728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 07 November 2017

    #Warta : Penggusuran Zaman Now Halal dan Legal Kalau Plus Penertiban!

    Kemarin, ada video dengan judul "Pemprov akan Menertibkan Gubuk Liar di Tanah Abang dari KompasTV yang menyatakan bahwa Gubernur Anies berencana melakukan penggusuran atau penertiban di area sekitar Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat, persis dengan pernyataan Sandi yang dilansir Tempo.co di hari yang sama.

    Dalam video itu Anies menyampaikan bahwa dirinya akan tegas dan memberi kesempatan pemukim liar untuk menggusur dirinya dulu alias harus pindah sebelum Pemprov bertindak, wkwkkw. Akhirnya dengan beralasan bahwa penghuni itu salah tempat atau menghuni bukan di lahannya, Anies menyatakan akan bersikap tegas. Bukankah ini mengekor kebijakan Ahok sebelumnya? Bahkan Ahok justru sudah menyediakan tempat buat orang yang bakal ngungsi dengan menyediakan rusun terlebih dahulu.

    Agak kaget juga melihat video dan membaca berita bahwa keduanya yang vokal dan garang mengusung program anti penggusuran atau singkatnya penggusuran itu haram bagi mereka, eh sekarang jadi melunak? Jangan salah, ternyata mereka membalut penggusuran itu dengan penertiban sehingga menjadi halal dan legal, ha ha ha. Apa bedanya ya? Selamat datang di penggusuran zaman now, dijamin gak bakal ada demo nggak kayak Ahok zaman old.

    Pembaca mungkin berkerut dan mikir, kan namanya penggusuran ya tetaplah penggusuran. Jangan salah karena Anies-Sandi selalu mau tampil beda dengan Ahok. Ahok itu hanya melakukan penggusuran, sedangkan Anies-Sandi itu penggusuran plus alias penggusuran versi halal plus ada penertibannya, OK OCE kan? Ha ha, apa bedanya dengan Pak Ahok yang juga melakukan penertiban.

    Gubernur Ahok selalu diberi stempel yang negatif yaitu sebagai Gubernur Penggusur yang tidak manusiawi. Bahkan beliau dicap membuat rekor dalam penggusuran. Karena itu soal gusur-menggusur jadi topik panas yang diangkat Anies-Sandi semasa kampanye untuk menyudutkan kebijakan Ahok.

    Anies selama ini konsisten tegas menolak penggusuran warga di Jakarta selama kampanyenya sampai kemarin, wkwkwwk. Anies lebih sering menggunakan kata menata dibanding dengan menggusur. Dia berjanji untuk lebih sering berkomunikasi dengan warga apabila ada kebijakan mengenai pembangunan yang ada di Jakarta, seperti dilansir Detik.com.

    Para pendukungnya optimis Anies Sandi tak akan melakukan penggusuran. Misalnya: Prabowo, Fadli Zon serta angggota DPRD menyebut Anies-Sandi itu adalah sosok yang tidak akan melakukan penggusuran kepada warga Jakarta, seperti di laman Detik.com Fadli Zon berharap penggusuran yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa dihentikan oleh Anies-Sandi. Bisa sih tapi untuk sementara, setelah itu bisa lanjut lagi dengan konsep penggusuran yang fresh dan beda, ha ha ha.

    Anies-Sandi pada akhirnya mengecewakan Prabowo, Fadli Zon, DPRD dan terutama warga yang yakin tidak akan ada penggusuran di bawah kepemimpinan mereka. Kalaupun tidak kecewa, ya paling tidak akan membungkam optimisme dan harapan mereka yang sudah begitu hakul yakinnya tidak ada kamus penggusuran itu dalam kebijakan mereka berdua.

    Akhirnya kebijakan tidak ada penggusuran pecah rekor juga Selasa, 6 November 2017!. Tak tahan dengan kehadiran gubuk-gubuk liar maka tak ada pilihan lain. Memanggil pasukan langit jelas tidak mungkin karena pasukan langit terlalu suci untuk urusan yang kotor dan hina ini. Mereka juga nggak akan mau terlibat karena pasukan langit itu masih bingung, maunya apa nih : Penggusuran apa penertiban?", ha ha ha.

    Wagub Uno ketika ditanya memberi alasan yang kuat untuk menggusur eh menertibkan. "Itu bukan warga Jakarta.”Menurut Sandiaga, tempat itu juga dijadikan sarang prostitusi. Praktik tersebut, kata Sandi, tidak boleh melenggang di ibu kota. "Ada lokasi yang digunakan sebagai prostitusi. Jadi kalau itu kami akan tindak tegas di lapangan," ujar Sandiaga seperti dikutip Tempo.co.

    Nah, akhirnya ketemu alasan yang kuat, penggusuran itu halal ketika bersinggungan dengan prostitusi. Karena keduanya sangat agamis dan religius, tempat maksiat itu mau diberantas habis di bumi eh tanah Jakarta ini. Nah Kalijodo toh digusur ama Ahok plus prostitusinya dan diubah jadi keren nan indah. O kalau model seperti ini tidak masuk dalam agendanya mereka, ha ha ha.

    Tapi lagi-lagi ada beberapa catatan sebelum kita sampai pada penutup. Pertama, itu baru rencana ya alias wacana. Apakah benar-benar akan dilakukan? Bisa ya atau bisa tidak. Mereka mungkin akan melakukan juga cara penggusuran yang berbeda dengan Ahok. Maksudnya? Penggusurannya itu dilakukan secara tertutup atau dengan menggunakan surat seperti pada penutupan Alexis, wkwkwk.

    Mereka akan memakai cara yang santun dan efektif pastinya dan ini yang harus kita apresiasi. Tak aka ada drama seperti di masa Ahok, tak akan ada Satpol atau aparat akan yang beradu dengan warga. Penggusuran ini akan berbeda, akan dilakukan dengan cara halus dan manis, merangkul dan menata, sekli lagi bukan menggusur, hanya menertibkan. Ah cukuuup! Saya pikir ini terobosan yang berbeda dengan Ahok, salam keberwkwkwkwkan.

    Ngeteh dulu deh dengan teh manis anget.



    Penulis : Ronny D Rondonuwu     Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Penggusuran Zaman Now Halal dan Legal Kalau Plus Penertiban! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top