728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 08 November 2017

    #Warta : Menangis di Pelukan Sahabat, Bukti Ahok Jokowi Tak Terpisahkan

    Jokowi dan Ahok adalah dua tokoh nasionalis

    yang besar, dibesarkan dan membesarkan Indonesia

    mereka sangat banyak diperbincangkan.

    Kedua orang ini memang terpisah secara tubuh, namun satu dalam visi.

    Visi memajukan Indonesia mempersatukan dua orang yang berbeda tubuh,

    Berbeda pula dalam kepercayaan, dan latar belakang.

    Lahir dari dua latar belakang yang berbeda,

    tidak membuat kedua orang ini berbeda.

    Mereka adalah dwitunggal dalam ejawantah birokrasi yang bersih dari tindakan korupsi.

    Korupsi tidak ada di dalam kamus mereka berdua.

    Perhelatan mereka pada tahun 2012-2014 di DKI

    menjadi titik mula bagaimana kedua orang ini bersinergi.

    Keras dan lembut, tenang dan menggelegar,

    hitam dan putih, ‘ndeso’ dan 城市 (Chéngshì),

    Jawa dan Bangka Belitung,

    bersatu di dalam sinergi keutuhan Nusantara.

    Laut tak memisahkan mereka,

    malah menyatukan dua manusia.

    Kedua istrinya pun bersahaja,

    cukup pada dirinya.

    Pengejawantahan Bhinneka Tunggal Ika menjadi sangat nyata,

    di dalam harmonisasi kedua insan.

    Esa hilang, dua terbilang,

    itulah yang dirasakan oleh warga Jakarta dan Indonesia.

    Brimob seakan runtuh,

    melihat bagaimana persatuan visi kedua orang ini tetap nyata

    di dalam pernikahan anak Presiden.

    Indonesia butuh manusia-manusia semacam ini.

    Indonesia tidak butuh kuda,

    namun Indonesia butuh Pak De, dan Ahok.

    Menangis di bahu sahabat,

    bukti nyata Jokowi dan Ahok tak terpisah.

    Fitnah-fitnah berseliweran, seolah luntur terbawa derasnya air mata yang mengalir dari pipi wanita.

    Inilah Jokowi Ahok, kedua insan yang bersatu.

    Kehadiran pendamping Ahok dalam pernikahan anak Jokowi,

    menandakan bahwa Ahok masih ada di sisi Jokowi.

    Kode Jokowi, seolah semakin mudah terbaca.

    Karena ini berhubungan dengan perasaan Pak De.

    Gerakan kuda, seolah terasa gerakan pecatur muda.

    Mudah ditebak, namun maklum.

    ini bicara harga diri dan perasaan.

    Betul kan yang saya katakan?



    Penulis  :  hysebastian    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Menangis di Pelukan Sahabat, Bukti Ahok Jokowi Tak Terpisahkan Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top