728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 02 November 2017

    #Warta : Buruh: Anies Ingkar Janji, Ahok Lebih Berani

    Selamat malam Batfans! Om Batman mau ngasih nasihat nih kalau kamu punya pacar jangan gombal deh, janji-janji manis gitu. Kalau sampai gak bisa ditepati janjinya pasti sakit hati pacar kamu. Nah kalau buruh yang sakit hati bisa parah akibatnya, sampai mengancam melumpuhkan Jakarta loh.
    Para Batfans pembaca Seword mungkin kalian masih ingat soal Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta (UMP) dan bagaimana Ahok menanggapinya? Sedikit kenangan dari Sang Mantan Terindah nih.

    "Patokan kami bukan soal mau minta (gaji) berapa, saya sudah bilang dari dulu masih inget enggak buruh-buruh muji-muji kami tahun 2012? Kami memutuskan UMP 2013 hampir 48 persen. Ini bukan soal mau naikin atau apa. Ini berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL)," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016).

    Ahok menjelaskan patokan utama untuk pengupahan yakni mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Dalam penetapan UMP dihitung pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen dan inflasi sebesar 3,07 persen. https://news.detik .com/berita/d-3319809/buruh-minta-ump-2017-naik-ahok-kami-taat-pakai-pp-dan-ada-subsidi

    Ahok tidak janji manis, gak pake gombal-gombal demi jabatan. Dia apa adanya dan dia jelaskan darimana hitungan tersebut. Sementara Anies-Sandi menjanjikan kenaikan UMP sesuai kontrak politik yang pernah mereka sepakati.
    Kemenangan Anies Baswesdan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI 2017 membuat para elemen pendukungnya mengingatkan bahwa pasangan ini pernah menandatangani kontrak politik. Beberapa diantaranya ialah organisasi kelompok buruh dan pekerja honorer.
    “Kemenangan ini adalah kerja keras dan kerja ikhlas seluruh relawan dan tim pemenangan. Termasuk di dalamnya adalah elemen buruh,” ujar Ketua KBJ yang juga Ketua Perda KSPI DKI Jakarta, Winarso, dalam sebuah pernyataan, Kamis (19/4).
    Winarso berharap, dengan gubernur yang baru, pada tahun 2018 nanti upah minimun DKI Jakarta sekurang-kurangnya sudah menyamai Karawang dan Bekasi, sebesar Rp 4 jutaan.
    “Ini sesuai dengan ini kontrak politik, penetapan upah minimum di DKI Jakarta tidak menggunakan PP 78/2015 yang oritensinya upah murah,” kata Winarso. http://regional.kontan .co.id/news/anies-sandi-menang-buruh-tuntut-ump-rp-4-jutaan
    Tapi ya begitulah kalau sudah menang lupa deh. Ternyata pada penetapan UMP beberapa hari yang lalu, Anies-Sandi lebih memihak pada pengusaha ketimbang pada buruh. Padahal sudah ada kontrak politiknya loh menurut mereka.
    Angka yang diusulkan yakni Rp 3.648.035 dan Rp 3.917.398. Anggota Dewan Pengupahan DKI dari unsur pengusaha, Sarman Simanjorang, menjelaskan angka dari unsur pengusaha dan pemerintah tetap pada angka sesuai dengan PP 78 Tahun 2015, yaitu UMP tahun berjalan yang saat ini, Rp 3.355.750, dikali 8,71 persen (angka pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional).
    "Maka yang kami ajukan adalah Rp 3.648.035," ujar Anggota Dewan Pengupahan DKI dari unsur pengusaha, Sarman Simanjorang, di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).
    Sedangkan angka UMP yang diusulkan dari unsur serikat pekerja yakni Rp 3.917.398.
    Sarman menjelaskan, angka itu berpedoman pada kebutuhan hidup layak (KHL) yang mereka survei, yakni Rp 3.603.531. https://finance.detik .com/berita-ekonomi-bisnis/3709825/anies-sandi-tetapkan-ump-jakarta-2018-rp-36-juta
    Dan Anies-Sandi memilih untuk menetapkan UMP 2018 sebesar 3,6 juta sesuai tuntutan pengusaha. Anies dan Sandi sepertinya lebih memihak pada pengusaha jika melihat ketetapan tersebut.

    Merasa dikibulin oleh janji-janji manis saat kampanye, para buruh pun kecewa dan berencana akan mengacaukan Jakarta pada tanggal 10 November nanti. Padahal kita-kita sudah mengingatkan supaya jangan percaya dengan janji-janji yang bombastis saat kampanye, namanya juga orang pengen jabatan.

    Deputi Presiden Komite Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhamad Rusdi, mengatakan, pihaknya kini sedang merencanakan sejumlah langkah besar dalam waktu dekat. "Kami sedang rencanakan akan lakukan gugatan PTUN dan demo besar-besaran pada 10 November besok," kata Rusdi ketika dihubungi Wartakotalive.com, malam ini. Rusdi menjanjikan demo pada 10 November nanti akan menyasar Balaikota DKI dan Istana Presiden.

    Jalan-jalan pusat kota di seputaran Balaikota akan lumpuh dan Jakarta kacau. "Akan banyak sekali massanya nanti. Kami sangat kecewa dengan keputusan ini. Kenapa yang dipakai justru PP 78/2015. Itu jelas-jelas salah," kata Rusdi http://wartakota.tribunnews .com/2017/11/01/anies-sandi-pro-pengusaha-di-penetapan-ump-2018-buruh-ancam-10-november-jakarta-kacau

    Sementara Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal bahkan membandingkan keputusan Anies soal UMP ini dengan keputusan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

    Pada 2016, Ahok berani menaikkan UMP di atas patokan PP 78/2015. Ahok sempat memutuskan tidak menggunakan PP 78/2015 dan menaikkan UMP 2016 sebesar 14,8 persen.

    “Padahal kalau pakai PP 78/2015, naiknya saat itu hanya sekitar 10,8 persen saja. Jadi lebih besar 4 persen,” kata Said Iqbal.

    Menurut Said Iqbal, Ahok jauh lebih berani memutuskan UMP ketimbang Anies dan Sandi. Pasangan Gubernur dan Wagub baru DKI ini, dinilai Iqbal, lebih mengumbar janji.

    "Pemimpin dipegang janjinya," kata Said Iqbal. https://tirto .id/tolak-ump-dki-rp364-juta-buruh-bandingkan-anies-dengan-ahok-cztM

    Sebenarnya bagi kita para pendukung Ahok sejak kampanye dulu sudah jelas bisa melihat bahwa Anies dan Sandi ini kerap memberikan janji yang tidak masuk akal, minimal sulit dipenuhi. Tapi ya sudah, menyesal itu pasti belakangan kalau didepan namanya pendaftaran. Kita nikmati saja drama komedi lima tahun ini, masih banyak episode menarik lainnya seperti DP 0%, Reklamasi, dan lain-lain.

    Begitulah Kelelawar




    Penulis  :   Gusti Yusuf    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Buruh: Anies Ingkar Janji, Ahok Lebih Berani Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top