728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 14 November 2017

    #Warta : Masalah Tanah Abang Beres Berkat "Pemprov DKI", Patut Ditiru Gubernurnya

    Akhirnya FB Pemprov DKI menyajikan kabar baik soal kawasan Tanah Abang yang sempat gaduh itu. Kabar baiknya adalah PKL tidak lagi berjualan di atas trotoar. Kebijakan “Pemprov DKI” ini akhirnya menunjukkan keberpihakan pada pejalan kaki sekaligus keberhasilan membebaskan trotoar dari penjajahan para PKL. Hebat, “Pemprov DKI” menunjukkan terobosan dalam penanganan masalah di kawasan ini hanya dalam sekejap.

    Tak salah jika “Pemprov DKI” mengusung konsep “Smart City”, sehingga ketika Gubernur DKI dan Wagub mandeg dalam menemukan solusi macet dan trotoar semrawut di tanah Abang, “Pemprov DKI” secara otomatis mengambil alih dan menganalisis masalahnya dan serta memberikan solusi jitu. Hebat kan?

    Tanpa gembar-gembor dengan gaya orator serta bahasa akademik yang biasanya dari Gubernur DKI serta Wagubnya, kawasan Tanah Abang berhasil dibereskan, dibersihkan dan ditertibkan. PKL yang sudah menjadi penguasa trotoar terpaksa lengser dan memberi keleluasaan pejalan kaki melenggang dengan bebasnya.

    Inilah hebatnya “Pemprov DKI” yang sangat “smart”, tak butuh instruksi dan komando dari Gubernur DKI, “Pemprov DKI” langsung merespon dengan cepat, tepat dan efektif. “Pemprov DKI” pastinya sudah melihat dan membaca kegaduhan masalah trotoar dan kemacetan Tanah Abang yang masih ngambang tanpa ada kepastian solusi.

    Kebijakan Pemprov DKI ini sebenarnya berbeda atau lebih tepatnya bertolakbelakang dengan Gubernur DKI serta Wagubnya yang justru lebih berpihak pada para PKL. Wagub DKI jelas-jelas menyatakan masalah di Tanah Abang bukan karena PKL.

    Tapi Pemprov DKI lebih cermat menganalisis karena sudah sangat berpengalaman dan memahami medan dan lapangan di tanah Abang dan Jakarta ketimbang Gubernur yang belum menjabat sebulan.

    Analisisnya langsung ditindaklanjuti dengan efektif. Pemprov DKI langsung mengerahkan 70 personel Satpol PP dan mereka bertugas melakukan pengawasan agar Pedagang Kaki Lima (PKL) agar tidak berjualan di atas trotoar. Adalah peran Kepala Satpol PP Yani Wahyu Purwoko yang menempatkan petugas untuk mensterilkan kawasan ini, demikian dilansir laman Beritajakarta.id.

    "Namun demikian sambil menunggu keputusan, kajian, Satpol PP tetap melakukan pengawasan sesuai dengan tupoksinya," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/11). Keberadaan petugas diharapkan dapat membuat trotoar bersih dari lapak dagangan PKL. Nah, ini baru langkah cerdas dan cerdik yang sudah lama ditunggu-tunggu.

    Kebijakan “Pemprov DKI” ini juga terang-terangan menunjukkan keberpihakan pada Gubernur DKI sebelumnya yang bahkan lebih keras dan tegas lagi dalam menertibkan kawasan ini. Langkah Pemprov DKI ini patut diapresiasi karena nyata-nyata kembali memuliakan pejalan kaki yang sudah tergusur dari trotoar dan dan mengalami penistaan karena menurut riset jadi penyebab kedua macetnya Tanah Abang.

    Saya sangat mendukung langkah-langkah model Pemprov DKI seperti ini karena langkah ini lebih konkrit, nggak pake lama dan bisa mendatangkan kebahagiaan bagi warga DKI khususnya yang lalu lalang dan berbelanja di kawasan Tanah Abang.

    Tapi Pemprov DKI diminta untuk terus konsisten dan bersikap tegas karena PKL Tanah Abang pandai membaca situasi. Jika lengah sedikit saja maka PKL itu akan balik lagi menduduki trotoar. Intinya kata netizen jangan sampai ada satpol, sepi dan pada saat satpol pergi PKL mulai lagi.

    Seorang netizen berkomentar sekaligus curhat di status FB Pemprov DKI agar hal yang sama juga dilakukan di Kalijodo: Mending ada plang pp aturan pemerintah plus denda dan cctv. Langsung di tindak. Di seberang kali jodoh yang tadinya cuma 2 warung makan di jembatan...sekarang dari ujung ke ujung warung makan semua. Ampun deh!!.. Koq jadi gini. Ngak rapi. Masa musti ada laporan baru bertindak."

    Warga menaruh harapan warga yang sangat tinggi terhadap Pemprov DKI sehingga meminta pihak Pemprov untuk turun tangan menangani masalah di Kalijodo juga. Warga juga memberi masukan agar Pemprov jangan hanya menunggu laporan, dan ini jelas wajar karena warga menaruh kepercayaan yang tinggi.

    Hm, saya berharap Gubernur DKI dan Wagubnya bisa meniru langkah yang dilakukan Pemprov DKI ini. Pemprov DKI ini rupanya lebih banyak mengamati masalah kota ini, mendengarkan dan langsung mencari cara yang efektif.

    Moga-moga Pemprov DKI selalu sehat, cerdas dan cepat menanggulangi masalah-masalah di DKI apalagi masalah banjir yang mulai menghantui Jakarta, tolong ya Pemprov DKI, salam keberkwkwkwkan.



    Penulis  :  Ronny D Rondonuwu   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Masalah Tanah Abang Beres Berkat "Pemprov DKI", Patut Ditiru Gubernurnya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top