728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 27 November 2017

    #Warta : Presiden Harapan Bangsa : Merakyat dan Berintegritas

    Poltracking Indonesia baru saja merilis hasil survey mengenai harapan tentang sosok presiden untuk periode yang akan datang. Dari hasil survey tersebut, Joko Widodo mendapatkan dukungan yang paling tinggi yakni sebesar 57,9%.

    Hanta Yudha, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, mengatakan :"57,9 persen publik menyatakan akan kembali nendukung Jokowi sebagai capres pada periode mendatang." (http://nasional.kompas .com/read/2017/11/26/23470531/survei-poltracking-579-persen-responden-pilih-jokowi-pada-2019) Dari survei tersebut, ada dua kriteria yang menonjol sangat kuat sebagai harapan dari responden yaitu merakyat [30,1%] dan berintegritas [15,6%].

    Tentu saja kita akan dengan mudah mendapatkan kedua kriteria tersebut pada diri Jokowi. Mengapa? Sederhana saja, sebab kedua hal tersebut memang ada melekat dalam diri Jokowi. Kita akan dengan mudah juga melihat bahwa kedua hal tersebut bukan hal yang direka-reka, melainkan sudah menjadi elan vital Jokowi.

    Dalam hal merakyat, Jokowi hanya dapat disaingi oleh Almarhum Soekarno dan Almarhum Gus Dur. Mereka adalah sosok presiden yang sangat dekat di rakyat. Kehadirannya selalu dinantikan tanpa rekayasa. Orang rela antre berjam-jam hanya untuk dapat melihat dari dekat sosok presiden yang mereka cintai.

    Sikap merakyat tak mungkin direkayasa. Sikap ini harus mengalir di dalam seluruh pembuluh darah pelaku, sehingga akan menjadi sikap yang muncul tanpa pamrih. Tak ada keraguan kala berdekatan dengan rakyat. Tak merasa diri lebih tinggi sehingga harus berjarak. Sikap seperti ini adalah sikap yang mengayomi.

    Dalam hal integritas, rasanya sulit untuk menemukan tanding bagi Jokowi. Ada begitu banyak capaian yang diraih dalam waktu relatif cepat. Selama tiga tahun memimpin, Jokowi bukan saja menyelesaikan berbagai proyek mangkrak namun juga menginisiasi berbagai proyek baru. Pengembangan wilayah terluar Indonesia menjadi salah satu prioritas. Berbagai infrastruktur diselesaikan demi kemudahan seluruh rakyat Indonesia.

    Baju putih lengan panjang dengan bagian lengan digulung setengah bukan saja menjadi baju kerja sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol kesungguhan dalam menunaikan amanah yang dipercayakan. Bagi Jokowi integritas dalam menjalankan kepemimpinan adalah keniscayaan. Itu sebabnya tak ada kata menunda untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.

    Apa yang dapat kita baca dari hasil survey tersebut adalah fakta bahwa saat ini menemukan pemimpin yang dekat dengan warganya dan memiliki integritas tinggi merupakan hal yang langka. Bila disederhanakan, yang dibutuhkan oleh rakyat adalah pemimpin yang menjadi sahabat. Bukan sekadar ramah, namun menjadikan mereka yang dipimpinnya sebagai bagian tak terpisahkan. Bukan sebagai obyek pembangunan melainkan justru sebagai subyek.

    Indonesia dianugerahi dengan orang-orang pandai yang berlimpah. Menemukan orang-orang dengan kemampuan luar biasa bukanlah hal yang sulit. Namun, menemukan pemimpin yang merakyat dan berintegritas ternyata jauh lebih sulit daripada menemukan jarum di tumpukan jerami.

    Sebagai salah satu tolak ukur yang agak mudah kita cermati adalah melihat hasil dari berbagai pilkada yang ada. Ada begitu banyak janji yang hebat-hebat ditebarkan oleh para calon kepala daerah. Akan tetapi, tak lama setelah mereka terpilih, bukan saja mereka tak mewujudkan berbagai janji yang sudah ditebar bahkan mereka kemudian terkena operasi tangkap tangan karena korupsi.

    Bersyukur kalau kita masih dapat menyebut amat sedikit nama kepala daerah yang masih memiliki sifat merakyat dan integritas, misalnya Tri Rismaharini, Walikota Surabaya, dan Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta.

    Dengan tantangan untuk terus menjadikan Indonesia lebih baik, maka proses pembangunan yang sekarang ini masih berjalan tak boleh terhenti hanya karena ada orang-orang atau pihak yang mengumbar syahwat berkuasa. Bahwa setiap warga Indonesia memiliki peluang yang sama untuk menjadi presiden, itu betul.

    Namun, memercayakan Indonesia ke tangan orang-orang yang sekadar ingin memuaskan syahwatnya sungguh sangat berbahaya. Mereka yang demi kekuasaan rela untuk melakukan serta menghalalkan segala cara. Orang-orang seperti itu hanya peduli pada dirinya sendiri. Orang lain hanyalah alat untuk mencapai serta memuaskan hasrat diri.

    Dihadapkan dengan semua fakta itu, maka ada 2 hal besar yang dapat kita kerjakan.

        Sebagai anak bangsa, pikirkan dengan sungguh-sungguh: Indonesia seperti apa yang kita inginkan pada masa yang akan datang?

        Gunakan akal sehat, periksa seluruh rekam jejak calon pemimpin Indonesia masa depan.

    Jokowi, betapa pun adalah manusia biasa sama seperti sekitar 260 juta rakyat Indonesia. Perbedaannya adalah bahwa Jokowi saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Ia memimpin bangsa ini ke arah yang lebih baik. Dalam seluruh proses itu sudah barang tentu ia dapat saja berbuat salah. Tugas seluruh rakyat Indonesia untuk mengontrol dan mengingatkan bila ia melakukan kesalahan. Bila kesalahan yang dilakukannya fatal, maka ada proses hukum yang dapat ditempuh.

    Mengguncang Jokowi dengan maksud menjatuhkannya melalui cara-cara kotor dan atau mencari-cari kesalahan bisa saja dilakukan oleh mereka yang menjadi penentangnya. Namun, jika cara-cara itu digunakan maka itu kelak akan berbalik menghantam mereka sendiri. Tentu saja orang-orang dan atau pihak ini dapat saja bersikap tak peduli tentang hal tersebut selama tujuan serta kepentingannya tercapai.

    Pilihannya memang ada pada kita semua, hendak melihat Indonesia menjadi lebih baik atau membiarkannya terpuruk? Bila kita hendak melihat Indonesia menjadi lebih baik, maka sekarang ini ada pilihan yang sudah jelas. Selain dari hasil survey juga dari berbagai hasil pembangunan yang sudah dicapai selama ini.

    Selanjutnya…..terserah anda…

    ..bagiku….untuk kemajuan bangsa jangan coba-coba..yang pasti aja…yang udah jelas kerjanya, kalau kata Frank Sinatra, yes it was my way… (https://www.youtube.com/watch?v=DAacUTsOjv4)





    Penulis   :   Jan Calvin Pindo     Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Presiden Harapan Bangsa : Merakyat dan Berintegritas Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top