728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 03 November 2017

    #Warta : Setya Novanto, Golkar, dan Pelaporan Meme : Papa Kurang Guyon

    Setya Novanto memerintahkan kuasa hukumnya untuk mencari seluruh akun yang menyebarkan meme tentang dirinya dan keluarganya.

    Membaca bagian atas sebuah berita di Tirto.ID membuat saya mengernyitikan alis. Serius nih Papa Setnov meminta mencari seluruh akun yang menyebarkan meme dirinya dan keluarganya? 
     Jumlahnya bisa jadi puluhan hingga ratusan ribu lho.

    Itu yang ada dalam pikiran saya. Siapa sih yang menyangkan bahwa meme-meme yang menyorot Beliau saat (katanya) sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta tersebut akan berakhir menjadi sebuah aduan pidana?

    Fredrich Yunadi, salah satu kuasa hukum Novanto, mengatakan bahwa
    Enggak. Kami cari satu per satu, kami cari yang konteksnya memiliki tendensi jadi SARA atau penghinaan. Dari partai manapun, saya tidak peduli. Mau pejabat tinggi juga kami sikat.”
    Sumber: https://tirto .id/32-akun-medsos-penyebar-meme-setya-novanto-dilaporkan-ke-polisi-cztn
    Senada dengan Frerich, Sekjen Golkar Idrus Marham juga mengeluarkan pernyataan senada
    Kalau itu menjadi kebiasaan semua rakyat Indonesia berarti kita hidup di tengah meme-meme itu. Bagaimana bangsa yang hidup di tengah-tengah itu?"
    Sumber : http://nasional.kompas .com/read/2017/11/02/19095651/golkar-tak-baik-indonesia-hidup-di-tengah-banyak-meme#
    Ada beberapa hal yang menarik untuk dibahas di sini, antara lain :
    1. Lagi-lagi UU ITE yang lebih mirip pasal karet itu dijadikan landasan untuk memidanakan orang lain atas dasar rasa tidak nyaman karena perbuatan pihak lainnya. Okelah kalau misalnya yang terjadi adalah fitnah dan merugikan orang lain secara hukum maka wajar jika ada pelaporan. Tapi di kasus ini ibaratnya tak ada asap kalau tak ada api. Pertama, dari mana asal foto Setya Novanto tersebut? Hemat saya sih foto itu pasti yang mengambil juga orang dekat yang punya akses ke tempat Setya dirawat kala itu. Kedua, tidak akan muncul banyak tanya dalam masyarakat jika segala sesuatunya wajar. Seingat saya foto itu ramai jadi bahan pembicaraan dan kemudian muncul memenya karena ada yang menulis analisa bahwa kondisi Novanto dalam foto itu kurang wajar.
    2. Kalau misalnya analisa (anggaplah itu analisa sotoy masyarakat) adalah salah, kenapa tidak Novanto dan kuasa hukumnya mengajak tim dokter untuk menjelaskan kondisi yang bersangkutan sekaligus memaparkan perawatan apa saja yang diterima. Kalau perlu buka sekalian rekam medis Setya Novanto selama dirawat. Meme itu hanya bentuk ekspresi masyarakat yang gemas dengan tren "kena kasus hukum terus kabur atau pura-pura sakit" saja kok. Apalagi kemudian terkesan Novanto cepat sekali pulih dan bugar pasca pra-peradilannya diloloskan. Kan wajar kalau masyarakat awam jadi menebak-nebak sendiri dan muncul opini berbentuk meme tersebut.
    3. Saya kok nggak melihat adanya tendensi SARA dalam meme-meme terkait Setya Novanto. Malah harusnya yang merasa marah itu ya karakter Bane di The Dark Knight Rises atau karakter-karakter lain yang dibuat jadi memenya Novanto. Kenapa marah? Lah diasosiasikannya dengan orang yang sedang berkasus dan bisa jadi ada unsur pelanggaran hak cipta misalnya.
    4. Meme Setnov ini murni lucu-lucuan. Kenapa harus dikaitkan selalu dengan politik dan seolah ini adalah upaya pembunuhan karakter yang dilakukan lawan politiknya? Lah kenyataannya bahkan teman-teman saya yang jarang bahas politik saja banyak yang memposting meme-meme yang beredar. Namanya juga kasus nasional, nilainya besar, yang bersangkutan pejabat teras dan tokoh publik, terkenal sakti, wajar jika ada atensi besar yang diberikan.
    5. Justru pelaporan meme-meme ini adalah blunder bagi Golkar maupun Setnov. Ini eranya media sosial. Meme adalah salah satu bagian penting dalam komunikasi kekinian. Banyak iklan, sentilan politik, isu sosial, dll yang diangkat melalui meme. Selain mudah tersebar, kreatif, juga mudah diterima banyak kalangan. Tua muda pun bisa menikmatinya dengan baik. Kalau Golkar merasa hidup di tengah meme adalah hal buruk bagi bangsa ini artinya partai berlambang beringin ini tak bisa update dengan selera masyarakat sekarang.
    6. Kalau saya jadi Setnov saya akan diam saja. Posisi saya sekarang sudah "enak", buat apa memancing perhatian publik dengan hal sepele? Namanya hidup, nggak semua orang harus sesuai dengan apa kemauan kita. Kalau begini kan nama Setnov terangkat lagi dan kasusnya juga akan kembali dibahas.
    7. Kalau meme saja dilaporkan, bagaimana kalau masyarakat yang e-ktpnya molor dan bahkan belum jadi hingga sekarang balik juga melaporkan tersangka-tersangka yang terkait kasus mega korupsi ini. Karena ulah mereka jutaan warga dirugikan dan dibuat kesulitan serta menunggu lama untuk menguru administrasinya. Kerugiannya saya rasa nggak cuma materi, imateriilnya pun pasti sangat besar.
    8. Mungkin ada baiknya kalau Sule, Nunung, atau komedian lain sesekali ajak Pak Setnov nongkrong siapa tahu selera humornya bisa jadi lebih baik dan lebih santai menghadapi hidup.






    Penulis  :  Rahmatika   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Setya Novanto, Golkar, dan Pelaporan Meme : Papa Kurang Guyon Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top