728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 21 November 2017

    #Warta : Anggaran KJP Dikurbankan untuk 73 Orang Tim Anies, Kue Lezat Mulai Dibagi

    Sebenarnya bagi saya, sangat sulit untuk tidak menghubung-hubungkan antara penambahan anggaran TGUPP yang sepat dibuang Ahok, dengan penghilangan anggaran daging sapi yang dinikmati oleh ribuan pengguna KJP.

    Tidak ada indikasi secara langsung apakah anggaran daging secara langsung disubstitusi ke arah penambahan anggaran TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan). Meskipun secara langsung tidak ada hubungannya, namun secara tidak langsung, ini adalah bentuk penghianatan Anies terhadap dirinya sendiri.

    Dengan peniadaan anggaran daging sapi untuk pengguna KJP, Anies sedang mengkhianati dirinya sendiri. Ia mengkhianati dirinya sendiri karena ia pernah menjanjikan KJP Plus, yang dikatakan “Plus”. Ini adalah sebuah bentuk paling jelas dari bagaimana Anies membuang dirinya, hanya demi sebuah kue lezat. Kue lezat yang seharusnya CUKUP memenuhi perut ribuan pengguna KJP, sekarang dibagikan kepada puluhan anggota TGUPP dan TIDAK AKAN CUKUP untuk memenuhi nafsu. Dengan demikian, tidak berlebihan jika saya mengatakan Anies mengkhianati dirinya sendiri bukan?

    KJP yang sempat diwacanakan KJP Plus yang bisa dicairkan, sekarang malah dihilangkan untuk daging beku nikmatnya. Ini adalah bentuk keberpihakan yang paling nyata, real dan ultimat. Warga Jakarta sekarang sudah merasa di PHP.

    "Sesudah lengkap, baru akan kami jelaskan. Sekarang masih garis besar… Jadi di APBD (anggaran untuk TGUPP) itu ada, jangan di luar APBD, apalagi dari dana-dana CSR yang proses masuk dan keluarnya belum tentu bisa dikendalikan dengan baik… " ucap Anies, Senin (20/11/2017). SUMBER

    Anies pun menjelaskan bahwa ini hanya garis besar, yang juga bisa direvisi. Namun saya cukup pesimis bahwa anggaran ini akan direvisi. Karena rasanya hal ini sebenarnya merupakan pembagian kue lezat yang paling ultimat. Kenikmatan kue itu berbanding lurus dengan jumlah orang. Semakin sedikit dibagikan, potongan kue tersebut akan semakin besar didapatkan oleh orang. Saya sampai sempat heran mengapa anggaran ini bisa terdeteksi dan menyebar.

    Namun ketika dipikir-pikir ada dua kemungkinan. Pertama, masih ada andil Ahok dalam transparansi anggaran, dengan sistem yang dirancang membuat pembagian kue lezat itu terbatas. Kedua, masih ada staf DKI Jakarta yang masih loyal dan terbiasa dengan cara kerja Ahok. Hati nurani mereka terganggu dengan keberadaan pembagian anggaran yang tidak jelas ini.

    "Ya mungkin dengan penambahan anggaran itu bukan hanya supporting terhadap orang, apa, dari penambahan orangnya saja jelas jadi 73 orang. Meliputi teman-teman PNS, meliputi juga teman-teman profesional sesuai disiplin ilmunya masing-masing… Zaman Pak Anies saya melihat lembaga ini (TGUPP) benar-benar ingin diberdayakan. Tentunya dengan benar-benar mengoptimalkan lembaga ini. Pastinya supporting-nya harus lebih dari itu. Ketimbang organisasi yang hanya cuma pelengkap saja… Saya melihat awalnya dibentuk TGUPP itu kan seperti organisasi yang bisa dikatakan orang-orang yang punya masalah itu, masuk kotaklah. Dulunya seperti itu pas Pak Jokowi, pas Pak Ahok. Masuk kotak orang-orang yang mungkin dalam capaian kerja tidak maksimal… Ini kan juga masih dalam pembahasan. Dalam pembahasan itu nanti berkurang atau mungkin ada rasionalisasi. Bisa saja nanti ada pengurangan anggaran…" kata Wakil Ketua Fraksi PPP Riano P Ahmad saat dihubungi detikcom, Senin (20/11/2017).SUMBER

    Pembagian kue ini disambut banyak pro dan kontra. Kebanyakan pro dari kubu DPRD dan kubu partai pemenang pilkada DKI Jakarta. Siapa lagi kalau bukan Gerindra dan PKS? Namun ada kubu yang juga ikut-ikut nimbrung menikmati pembagian kue lezat ini. Mungkin sampai saat ini, mereka masih malu-malu. Ada yang menolak, ada yang menerima namun sambil tersipu malu. Salah satunya adalah partai PPP. Sulit sebenarnya melihat dan menilai ada di mana posisi politisi PPP ini di dalam responsnya.

    Secara tidak jelas, jawabannya semakin mirip dengan Anies, yakni diplomatis. Ia mengatakan anggaran tersebut masih bisa direvisi. Namun, lagi-lagi saya khawatir, bahwa anggaran ini tidak akan direvisi karena mereka sejatinya merupakan kue lezat yang semakin sedikit pembaginya, semakin nikmat. Inilah yang kita katakan keberpihakan. Keberpihakan dalam ranah yang paling tidak jelas.

    Di Indonesia kita melihat bagaimana DPR ada di masa paling suram, gubernur dan wagub DKI juga paling suram. Namun percayalah, Tuhan itu adil. Ia memberikan pemimpin bernama Presiden Joko Widodo, yang dianggap pemimpin terbaik sepanjang sejarah pemerintahan Indonesia. Tenang saja, Tuhan tidak diam. Ahok sedang dipersiapkan untuk hal yang besar, percayalah.

    Betul kan yang saya katakan?



    Penulis  :   Hysebastian    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Anggaran KJP Dikurbankan untuk 73 Orang Tim Anies, Kue Lezat Mulai Dibagi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top