728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 29 November 2017

    #Warta : Tuty Kusumawati, Pahlawan e-Budgeting, Bersama Ahok Tutup "Kebochoran" APBD

    Pahlawan tidak dikenal dari paras tubuhnya yang besar, karena jika demikian, Fadli Zon dan Prabowo bisa kita anggap sebagai pahlawan. Seorang warrior juga tidak dikenal dari banyaknya tutur kata yang dikatakan, karena jika demikian, Anies Baswedan bisa dijadikan pahlawan.

    Pahlawan tidak dikenal dari tubuh yang atletis, karena jika demikian, Sandiaga Uno bisa jadi pahlawan. Seorang filsuf, novelis terkenal dari Latin bernama Paulo Coelho mengatakan bahwa warrior of the light alias pahlawan terang, dilihat dari berbagai aspek. Apa saja aspek itu?

    Tuty Kusumawati, seorang perempuan yang beberapa hari ini diangkat oleh media, menjadi pahlawan APBD. Dengan kinerjanya yang baik, empat penghargaan mampu disabet oleh Pemprov DKI Jakarta yaitu Terbaik I Kategori Provinsi dengan Perencanaan Terbaik, Terbaik I Kategori Provinsi dengan Perencanaan Inovatif, Terbaik I Kategori Tingkat Pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) Tertinggi Tahun 2015, dan Terbaik I Kategori Tingkat Pencapaian Indikator MDGs Terbanyak pada Tahun 2013-2015.

        Warriors of light are not perfect. Their beauty lies in accepting this fact and still desiring to grow and to learn.”

    Pertama, aspek keberanian, merupakan salah satu aspek yang menjadi penentu dari seorang pahlawan. Keberanian untuk melawan arus. Apa yang dikatakan filsuf ini benar adanya. Esensi dari seorang pahlawan tidak hanya dilihat dari mulutnya, pakaiannya, senjatanya, ataupun atribut luar yang dipasang dan nampak secara eksternal. Esensi dari seorang pahlawan sejatinya dilihat dari bagaimana ia memiliki hati yang senantiasa terbakar oleh semangat belajar dan bertumbuh.

    Ini adalah karakter yang dimiliki oleh seorang Ahok. Bagaimana dengan Tuty Kusumawati? Saya percaya, di dalam hati kecilnya, ia pernah belajar banyak dari Ahok, dan ia pun menjalankan tugasnya dengan baik dan fokus. Saya baru tahu, bagaimanapun juga saya yakin bahwa Ahok pun banyak belajar dari birokrasi tersebut.

        A warrior cannot lower his head - otherwise he loses sight of the horizon of his dreams. A warrior of light respects the main teaching of the I Ching: 'To persevere is favorable”

    Meskipun sebagai pahlawan tidak harus sombong dan jumawa seperti apa yang dilakukan oleh pengacara berkumis tebal nan sombong, memang pahlawan pada hakikatnya harus menjadi pahlawan yang tidak pernah boleh tertunduk kepalanya. Sederhananya, Bu Tuty tetap tenang dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di bawah kepemimpinan baru.

    Dengan ketatnya sistem e-Budgeting yang ada, saya yakin, Bu Tuty adalah pahlawan yang tidak terlihat, yang tetap memasang dan mengangkat kepalanya tegak, agar tidak terlena. Di dalam pergantian kepemimpinan, ibu berjilbab ini tetap tenang, menjadi pengawas APBD. Mungkin kita di sini bisa melihat bagaimana citra agama yang ditawarkan, ternyata memang jauh dari apa yang dicibir selama ini.

    Saya yakin, ibu Tuty jauh lebih agamis, lebih santun, dan jauh lebih berjiwa Islam dari para laskar yang berjiwa sok pamer. Ia bertahan di dalam kepemimpinan yang baru. Pada akhirnya jiwa persevere alias bertahan itu menjadi suatu berlian yang bersinar dan sangat baik. Bu Tuty, bertahanlah dan jangan menyerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab apapun yang sudah dipercayakan oleh negara.

        So, a warrior of the light must be prepared to be patient at difficult times, and know that the Universe is conspiring in his favor, even if he does not understand how.”

    Bu Tuty adalah seorang yang bertahan, kemudian ia diam-diam seolah membidik dan dengan tenang menjadi orang yang dianggap “biasa-biasa saja”. Pada akhirnya, orang yang biasa-biasa saja ini menjadi orang yang paling luar biasa. Pahlawan tidak selalu muncul di awal. Ia bisa muncul di mana saja. Di dalam masa-masa suram era kepemimpinan dua badut di Jakarta, Ibu Tuty muncul sebagai pahlawan APBD.

        A warrior of the light never picks fruit before it is ripe.”

    Ia bersabar dan tidak menjadi orang yang “aji mumpung” dan senantiasa menunggu waktu. Konsep waktu dimiliki dengan jelas oleh seorang warrior of the light. Konsep waktu menjadi sebuah konsep yang paling kuat, berakar dan tertanam di hati para pahlawan. Selama ini kita tahu bagaimana untuk menjadi besar, waktu menjadi satu faktor penting. Konsep mengenai waktu, baik dari kronos (kronologi) atau kairos (kesempatan) terus mengisi hidup mereka.

        محارب النور لا يعنيه أنه، بسلوكه أمام الآخرين، يبدو مجنوناً

    Terjemahan: The warrior of light does not mean that, by behaving in front of others, he seems insane

    Untuk menjadi pahlawan, tidak harus berteriak-teriak seperti manusia-manusia laskar nomor togel. Menjadi seorang pahlawan tidak harus menjadi orang yang berunjuk rasa di tengah-tengah kerumunan. Jika berunjuk rasa di tengah-tengah kerumunan untuk suatu hal yang baik, masih lumrah. Namun jika unjuk rasa di tengah-tengah kerumunan hanya demi nasi bungkus, itu laskar nomor togel, alias pesanan yang digoreng melalui isu Saracen.

    Terima kasih Bu Tuty, sudah menjadi pahlawan yang tak terlihat. Saya yakin, dengan kesederhanaanmu, dan dengan kesungguhanmu mengawal uang rakyat, Tuhan akan senantiasa memberikan kemudahan dan ridho di dalam kehidupan di dunia ini. Semoga keluarga tetap diberikan kemudahan dan kesehatan. Ibu Tuty, berjihadlah untuk negaramu dan agamamu dengan cara-cara yang sederhana, namun bermakna!

    Betul kan yang saya katakan?




    Penulis   : Hysebastian     Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Tuty Kusumawati, Pahlawan e-Budgeting, Bersama Ahok Tutup "Kebochoran" APBD Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top