728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 22 November 2017

    #Warta : Al Khaththath, Caleg Gagal Yang Ingin Menjatuhkan JKW. Ente Ingin Jadi Presiden Indonesia?

    Membaca berita CNN hari ini yang memberitakan bahwa jika FPI menjadi sebuah partai politik, ada 13 persen dari warga yang akan memilih FPI jika FPI menjadi perserta Pemilu 2019. Dan hal ini dipaparkan oleh Lembaga Survei Indonesia yang mensurvei 1.540 responden yang memiliki hak suara.

    Memang sama sekali tidak menjadi jaminan bahwa kelipatan dari 1.540 memiliki angka persentase yang sama yang akan memilih FPI di Pemilu nanti. Namun yang akan saya soroti adalah pernyataan ketua FUI Muhammad Al Khaththath (susah sekali membaca namanya dia), yang mengatakan bahwa SEANDAINYA pada tahun 2019 nanti, negara di ujung tanduk, maka dirinya menanyakan apakah umat Islam akan menyelamatkan negara atau tidak? Dan untuk menyelamatkan ini, maka harus ada pemimpin yang kuat. Dia menyerukan persatuan dan kesatuan UMAT ISLAM di seluruh wilayah.

    Sebuah kalimat propaganda. Tidak heran kalau dia dituduh makar.

    Walaupun kalimatnya diawali dengan kata "Seandainya", saya yakin orang yang berdiri paling belakang tidak akan bisa mendengar kata pertama itu dan akhirnya kalimat yang sampai akan berubah seolah negara sedang di ujung tanduk.

    Yang saya pertanyakan adalah, apa yang membuat dia berpikir bahwa negara Indonesia sedang di ujung tanduk? Apakah Indonesia akan memasuki atau melibatkan diri dalam peperangan? Atau Indonesia sedang dalam keadaan genting? Apa yang dia maksud di ujung tanduk?

        Negara Indonesia dengan segala macam masalahnya masih tetap lebih damai dan aman dibandingkan Irak, Suriah, Afganistan, Yaman, Iran, Pakistan, Palestina, Somalia. Apa yang seorang Muhammad Al Khaththath bisa lakukan untuk membuat negara ini LEBIH DAMAI dan LEBIH AMAN dari sekarang?

    Saya mau bertanya pada seluruh Umat Islam di Indonesia, jika seruan Muhammad Al Khaththath yang menyerukan persatuan dan kesatuan HANYA pada seluruh Umat Islam, bagaimana dengan umat agama lain yang jumlahnya minoritas? Mau diapakan mereka? Apakah Muhammad Al Khaththath akan menghapuskan mereka dari bumi Indonesia seperti halnya pemerintah Myanmar menghapuskan etnis Rohingya?? Atau Muhammad Al Khaththath ini akan menjadikan mereka budak sepeti halnya di jaman Rosulullah dulu?

    Apa solusi yang bisa ditawarkan oleh seorang Muhammad Al Khaththath untuk "menyelamatkan" negara ini? Tapi menyelamatkan dari apa atau siapa?

    Muhammad Al Khaththath mulai melakukan khotbah seperti Partai FIS di Aljazair yang menyerukan persatuan dan kesatuan umat Islam untuk memilih pemimpin yang kuat. Kuat dalam hal apa? Apakah Jokowi tidak cukup kuat bagi dia?

    Apa kriteria kuatnya seorang pemimpin bagi sebuah bangsa semajemuk Indonesia menurut Muhummad Al Khaththath? Apakah dia sendiri sudah memandang dirinya kuat untuk menjadi pemimpin Indonesia?

    Dan 1001 macam pertanyaan lainnya masih ada di dalam kepala saya.

    Al Khaththath Caleg Gagal

    Selidik punya selidik, ternyata Muhammad Al Khaththath yang bernama asli Muhammad Gatot Saptono adalah seorang CALEG GAGAL. Al Khaththath pada Pemilu Legisatif 2014 lalu memutuskan maju sebagai calon legislatif dengan kendaraan Partai Bulan Bintang.

    Al Khaththath bertarung di daerah pemilihan DKI Jakarta III yang meliputi wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

    Al Khaththath gagal terpilih sebagai wakil rakyat. Kenyataan ini sebenarnya sudah diprediksi oleh lembaga survey Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC).

    Dalam artikel berjudul Kasus Al Khaththath dan Forum Caleg Syariah, SMRC telah memprediksi Al Khaththath bakal tak mudah mencapai Senayan lantaran dapil tempatnya bertarung dihuni politikus-politukus ternama seperti Marzuki Alie dari Partai Demokrat, Effendi Simbolon dari PDI Perjuangan, Adang Daradjatun dari PKS, dan Tantowi Yahya dari Partai Golkar.

    Setelah gagal menembus Senayan, nama Al Khaththath sempat tak beredar di media massa. Namanya mulai kembali diberitakan seiring dengan kontroversi pernyataan Basuki Tjahaja Purnama di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, September lalu, yang mengutip surat Al Maidah ayat 51.

    Masya Allah... ternyata, Al Khaththath ini tidak lebih dari seorang pecundang yang memanfaatkan kesempatan untuk meraih ketenaran pada kasus rekayasa Gubernur Jakarta saat itu. Al Khaththath, caleg gagal dari Partai Bulan Bintang, ingin menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Kesimpulan

    Kalau saya jadi Al Khaththath, saya akan berpikir lagi, apa keuntungan yang akan saya dapat kalau saya berhasil menggulingkan Jokowi? Tidak ada jaminan saya akan diangkat menjadi menteri. Paling saya akan diberi keleluasaan untuk mengaduk-ngaduk bangsa ini dan berbisnis dengan mafia penjual senjata untuk mempersenjatai ISIS di Indonesia.

    Memang bukan cerita isapan jempol tentang orang yang gagal nyaleg lalu jadi gila alias sakit jiwa. Saya jadi curiga, jangan-jangan Al Khaththath ini....



    Penulis  :    Erika Ebener    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Al Khaththath, Caleg Gagal Yang Ingin Menjatuhkan JKW. Ente Ingin Jadi Presiden Indonesia? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top