728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 19 November 2017

    #Warta : Saat Sang Papah Menjadi Bayi

    Bagi orang tua yang sudah pernah punya anak pasti tahu bahwa bayi itu hobinya tidur. Setya Novanto sudah beberapa kali tertangkap tertidur saat rapat, bahkan saat di pernikahan Kahiyang-Bobby saja Setnov sempat terlihat tidur. Ketua Umum Partai Golkar itu, saat seserahan berlangsung, terekam sedang tidur di atas kursi yang didudukinya.

    Mungkin saja sang papa sedang lelah. Tapi malah dari mulut sang pengacara sendiri yang mengakui bahwa sang papah merupakan seorang bayi.

    Semuanya dimulai dari seorang dokter bernama Wahyu Triasmara mempersoalkan jarum infus yang digunakan untuk Setnov. Jarum infus tersebut terlalu kecil dan biasanya dipakai untuk anak kecil dan bayi, bukan orang dewasa.

    Dokter tersebut menulis : “Kami doakan semoga Bapak Setnov lekas sembuh dari musibah yg beliau alami. Hanya saran sedikit buat tmn2 sejawat yg bertugas merawat beliau mungkin jarum infusnya perlu diganti utk yg dewasa karena setahu kami yg dipakai kami lihat seperti utk bayi/anak. Saya yakin rumah sakit sebesar itu punya stok jarum infus utk dewasa,”

    Nah, sampai disini kelucuan jarum infus Setnov masih biasa-biasa saja. Namun respon pengacara papa terfavorit satu Indonesia sungguh mencengangkan.

    "Oh iya boleh sajalah," kata Fredrich, pengacara Setnov

    "Dia (Novanto) kan memang bayi kan, begitu saja. Dia (Novanto) sendiri kan bayi," ucap Fredrich.

    Sampai disini kita semua terheran-heran, apakah benar bahwa sang papah sudah menjelma menjadi bayi tapi dengan tubuh orang dewasa. Tapi kalau melihat dari pengakuan sang pengacara, maka hal tersebut sepertinya benar.

    Apalagi Setnov yang sedang dirawat dikatakan tidur terus-menerus.

    "Dia (Setya Novanto) itu tidur melulu. Enggak bisa bangun, saya enggak tahu kenapa. Terus tidur, terus ngorok, begitu ya," jelas Fredrich.

    Ini sejalan dengan ciri-ciri bayi yang kita tahu sendiri selalu tidur. Untung saja tidak ada tangisan minta susu yang terlaporkan. Kalau benar-benar terjadi seperti itu ya malulah Indonesia. Ketua DPR kok sikapnya seperti itu.

    Pertanyaan sekarang adalah, sampai kapan sang papah mau terus bersikap seperti bayi? Taktik ‘tiba-tiba sakit’ sudah tidak mempan lagi untuk melawan KPK. Meski Setnov masih ‘luka parah’ dengan bejolan ‘segede bakpao’, KPK tetap saja menjadikan Setnov sebagai tahanan.

    Jalan laun untuk lolos adalah ‘berobat’ ke luar negeri seperti Singapura. Wakil Ketua Umum Gerindra saja mengatakan “Kalau tidak cepat dirawat, bisa lupa ingatan loh. Karena itu, segara dibawa ke Singapura aja.”

    Wah, kok begitu kompak ya ingin agar Setnov ke luar negeri? Adakah ‘sesuatu’? Atau Setnov mengetahui borok-borok yang disembunyikan oleh para petinggi partai?

    Sekarang kita bisa membuat berbagai prediksi langkah selanjutnya oleh Setnov. Yang pertama adalah Setnov kemungkinan besar akan ‘memperpanjang’ masa sakitnya. Mau 1 minggu sampai 3 bulan terserah, yang penting bisa selama mungkin lolos. Saat sang papa sakit maka akan dijalankan sidang pra-peradilan untuk bisa bebas. Setelah bebas ya tiba-tiba sembuh.

    Kalau kalah di pra-peradilan, jalan kedua adalah taktik ‘kepala saya kejedot tiang listrik, benjol segede bakpau jadi mohon maklum saya lupa ingatan terutama soal kasus E-KTP’. Pasti nanti saat sidang kasus Setnov selalu beralasan lupa, lupa dan lupa.

    Jalan terakhir ya taktik ‘saya mengalami benjol dan amnesia jadi saya akan pergi berobat selama mungkin ke Singapura hingga kondisi saya membaik atau kondisi Indonesia ‘memungkinkan’ saya untuk balik’

    Sepertinya jalan Setnov untuk bisa lolos hanya tinggal 3 cara tersebut. Kalaupun masih lolos, KPK bisa saja menetapkan Setnov jadi tersangka lagi. Meski penetapan tersangka ini akan mudah diserang oleh panitia angket KPK. Setelah itu ya terjadi kecelakaan lagi, kali ini pesawat jatuh. Sakit sudah, kecelakaan mobil sudah, ya tinggal kecelakaan pesawat.

    Kita tunggu saja apa langkah sang papah tercinta. Apakah KPK akan menang atau sang papah berhasil lolos, waktulah yang akan menjawabnya.



    Penulis  :  Evan Kurniawan   Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Saat Sang Papah Menjadi Bayi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top