728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 04 November 2017

    #Warta : Sandi : Tidak Tahu Siapa Saya, Penghinaan Kepala Negara, Wagub Rasa Wapres

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berlari menuju tempat kerjanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, pagi ini. Dalam perjalanan, ia menyempatkan diri mengecek kawasan Tanah Abang.

    Sandiaga sempat menegur ojek pangkalan (opang) yang bandel saat lari melintasi Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun Sandiaga justru dibentak.

    "Kita ke kawasan Tanah Abang, melihat dengan mata kepala sendiri tumpahnya lebih dari 300 ribu penumpang yang keluar. Itu sekitar jam 07.00 WIB ya, jadi belum terlalu puncak. Puncaknya jam 08.00 WIB," kata Sandi di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017).

    Dalam pantauannya, Sandi menemukan banyak angkot yang berhenti di kawasan Tanah Abang dan ojek yang melawan arah. Ketika mengingatkan ojek tersebut, Sandi justru mendapatkan kata-kata yang tak sopan.

    "Jadi mungkin diingetin malah membentak saya karena mungkin tidak tahu saya. Mengeluarkan kata-kata inilah artiin sendiri. Bukan kurang sopan, tapi penghinaan kepala Negara. Kalau dihukum nggak tahu hukumannya apa. Tapi istilahnya lebih galak mereka," tutur Sandi.

    "'Gue ngojek nih'. Padahal kita lari dengan sopannya di trotoar. Jadi itu bukan ojek online. Ojek pangkalan yang melawan arah dan di atas trotoar. Teman-teman ojek pangkalan yang mesti kita rangkul," lanjut Sandiaga.

    Sandi mengungkapkan, berdasarkan big data analysis dari Jakarta Smart City, kemacetan dan kesemrawutan di kawasan Tanah Abang bukan murni karena PKL. Tapi juga karena perilaku kendaraan bermotor yang tak taat berlalu lintas serta adanya parkir liar di kawasan Tanah Abang.

    "Juga karena pembangunan jalan yang dilakukan bersama-sama yang mengambil badan jalan dan perilaku dari masyarakat sendiri," tutur Sandi.

    Namun Sandi juga mengapresiasi bahwa trotoar di kawasan Tanah Abang hingga Monas sudah berstandar dunia. Tinggal meningkatkan kedisiplinan pengguna kendaraan di jalan raya.

    "Terus teman-teman menemukan mulai dari Tanah Abang sampai ke sini trotoarnya sudah bagus sekali, sudah world class. Tinggal kedisiplinan dari pengguna kendaraan bermotor, baik motor maupun mobil," tutur Sandi.

    Sumber https://news.detik.com/berita/d-3711801/tegur-opang-bandel-di-tanah-abang-sandiaga-dia-malah-bentak-saya?_ga=2.187434088.194157670.1509766153-1975999496.1505316500

    Sikap Sandi nampak sedikit agak Lebay bercampur Norak tanpa corak, Sandi terlalu berlebihan dalam bersikap dan menilai dirinya.

    Sikap Sandi yang secara Frontal tegur si tukang ojek yang melanggar dinilai berlebihan, sebab segarang-garangnya Ahok pimpin Jakarta ia bahkan tidak pernah tegur langsung warga dijalan raya, biasanya Ahok panggil Kadishub suruh urus.

    Teguran yang dilakukan Sandi menunjukan sikap arogansinya sebagai Wagub, ia seolah mau menunjukan diri dan perannya kepada warga bahwa ia adalah seorang Wagub yang harus dikenal, disegani, dan disungkani oleh warganya.

    Arogansi Sandi justru jadi bumerang balik karena memang itulah watak asli warga Ibukota, susah diatur, semraut, gak peduli orang, Egocentris, hanya mementingkan dan mengurus diri sendiri, teguran Sandi tidak akan dapat perhatian dari warganya dengan pakaian larinya, lah wong Polisi atau Dishub yang berseragam lengkap saja masih di Eyeli warga, apalagi Sandi yang menegur gunakan pakaian lari.

    Sikap Sandi yang sebut diri kepala Negara juga jadi lelucon lain yang tidak lucu, semua orang tahu bahwa ia adalah seorang Wagub, kepala daerah, bukan Wapres kepala Negara.

    Rasanya lucu jika seorang Sandiaga Uno yang berpendidikan tinggi, dengan rentetan perusahaan dan karyawan yang ribuan tidak dapat membedakan kepala daerah dengan kepala Negara.

    Mungkin inilah yang sering disebut orang “Wagub rasa Wapres” jabatan baru Wagub yang disandang Sandi benar-benar membuat pak Wagub lupa diri hingga ia sulit membedakan bahwa Wagub bukan Wapres, inilah Wagub rasa Wapres, dasar Mukidi.


    Penulis   : Clairee Duchesnaye   Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Sandi : Tidak Tahu Siapa Saya, Penghinaan Kepala Negara, Wagub Rasa Wapres Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top