728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 15 November 2017

    #Warta : Lupakan Generasi Micin. Kevin Lilliana Juara Miss International 2017

    Membanggakan!!!
    Selasa, 14 Oktober 2017, Kevin Lilliana yang adalah Putri Indonesia Lingkungan Hidup 2017 dinobatkan menjadi Miss International 2017 dalam ajang kompetisi yang melibatkan 65 perempuan yang menjadi perwakilan negaranya masing-masing. Acara ini diadakan di Tokyo Dome City Hall, Tokyo, Jepang. Kompetisi ini sendiri sudah digelar sebanyak 57 kali.

    Miss International 2017 berhasil diraih oleh Kevin Lilliana dari Indonesia. 1st Runner-up adalah Chanelle De Lau dari Curacao. 2nd Runner-up adalah Diana Croce dari Venezuela. 3rd Runner-up adalah Amber Dew dari Australia. Dan 4th Runner-up adalah Natsuki Tsatsui dari Jepang.

    Selain meraih mahkota Miss International 2017, Kevin Lilliana ternyata juga meraih penghargaan khusus yaitu Miss Best Dresser.
    kevinlilliana
    Membanggakan sekali bukan. Disaat generasi micin di Indonesia sibuk mempermasalahkan dan memperuncing perbedaan SARA. Aksi demo sana sini tiada henti. Boikot sana boikot sini seenaknya sendiri, padahal ya tetap pakai juga ujung-ujungnya.

    Si Ernest dan Inul diboikot. Metro TV di boikot. Sari Roti dan Starbucks diboikot. Dan yang terbaru, fresh from the oven, Traveloka juga diboikot.

    Aiiihhhh………….. Kemampuan generasi micin ternyata cuma ini ya. Kalau ngga demo ya boikot. Kalau ngga boikot ya demo. Tragisnya, setelah mereka tahu Traveloka mengadakan diskon besar-besaran, ujung-ujungnya ya install Traveloka lagi. Wekekekeke……. Install…. Uninstall….. Install lagi…. Uninstall lagi…… Install lagi. Cuma itu doang bisanya.

    Sementara generasi Indonesia lainnya yang masih waras justru semakin berprestasi dari hari ke hari. Ada Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir yang sanggup menyatukan perbedaan SARA menjadi prestasi di lapangan bulutangkis.
    tontowililiyana
    Ada juga Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon yang tetap cuek bebek sekalipun menyandang gelar double minority di negaranya sendiri. Mereka berdua terus mempersembahkan medali buat Indonesia.
    kevinmarcus
    Ada juga atlet-atlet Indonesia yang masih bersekolah. Mereka mengikuti ajang ASEAN School Games 2017 yang diadakan di Singapura. Mereka berhasil menjadi runner-up dengan meraih 25 emas, 32 perak, serta 31 perunggu. Padahal saat itu yang dikirim bukanlah kontingen lapis pertama.

    Jadi, prestasi ini adalah suatu kebanggaan. Dari semua cabang olahraga, renang jadi penyumbang medali terbanyak dengan total 20 emas dari 25 medali. Keren-keren ya mereka. Perbedaan SARA tidak bisa menghalangi mereka meraih prestasi untuk dipersembahkan pada Ibu Pertiwi.
    aseanschoolgames
    Sementara itu, Timnas U-16 Indonesia mencatat hasil terbaik dengan lolos ke Piala Asia U-16 2018 di Malaysia setelah menjadi juara grup dalam babak kualifikasi. Ini adalah pertama kalinya Timnas Indonesia U-16 akan berlaga di putaran final Piala Asia U-16 sejak edisi 2010. Saat itu Timnas U-16 hanya mampu sampai di fase grup. Peringkat ketiga Grup A yang dihuni Uzbekistan, Jordania, dan Tajikistan.

    Tergabung di Grup G bersama Timor Leste, Laos, Kepulauan Mariana Utara, sertaThailand, tim Garuda Asia akhirnya berhasil mencatat hasil sempurna dengan raihan 12 poin, meraih empat kemenangan pertandingan dalam fase grup. Timnas U-16 Indonesia tampil dominan dalam ajang ini. Selain lolos dengan hasil sempurna, total gol yang dicetak oleh Indonesia di babak kualifikasi ini bisa dibilang cukup sensasional.

    Total Indonesia membukukan 25 gol dan hanya kemasukan 1 gol. Hasil ini bisa diraih berkat penampilan kompak para pemainnya. Diantaranya adalah Sutan Diego Armando Zico, Amanar Abdillah, Hamsa Lestaluhu, serta Rendy Juliansyah dan teman-teman. Mereka mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. Prestasi membanggakan ini tentu saja membuat senang sang manajer tim. Kelik Wirawan, manajer timnas Indonesia U-16. Ia mengaku puas atas pencapaian para pemainnya yang telah memastikan tiket lolos ke putaran final Piala Asia 2018 di Malaysia.

    Membanggakan sekali bukan, para pemain sepakbola yang memiliki latar belakang SARA berbeda-beda mampu bekerja sama saling bahu membahu menghasilkan gol demi gol untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
    timnasu16
    Akhirnya memang terbukti apa yang dikatakan Presiden Jokowi. "Kita tidak sama, tapi kita kerjasama."

    Jangan sampai perbedaan menghalangi kita untuk berprestasi. Karena pada dasarnya perbedaan memang untuk dihargai, bukan diperuncing terus menerus sampai lupa cara berprestasi mengharumkan nama bangsa dan negara.

    Selalu ada rasa haru, syukur dan kebanggaan yang tak terkira saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, apalagi dikancah internasional. Nama Indonesia harum dimata dunia.
    Kalau sudah begini generasi micin mau bilang apa??? Masih mau bertanya Kevin Lilliana agamanya apa??? Wekekekeke……..

    Alangkah baiknya jika kalian bertanya pada diri sendiri, prestasi apa yang sudah kalian persembahkan untuk bangsa dan negara??? Coba dijawab dong. Jangan cuma bikin onar terus bisanya. Demo terus-terusan. Boikot sana sini tapi nol prestasi.

    Padahal yang diminta juga sangat mudah. Pintarlah sedikit, tak perlu banyak-banyak. Malulah sedikit. Tak perlu banyak-banyak.

    Selamat buat Kevin Lilliana. Semoga dengan kemenanganmu ini bisa menjadi cambuk bagi generasi muda Indonesia lainnya untuk terus berprestasi, bukan terus berdemonstrasi. Amin. Hiduplah Indonesia Raya. God bless Indonesia.






    Penulis   :  Jemima Mulyandari     Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Lupakan Generasi Micin. Kevin Lilliana Juara Miss International 2017 Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top