728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 23 November 2017

    #Warta : PM Malaysia Ucapkan Terima Kasih Karena Tak Kena Kabut Asap Lagi, Bravo Pak Jokowi!

    PM Malaysia Ucapkan Terima Kasih Karena Tak Kena Kabut Asap Lagi, Bravo Pak Jokowi!

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Indonesia karena sudah dua tahun terakhir ini Malaysia tidak terkena kabut asap kiriman dari Indonesia lagi.

    Ucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bilateral kedua negara di Hotel Hilton, Kuching, Malaysia. Najib menyampaikan apresiasinya atas perhatian serius pemerintah Indonesia dalam mengatasi kebakaran hutan sehingga dalam dua tahun terakhir ini rakyat Malaysia dapat menikmati udara bersih yang terbebas dari jerebu (kabut asap dalam bahasa Malaysia) kiriman dari Indonesia.

    "Saya mau ucapkan terima kasih kepada kerajaan Republik Indonesia. Sudah dua tahun Malaysia tidak alami masalah jerebu," ujar Najib. (Sumber)

    Berita yang membanggakan bagi kita semua. Baru tiga tahun memimpin, Presiden Jokowi berhasil mengatasi masalah kebakaran hutan dan kabut asap yang dulu menjadi tradisi tahunan di negara kita. Kabut asap yang dampaknya sangat merugikan, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan, termasuk hingga ke negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

    Ketika di dalam negeri ada anggota dewan kurang kerjaan yang sibuk menyinyirin pernikahan putri Presiden, ada juga anggota dewan lainnya yang nyinyirin jumlah tamu yang diundang dalam pernikahan putri Presiden, atau komentar-komentar tak bermutu tentang kehadiran ibunda Presiden, namun di luar negeri seorang Presiden Jokowi dipuji dan dihormati atas kegigihan dan keseriusannya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di negeri ini.

    Kebakaran hutan yang dulu kerap terjadi di pulau Sumatera dan Kalimantan menjadi momok menakutkan bagi negara-negara tetangga kita. Malaysia dan Singapura bahkan sempat mengancam akan melakukan upaya hukum dengan membawa kasus ini ke peradilan internasional jika Indonesia tidak bisa menanggulangi masalah kabut asap tersebut.

    Pada tahun 2013 pemerintah Malaysia mengumumkan keadaan darurat di dua wilayah di Negara Bagian Johor akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di provinsi Riau. Sekolah-sekolah di kawasan itu ditutup dan penduduk diminta agar berdiam di dalam rumah karena indeks polusi udara menunjukkan tingkat yang berbahaya.

    Hal yang sama juga pernah terjadi di Singapura pada tahun 2015. Semua SD dan SMP ditutup, masker-masker gratis dibagikan bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan. Layanan antar makanan cepat saji seperti McDonalds, KFC dan Pizza Hut juga dihentikan sementara karena mereka mengkhawatirkan keselamatan pengemudi.

    Tentu saja kita sebagai negara berdaulat sepatutnya merasa malu dengan keadaan itu. Maka pada saat itu Presiden Jokowi memerintahkan dengan keras untuk mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran hutan, baik perusahaan maupun perorangan. Perusahaan yang terlibat akan dicabut izin hak pengelolaan hutan yang diberikan oleh pemerintah, masuk dalam black list dan kepada komisaris, direksinya maupun jajaran internal lainnya yang terlibat akan dilakukan tindakan hukum.

    "Kapolri diminta untuk menindak setegas-tegasnya dan sekeras-kerasnya kepada pihak yang tidak patuh," kata Jokowi, dalam kunjungannya melihat langsung sejumlah titik kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan pada bulan September 2015. (Sumber)

    Sempat tersiar berita bahwa penanganan kasus pembakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kabut asap ternyata juga berhadapan dengan perusahaan-perusahaan perkebunan yang mendapat dukungan atau backing dari oknum birokrat sipil dan oknum anggota TNI-Polri. Namun Presiden Jokowi dengan tegas menginstruksikan agar tidak boleh ada tebang pilih dalam menindak pelaku pembakaran hutan dan lahan yang menyebabkan darurat asap.

    Terbukti dengan ketegasan seorang pemimpin, perhatian yang serius dan penegakan hukum yang tidak tebang pilih, kasus pembakaran hutan dan lahan ini berhasil ditangani dengan baik.

    Belum genap satu periode Presiden Jokowi memimpin, beliau mendapatkan rasa hormat, penghargaan dan pujian dari berbagai kalangan. Kesungguhan dan ketulusan beliau dalam memimpin negara ini akan selalu didukung oleh kami, rakyat Indonesia yang mampu menilai dengan hati dan pikiran yang jernih. Bravo, Pakde Jokowi!



    Penulis  :  Lana Lana    Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : PM Malaysia Ucapkan Terima Kasih Karena Tak Kena Kabut Asap Lagi, Bravo Pak Jokowi! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top