728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 27 November 2017

    #Warta : Anies Bungkam Soal Perizinan Monas untuk Reuni 212, Ada Apa?

    Sebentar lagi bulan desember. Itu artinya ada momen yang spesial bagi Presidium Alumni 212. Akan ada reuni akbar 212 yang rencananya akan dilaksanakan di Monas. Berbicara soal reuni akbar 212, maka mau tidak mau akan dikaitkan dengan Anies. Banyak hal-hal yang bisa dikaitkan dengan Anies.

    Pertama, aksi 212 telah berjasa besar mengantarkan Anies ke singgasana Gubernur DKI. Berkat para komando aksi yang koar-koar menuntut Ahok dipenjara membuat masyarakat DKI sedikit gentar dan akhirnya memutuskan memilih Anies karena tidak mau di Jakarta tidak tenang jika Ahok yang sampai memenangi Pilkada DKI.

    Sudah menjadi keharusan jika Anies tidak melupakan jasa alumni 212. Karena secara langsung maupun tidak langsung, berkat merekalah Anies menang telak mengalahkan Ahok.

    Kedua, saat ini Anies yang berkuasa penuh mengeluarkan kebijakan terkait boleh tidaknya Monas dijadikan sebagai ajang reuni akbar 212. Sebelum ini, Anies telah mengeluarkan kebijakan bahwa Monas terbuka untuk kegiatan-kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi, Natal, Waisak, dan yang lain.

    Sebetulnya bukan perkara yang sulit bagi Anies untuk mengeluarkan izin agar Monas bisa digunakan untuk kegiatan reuni akbar 212 apalagi sebelumnya Anies sudah terang-terangan memperbolehkan Monas untuk kegiatan keagamaan.

    Namun yang terjadi ternyata tidak demikian. Anies bungkam saat ditanya soal perizinan Monas untuk kegiatan reuni akbar 212.

    Anies tak juga memberikan tanggapan terkait rencana diadakannya reuni akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (2/12/2017).

    "Saya enggak ngurusi itu," kata Anies saat ditanya tanggapannya mengenai rekomendasi Kapolda Metro Jaya agar acara tersebut tak digelar di Monas, Senin (27/11/2017).

    Ketika ditanya apakah mengeluarkan izin penggunaan Monas untuk reuni akbar 212, Anies tak menjawab.

    Di sisi lain, Sandi kerap mengatakan bahwa izin penggunaan Monas merupakan kebijakan penuh Anies.

    "Saya enggak mau berandai-andai. Biar Pak Anies yang in charge untuk penggunaan Monas itu," kata Sandi, Rabu (22/11/2017).

    Sikap Anies dan Sandi tentu menarik untuk diselidiki. Anies-Sandi seperti sedang memikirkan sesuatu sehingga seolah berat untuk memberikan izin Monas untuk acara reuni akbar 212. Apa yang sedang mengganjal di pikiran Anies-Sandi?

    Jika melihat posisi Anies-Sandi saat ini, memang terlihat bisa dimaklumi mengapa Anies masih bungkam soal perizinan Monas untuk kegiatan reuni akbar 212.

    Anies-Sandi tentu menjadi pihak yang senang ketika Rizieq memprovokasi umat untuk datang ke Jakarta ikut aksi 212 satu tahun silam. Anies-Sandi menjadi pihak yang diuntungkan dengan adanya aksi 212. Aksi 212 menjadi amunisi ampuh Anies-Sandi memenangi Pilkada.

    Berbeda dengan kondisi sekarang dimana Anies-Sandi menjadi penguasa di DKI dan bertanggungjawab penuh terhadap apa yang terjadi di DKI. Untuk acara-acara keagamaan biasa yang tidak mendatangkan masa yang terlalu banyak, mungkin Anies-Sandi akan welcome dan tak perlu berpikir panjang untuk memberikan izin.

    Namun ketika acara keagamaannya mendatangkan masa yang begitu banyak seperti aksi 212, tentu Anies-Sandi harus berpikir berulang kali untuk memberikan izin. Berkumpulnya masa dengan jumlah yang banyak memberikan efek samping yang tidak ringan. Berkumpulnya masa dalam jumlah besar bisa memicu hal-hal yang tidak diinginkan. Belum jika nantinya Pemprov DKI yang harus bertanggungjawab jika ada peserta reuni 212 yang tidak bisa pulang karena kehabisan ongkos.

    Hal-hal seperti itu yang sepertinya sedang dipikirkan oleh Anies-Sandi sehingga sampai sekarang masih bungkan soal perizinan. Bagaimapun juga, dampak yang ditimbulkan dari acara reuni akbar 212 akan menjadi tanggung jawab keduanya.

    Patut ditunggu sikap Anies selanjutnya apakah akan memberikan izin Monas untuk acara reuni akbar 212 atau justru mengalihkan ke Masjid Istiqlal. Anies memang sedang berada dalam posisi sulit. Jika tidak mengizinkan, maka sudah pasti akan mendapat caci maki dari Presidium Alumni 212. Anies akan dianggap kacang yang lupa dengan kulitnya, tidak tahu berterima kasih.

    Sebaliknya, jika Anies memberikan izin, maka dia harus siap bertanggungjawab terhadap dampak yang ditimbulkan. Anies harus mengerahkan tenaga kepolisian dan TNI dalam jumlah yang banyak untuk mengamankan acara reuni akbar tersebut. Jika berkaca pada aksi-aksi sebelumnya dimana Pemprov DKI harus keluar uang yang tidak sedikit setiap ada aksi, maka Anies pun harus memikirkan hal ini karena dana yang dibutuhkan untuk mengamankan reuni akbar 212 tentu tidak sedikit.





    Penulis   :   Saefudin Achmad    Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Anies Bungkam Soal Perizinan Monas untuk Reuni 212, Ada Apa? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top