728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 18 November 2017

    #Warta : Puji Tuhan Alhamdulilah, Setnov Akhirnya Ditahan KPK

    Puji Tuhan Alhamdulilah, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif akhirnya merilis statement yang menggembirakan bahwa status Setya Novanto saat ini sudah menjadi tahanan KPK meskipun si belut itu kini tengah dirawat di RSCM.

    Hukum karma memang tidak pernah ingkar janji. Bikin isu celaka, alhamdulilah celaka beneran jadi tahanan KPK di RSCM. Ulahmu adalah karmamu, begitulah kura-kura.

    Ternyata kondisi Setnov sang maestro kasus mega korupsi e-KTP itu saat ini oke punya dan tidak mengkhawatirkan. Hal ini bertentangan dengan statement abunawas pengacaranya yang bilang kepalanya Setnov benjut kayak Bakpao.

    Laode M Syarif menyatakan bahwa kondisi Setnov saat ini lumayan oke dan tidak mengkhawatirkan. Sekali lagi Puji Tuhan Alhamdulillah, si papah sudah baikan. Jangan main drama-dramaan lagi ya pah.

    Nanti saat bangun tidur papah lihat banyak penyidik KPK, papah pun main drama lagi bilang dimana ini? Siapa kalian yaa? Arrggghh...kepala saya kok sakit banget yak? Siapa saya? Aarghhhh kenapa saya tidak ingat apa-apa? Lalu papah pura-pura pingsan lagi, pura-pura lupa ingatan kayak Tomingse lupain Sancai wkwkwk...

    Jadi ternyata oh ternyata selang-selang yang melilit di seluruh kepalanya papah Setnov itu rupanya hanya akal-akalan saja. Namanya juga sandiwara ala Jodha Akbar, karya seni anak bangsa yang menawan ala Koruptorsaurus Setnov.

    Banyak selang melilit di kepala, tapi selang itu tidak ada sambungannya kemana. Apa bukan drama iti namanya? Harusnya pihak Rumah Sakit di Permata Hijau itu dipidanakan karena telah berupaya menghalang negara dalam penyidikan kasus mega korupsi e-KTP.

    Selain status Setnov yang kini sudah jadi tahanan KPK, Pengacara Setnov yang muka tembok dan tidak punya malu itu juga statusnya kini sudah sebagai terlapor di KPK karena berupaya menghalang-halangi penyidikan kasus mega korupsi e-KTP.

    Pengacara botak saking pinternya itu dilaporkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Korupsi yang tergabung dari YLBHI, Kontras, ICW, LBH Pers, PBHI, Truth, TII, dan Pemuda Muhammadiyah, dan GAK ke KPK.

    Dia dilaporkan ke KPK karena kengototannya selama ini yang berupaya merintangi penyidikan kasus mega korupsi proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun itu yang menjerat majikannya, Setnov, sebagai tersangka.

    Dengan pelaporan itu, si Pengacara Setnov ini akan kena jerat dengan Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Rasain.

    Saking rakus duitnya Setnov, pengacara bondo nekat itu menghalalkan segala cara agar majikannya bebas. Tindakannya yang kalap dan gelap mata dengan melarang Setnov memenuhi panggilan KPK sudah masuk ke dalam unsur merintangi penyidikan.

    Selain melarang Setnov memenuhi panggilan penyidik, tindakannya yang melaporkan dua pemimpin KPK juga masuk ke dalam Pasal 21 yang dikategorikan sebagai tindakan obstruction of justice.

    Itu belum termasuk laporin Polisi agar nangkap-nangkapin para pembuat meme Setnov untuk menakut-nakuti warga netizen. Kan keliatan banget dramatisasi keadaan yang tidak ketulungan juntrungannya itu

    Dari awal emang agak aneh lihat sepak terjangnya Pengacara botak jidat itu. Dia bilang Setnov kecelakaan parah sampai berdarah-darah, eh ternyata berdasarkan hasil penyelidikan Polisi, tidak ditemukan ada darah sama sekali dalam mobil Toyota Fortuner itu.

    Dia juga menolak tanda tangan surat penahanan terhadap Setnov daru KPK. Berani banget, kan? Dia bilang Setnov dalam keadaan sakit, UU apa yang memberikan wewenang kepada KPK langsung menahan orang tanpa diperiksa dan dalam keadaan sakit cukup parah.

    Sekarang dia sudah menjadi status terlapor dan status majikannya juga sudah menjadi tahanan KPK. Dengan demikian, selesai sudah episode Sinetron Papa Lupa Ingatan ini.

    Bayangkan saja, dua kali tersangka, dua kali masuk Rumah Sakit, apa itu bukan keblinger namanya? Memangnya 250 juta orang Indonesia mayoritas sudah pada dungu semuanya sehingga tidak tahu aksi tipu-tipu yang tidak masuk akal itu?

    Inilah akibatnya kalau jadi orang yang terlalu kemaruk dengan harta duniawi. Yang bukan miliknya asal main embat saja dengan menyalahgunakan wewenang dan jabatannya sebagai Ketua DPR RI.

    Kalau tidak mau tanggungjawab, mbok ya jangan makan uang rakyat, boss. Rakyatmu ini susah nyari uang, enak saja ente main embat buat foya-foya. Kok tidak punya malu begitu.

    Eniwei on the wei buswei, mari kita berterima kasih terhadap jasa tiang listrik yang jadi korban ditabrak bapak papah Setnov itu. Tiang listrik yang berjasa itu harus diberi gelar Pahlawan Pemberantas Korupsi.

    Tolong dong pak PLN bersihin dong tiang listrik itu, dihias dan dijadikan monumen sejarah pemberantas Korupsi di jaman now ini. Terimakasih tiang listrik, jasamu takkan terlupakan. Tinggal nunggu kandangin yang lagi umroh tidak balik-balik itu.

    Kura-kura begitu.



    Penulis  :  Argo    Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Puji Tuhan Alhamdulilah, Setnov Akhirnya Ditahan KPK Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top