728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 25 Oktober 2017

    #Warta : Warga DKI Diminta Tidak Mengadu di Balai kota Lagi? Selamat Untuk Warga Jakarta

    Maksud dan tujuan Anies sesungguhnya sangat baik, dengan ingin memfungsikan kelurahan-kelurahan sebagai tempat pengaduan bagi warga DKI Jakarta sehingga tidak perlu pergi lagi jauh-jauh ke kantor balai kota.

    "Semua masalah yang masuk kemudian kami cari solusinya agar masalah yang sama tidak perlu sampai ke Balai Kota. Jadi, dengan begitu fungsi kelurahan, kecamatan, dan semua badan yang di bawah Pemprov DKI Jakarta akan bermanfaat. Kalau semua tersentralisasi di Balai Kota, kasihan bagi warga," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2017).

    Ide yang dikatakan Anies di atas sangatlah baik, tetapi yang mesti dipahami, pelayanan yang begitu buruk dan gak kelar-kelar di kelurahan hingga kecamatan itulah yang mendasari para warga mengadu ke balai kota. Jika pelayanan di kelurahan dan kecamatan baik dan benar, tidak perlu orang antri dan mengadu ke balai kota.

    "Datang ke Balai Kota itu bukan sesuatu yang mudah ya bagi banyak orang. Jadi, kalau saya melihat orang yang datang ke Balai Kota harus dihormati, direspons baik, diproses dengan benar tetapi jangan sampai berulang," kata Anies.

    Jika Anies mengharapkan jangan sampai berulang, ya itu tidak perlu ditegaskan jika masalahnya sudah selesai tidak akan mau warga capek-capek ke balai kota membawa masalah yang sama itu logika sederhananya saja menurut saya.

    "Bukan dipindahkan (ke kelurahan). Banyak hal yang sama bisa dikerjakan oleh kelurahan. Tetapi kami harus siapkan SOP-nya sehingga kelurahan juga berjalan. Sekarang kami kumpulkan jenis-jenis masalahnya, supaya bisa disiapkan SOP-nya," kata Anies.

    "Setelah SOP-nya jadi. Sekarang kami sedang kumpulkan jenis aduan yang masuk kepada kami. Dari jenis aduan itu kami bisa tahu, ini diselesaikannya dengan cara apa di kelurahan. Karena kalau (dioper) kelurahan, hanya sekedar 'silakan ke kelurahan', nanti kelurahan tidak tahu apa yang akan dikerjakan," lanjut Anies.

    Dijadikan tempat untuk mengadu tidaklah mudah, kita harus benar-benar memiliki kemampuan yang mempuni dibidangnya. Saya akan stress berat jika saya yang tidak mengerti seluk beluk IT tetapi dijadikan tempat mengadu tentang IT. Atau tidak mungkin seorang jomblo atau gagal dalam membina rumah tangga dapat memberikan solusi tentang bagaimana menjaga hubungan dalam berumah tangga. Sedangkan dari sudut pengadu, tidak mungkin orang mengadu kepada orang yang tidak tahu apa-apa dan tidak dapat menyelesaikan masalahnya dengan baik.

    Selain itu, dijadikan tempat mengadu itu tidak mudah dan harus memiliki ketulusan dan keikhlasan yang tinggi juga kepekaan serta empati terhadap sesama, tanpa itu orang tidak akan berkomitmen mau dijadikan tempat mengadu. Dan itulah yang menurut saya teramat sulit, sebab dari pengalaman pribadi, saya yang sering dijadikan tempat mengadu kadang lelah juga dan bosan selalu dijadikan tempat untuk mencari solusi suatu masalah, sedangkan saya sendiri bingung harus mengadu ke siapa saat mengalami permasalahan, wakakk.

    Jika dilihat dari video saat warga mengadu kepada Ahok, semua menunjukan begitu hebatnya Ahok menguasai permasalahan sehingga dengan mudah menjelaskan serta mencari solusinya untuk si pengadu.

    Setelah Ahok dipenjara, Djarot pun tidak dapat melakukan apa yang dilakukan Ahok bukan karena beliau kurang tulus dan empati kepada warga, tetapi menurut saya pak Djarot memang sebagai pelengkap pak Ahok , jadi tidak semua beliau kuasai. Meskipun begitu, pak Djarot mungkin sadar akan kelemahan beliau sehingga dicarikan jalan keluar dengan membagi beberapa regu untuk menyelesaikan dan menerima permasalahan yang diadukan oleh warga DKI Jakarta ke Balai kota.

    Jadi saat ini tidak salah jika Anies berharap tidak lagi ada warga yang mengadu ke balai kota, karena dijadikan tempat mengadu itu bikin pusing, terlebih lagi jika kita tidak menguasai permasalahan, dan kurang berminat menjadi pelayan sesama, karena dibutuhkan keikhlasan dan komitmen yang kuat untuk melakukan itu.

    Tetapi memang kita harus mengakui kecerdasan Anies dalam menyikapi kelemahannya dengan membuatkan SOP untuk semua masalah yang ada. Tetapi yang perlu diketahui, meskipun SOP sudah terbentuk tetapi peluang untuk melanggar SOP tersebut masihlah sangat besar dan itulah yang terjadi sehingga Ahok turun tangan sampai marah-marah. Karena pada dasarnya, sebuah perusahaan kecil saja sudah pasti ada SOP yang harus dijalani apalagi sebuah daerah seperti DKI Jakarta, jadi menurut saya kelurahan dan kecamatan sudah memiliki SOP tetapi kemungkinan itu di langgar.




    Penulis :    Cak Anton   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Warga DKI Diminta Tidak Mengadu di Balai kota Lagi? Selamat Untuk Warga Jakarta Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top