728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 28 November 2017

    #Warta : Dewi Persik Tak Bisa Dipidana karena Mencoba Menerobos Jalur Busway, Ini Penjelasannya!

    Jumat (24/11) malam sebuah mobil Jaguar dengan Nopol B 12 DP diberitakan berupaya menerobos koridor Transjakarta di portal Pejaten, Jakarta Selatan. Mobil yang diketahui membawa penumpang penyanyi Dewi Persik kemudian dihentikan oleh petugas penjaga portal dan dalam mobil ada seorang yang mengalami sesak nafas. Pihak TransJakarta mengatakan bahwa perbuatan Dewi Persik meneros jalur busway sudah dikatakan melanggar Pasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Transportasi.

    Yang harus diluruskan adalah mobil Jaguar Dewi Persik belum sampai menerobos jalur busway, mobil Jaguar itu baru berusaha hendak menerobos masuk ke jalur busway, tapi dihalang-halangi /dihentikan petugas yang berjaga di portal jalur busway. Itu artinya mobil Jaguar Dewi Persik dengan Nopol B 12 DP baru mencoba melakukan pelanggaran. Sehingga kalau sebelumnya pihak bus TransJakarta mengancam dan seolah menantang Dewi Persik yakni akan melaporkan Dewi Persik ke pihak kepolisian karena berusaha merobos jalur busway, pertanyaan nya adalah sejak kapan percobaan pelanggaran bisa dipidana??? Mencoba masuk jalur busway adalah percobaan pelanggaran, itu bukan kejahatan. Apa dasar hukum percobaan pelanggaran bisa dipidana? Saya kira pihak bus TransJakarta, tidak paham soal percobaan pelanggaran yang tidak dapat dipidana, Pasal 54 KUHP. Jadi, kalau mau ngotot , UU mana yang menyatakan percobaan pelanggaran bisa dipidana?????? Karena hanya pelanggaran lah yang bisa dipidana, bukan percobaan pelanggaran. Itu yang pertama. Jadi, ancaman pihak bus TransJakarta akan melaporkan Dewi Persik adalah menggelikan.

    Kemudian yang kedua. Dewi Persik sebelumnya menyatakan bahwa salah satu yang menjadi alasannya berupaya menerobos jalur busway adalah karena asisten nya mengalami sesak nafas saat dalam perjalanan menuju studio ANTV. Itu artinya, di dalam mobil Dewi Persik ada keadaan darurat yakni seorang yang sedang sesak nafas, sehingga harus segera diatasi keadaan darurat itu, yakni menuju ke Rumah Sakit Fatmawati sebagaimana yang ingin dituju Dewi Persik , yakni dengan cara berupaya merobos jalur busway, tapi belum sampai menerobos jalur busway. Itu artinya masih percobaan pelanggaran, belum terjadi pelanggaran lalu lintas. Kalau pun ketika itu Dewi Persik menerobos masuk jalur busway, pertanyaan nya apakah Dewi Persik bisa dipidana karena melakukan pelanggaran lalu lintas? Tidak. Mengapa tidak? Karena seseorang yang melakukan pelanggaran atau perbuatan pidana dalam keadaan darurat , itu tidak bisa dipidana. Kenapa tidak bisa dipidana? Karena ada dua kepentingan hukum yang harus dilakukan segera.

    Misalnya jika ada sebuah mobil terjebak kemacetan panjang, tapi tiba-tiba ada yang terkena serangan jantung di dalam mobil itu , itu artinya ada keadaan darurat di dalam mobil, itu boleh menerobos jalur busway, loh argumentasi hukumnya bagaimana? karena ada keadaan darurat yang membuat si perebos jalur busway itu dihapuskan pidananya. Karena jika ada yang menyatakan bahwa ‘’oh, dalam keadaan apa pun, termasuk keadaan darurat, misalnya ada serangan jantung, tetap tidak boleh mobil pribadi menerobos jalur busway’’, pertanyaan nya sederhana, apakah orang yang mengatakan seperti ini paham keadaan darurat dalam hukum pidana?

    Karena yang harus dipahami bahwa jika ada keadaan darurat misalnya seorang penumpang yang berada dalam mobil yang tengah terjebak macet panjang berkilo-kilo meter, tiba-tiba terkena serangan jantung dan harus segera diselamatkan serta harus dibawa cepat-cepat ke rumah sakit tapi oleh petugas portal jalur busway, dihalang-halangi/tidak mau membukakan portal busway, ini sudah perbuatan pidana, apalagi jika perbuatan menghalang-halangi atau tidak mau membuka portal jalur busway, petugas itu sebelumnya sudah diberitahu bahwa di dalam mobil ada keadaan darurat yakni ada yang terkena serangan jantung sehingga harus dibawa ke rumah sakit terdekat detik itu juga, tetapi petugas portal jalur busway atau TransJakarta tetap mengatakan harus menghubungi ambulance dulu, karena hanya mobil ambulance lah yang boleh melewati jalur busway ini. Karena dengan alasan apapun, mobil pribadi tidak boleh masuk jalur busway’’.

    Dan ternyata yang mengalami serangan jantung dalam mobil itu mati karena lamanya menunggu kedatangan mobil ambulace, ini petugas portal jalur busway yang tidak mau membuka portal busway bisa dijerat Pasal 359 KUHP, karena dia telah lalai yang mengakibatkan matinya penumpang yang terkena serangan jantung di dalam mobil itu apalagi jika sebelumny sudah diberitahu ada yang terkena serangan jantung dalam mobil sehingga harus segera ke rumah sakit dan meminta petugas agar membuka portal jalur busway, dan kelalaian nya itu tak bisa dilepaskan dari akibat perbuatannya yang tidak memperbolehkan mobil pribadi yang di dalamnya ada seorang yang terkena serangan jantung itu melewati jalur busway untuk meluncur dengan cepat ke rumah sakit.

    Jadi, larangan melewati jalur busway, TIDAK MUTLAK JIKALAU ADA KEADAAN DARURAT, KATAKANLAH YANG DI DALAM MOBIL MISALNYA ADA YANG MENDADAK TERKENA SERANGAN JANTUNG, STROKE ATAU SESAK NAFAS/PINGSAN MENDADAK. Mau dengan argumentasi apapun, sampai kapan pun orang yang melakukan pelanggaran atau perbuatan pidana yang dilakukan dalam keadaan darurat , itu tidak bisa dipidana. Keadaan darurat dalam hukum pidana masuk ke dalam daya paksa, Pasal 48 KUHP. Dan mengenai tuduhan pihak TransJakarta bahwa ada perkataan kasar dari pengemudi, itu tinggal dibuktikan saja dari CCTV yang ada di jalur busway. Sehingga pengacara Dewi Persik, tak perlu repot-repot atau panik, karena Dewi Persik tidak dapat dipidana , karena Dewi Persik baru melakukan percobaan pelanggaran.

    Karena kalau Dewi Persik ketika itu menerobos masuk jalur busway, itu betul pelanggaran lalu lintas dan bisa dipidana, tapi karena ada keadaan darurat di dalam mobil yakni ada asisten Dewi Persik yang sesak nafas sehingga Dewi Persik menerobos jalur busway karena harus cepat-cepat ke rumah sakit, inilah yang membuat Dewi Persik tidak bisa dipidana karena berada dalam keadaan darurat.




    Penulis   :   Ricky Vinando       Sumber   :  Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Dewi Persik Tak Bisa Dipidana karena Mencoba Menerobos Jalur Busway, Ini Penjelasannya! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top