar kelompoknya, mengkafirkan Pemerintah yang sah dimana pun mereka berada dan "haus" kekuasaan dengan melakukan kudeta terhadap Pemerintah yang sah dengan dengan kedok khilafah, apakah kita masih bisa mempercayai mereka ???

    Jika ada yang menggunakan bendera hitam dengan simbol agama seperti teroris ISIS tetapi tindakannya anarkis dan sangat bertentangan dengan kesucian agama itu sendiri, masihkah kita percayai mereka ???

    Bahkan ada juga yang kelompok yang mengklaim dirinya partai agama tapi kerjanya malah bangga menyebarkan hoax, fitnah dan provokasi berkedok dakwah, lalu masihkah kita percayai mereka ???

    Semua itu fakta dan ada di Indonesia... !!!

    Penulis tidak perlu menuliskan nama mereka dan kelompok mereka, karena penulis yakin jika rakyat Indonesia, umat dan khususnya pembaca setia di Seword sudah mengetahui siapa yang penulis maksud...

    Pertanyaanya....

    Apakah kelompok radikal dan teroris yang terlalu "pintar" menggunakan agama demi kepentingan pribadi dan kelompoknya ???

    Atau kita yang terlalu polos yang mudah ditipu oleh mereka ???

    Jadi intinya, kita harus hati-hati kepada kelompok mereka karena menggunakan agama sebagi kedok demi kepentingan pribadi dan kelompoknya.

    Dan mereka juga sangat licik...

    Jika ada anggota mereka yang ditangkap, maka mereka akan memprovokasi umat Islam dan rakyat Indonesia seolah ada "ulama" yang ditangkap ???

    Jika ada anggota partai mereka si penyebar hoax, fitnah dan provokasi berkedok dakwah yang ditangkap, maka mereka akan memprovokasi seolah Pemerintah anti terhadap agama, padahal dalam agama diharamkan menyebarkan hoax, fitnah dan provokasi. Lalu pantaskah mereka mengklaim dirinya sebagai partai agama meskipun faktanya mereka menyebarkan hoax, fitnah dan provokasi berkedok dakwah ???

    Penulis yakin Tuhan tidak tidur, dan sudah TERBUKTI !!!

    Imam besar mereka yang bersurban, berjubah, jenggotan yang katanya pembela agama, eh ternyata kabur ke Arab saudi karena terlibat kasus "chat mesum" dengan wanita yang bukan muhrimnya...

    Mau mengatakan itu kasus rekayasa ???

    Lagian kalau memang gak bersalah, silahkan dibuktikan di pengadilan secara terbuka, disiarkan secara langsung seperti kasus-kasusnya sebelumnya, tetapi dia malah kabur ke Arab saudi !!! Wkwkwkw

    Kelompok radikal dan teroris yang berkedok yayasan sosial Infaq dakwah, ternyata TERBUKTI memberikan bantuan kepada para pembunuh, keluarga teroris, bahkan mengelola beberapa situs radikal dan teroris berkedok situs agama...

    Kelompok yang mengkalim dirinya sebagai partai Islam, tetapi satu per satu simpatisan dan kadernya ditangkap dalam kasus menyebarkan hoax, fitnah dan provokasi berkedok dakwah !!!

    Dan itu bukan yang terakhir karena penulis akan menampilkan wajah-wajah mereka satu per satu ke publik dalam tulisan selanjutnya...

    Jadi, masihkah kita mudah percaya dengan kelompok radikal dan teroris yang menggunakan simbol agama demi kepentingan pribadi dan kelompoknya ???

    Wassalam,





    Penulis  :  Nafys   Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Waspadai Kelompok Radikal, Teroris, Penyebar Fitnah Berkedok Agama dan "Ulama Palsu" Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top