728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 25 Oktober 2017

    #Warta : Setnov Tidur Dalam Sidang, Wujud Nyata Suksesnya Politik Kotor

    Di rapat paripurna Perppu Ormas, Setya Novanto datang terlambat hingga tertidur saat sidang. Untuk yang kesekian kalinya, Setnov mampu mencoreng nama baik Jokowi, lewat sikap yang dilakukan olehnya.

    Kalau boleh bercerita, keadaan sebenarnya Setnov sebenarnya sudah menjadi tokoh politik yang "tidak disukai" oleh rakyat, dari kalangan pro jokowi, dan juga kalangan kontra jokowi. Namun yang lebih ketara kelihatan di mata publik terutama jagat medsos adalah kumpulan kontra Jokowi, Suara mereka terlihat lebih banyak dengan 7 juta umpatan untuk memaki Jokowi plus pendukung Jokowi, padahal faktanya Pendukung Jokowi sama sekali tidak ada yang mendukung Setnov dalam setiap kasusnya.

    Dan pada titik inilah, Setnov dipakai sebagai musuh dalam selimut untuk menusuk Pemerintahan Jokowi dari dalam. mengapa demikian? Pasalnya sejak kasus papa minta saham, nama Setnov sudah jelas sekali jelek.

    Bagi saya pribadi khususnya, taktik duri dalam selimut Partai Beringin itu sudah dimulai sejak cerita diatas.

    MK Sempat menggelar sidang terkait pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto atas tuduhan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla demi mendapatkan saham PT Freeport.

    Dalam kasus ini, nama Jokowi dicatut oleh Setnov sebagai orang yang diklaim mendapatkan saham dari PT Freeport. Bukti transkrip bisa dibaca dalam laman berikut http://nasional.kompas .com/read/2015/12/03/06060001/Ini.Transkrip.Lengkap.Rekaman.Kasus.Setya.Novanto?page=all

    Sepertinya disini ada taktik Golkar dalam bermain politik, kita ketahui bersama, Golkar sudah terpecah belah sejak jaman Soeharto berakhir, kader-kader Gerindra khususnya, semua rata-rata merupakan mantan dari anggota Partai Golkar. Event Tommy Soeharto sekalipun yang merupakan anak kandung dari Soeharto sudah keluar dari Golongan Karya partai bapaknya, dan malah membuat partai baru yaitu Partai Berkarya.

    Golkar yang masih bertahan, merupakan Golkar sisa, yang masih berusaha tetap untuk mengharumkan nama Golongan Karya. Ada 2 tokoh besar tersisa, Aburizal, dan Setya Novanto.

    Aburizal merupakan tokoh lama yang sudah menikmati masa orde baru, Aburizal yang tetap konsisten sebagai ketua umum, tahun 2014 lalu, akhirnya lengser dengan terpilihnya Novanto sebagai pengganti.

    Ada hal yang aneh sebenarnya dengan terpilihnya Novanto dalam ketua umum Golkar, mereka seperti menjalankan sebuah misi yang terselubung dibalik terpilihnya ketua umum yang baru. Bagi saya kaitan ini adalah karena Jokowi terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia ke 7

    Publik dibuat heboh dengan cerita perpecahan antara Ical dengan Setnov. Keberadaan para loyalis Aburizal mendominasi susunan pengurus inti partai, lalu Setnov berusaha menjadi angel yang berpihak kepada Jokowi? Lucu sekali.

    Bisa dilihat citra Setnov yang seolah-olah mendukung Jokowi bersama sisa kader Golkar yang sebenarnya sangat loyal terhadap Aburizal. Apa hasilnya? Dalam Pilkada Jakarta kemarin lihatlah, Golkar yang harusnya mendukung Ahok-Djarot penuh, malah berbalik melawan arah untuk mendukung pasangan Anies-Sandi.

    Ini adalah salah satu contoh ketidaksetiaan Golkar dalam keberpihakan, karena memang mereka adalah sosok yang sedang menjalankan sebuah taktik.

    Taktiknya adalah memanfaatkan umpan Setnov untuk membuat nama Jokowi menjadi sangat jelek. Setnov yang bebas dari tuntutan hakim soal kasus E-KTP terbukti mampu membuat golongan yang kontra Jokowi semakin menghujat, seolah-olah Rezim Jokowi melindungi tersangka kasus korupsi papa minta saham.

    Padahal tidak sama sekali!

    Setnov yang pura-pura sakit dengan beragam meme, dari istri senyum, mesin EKG tak berjalan dengan gambar semestinya. Mengacu sakit jantung yang dialami Novanto, mestinya mesin EKG tak berjalan datar, hingga sejak Setnov diputuskan tidak bersalah, ke-esokan hariya Setnov langsung pulang dari rumah sakit alias langsung sehat.

    Dan sekarang terakhir adalah, tidur waktu sidang dalam perpu ormas, seolah-olah menunjukan kalau inilah saya wujud ketua DPR yang luar biasa, dilindungi oleh Jokowi, mampu bebas dari setiap kasus besar termasuk E-KTP.

    Citra Jokowi akan dikesan sebagai seseorang yang tidak tegas, padahal tidak demikian, lagi-lagi ini hanyalah hasil yang diharapkan memang oleh mereka, yaitu menggiring opini masyarakat untuk menjelekan pak Jokowi. Target akhirnya adalah Pilpres 2019 mendatang.

    Ramai-ramai kubu partai kontra Jokowi langsung menjilat untuk bergabung bersama Jokowi, semua beramai-ramai masuk sebagai duri dalam daging dipemerintahan pak Jokowi. Mereka adalah para orang-orang munafik dengan segala taktiknya untuk terus menjamurkan politik kotor yang sedikit sedikit sedang di sikat sama pak Jokowi.

    PAN contohnya, salah satu partai yang berhasil masuk mendapatkan kursi kabinet, terlihat gelagat mereka dalam menolak perpu ormas tercatat ada 3 partai yaitu Gerindra, PKS lalu PAN. lalu PAN mengisyaratkan kalau menolak perpu ormas sebenarnya adalah karena cinta dengan Jokowi. Buktinya dalam laman berikut: https://nasional.tempo .co/read/1027575/pan-beralasan-menolak-perpu-ormas-justru-karena-mendukung-jokowi

    Kalau memang mendukung, apapun yang didukung jangan dilakukan kontra, kalau mendukung tapi punya gagasan lain itu namanya bersebrangan, tidak sepihak. Kalau menggangap keputusan yang diambil pemimpin itu salah harus dikritik makanya bertentangan, Hei bung! Jangan pakai istilah itu dalam pemerintahan! Bagaimana bangsa mau kuat kalau rakyat, bahkan kabinetnya saja tidak percaya dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Pemerintah pusat! Akan gaduh terus isinya.

    Cukup sampai disini opini kali ini, intinya kita harus berhati-hati dalam berteman, karena mereka yang mau berteman, sebenarnya punya tujuan lain untuk kita yang tentunya kalau negatif akan berdampak buruk bagi kitanya pribadi.

    Mencari orang bersih itu sulit, tapi ada, ambil hikmah disetiap kejadian, tetap ingat kalau Kebenaran pasti akan menemukan jalannya Sendiri.

    Harap diingat, diatas adalah opini satu sisi dari kaca mata kuda saya, bukan berdasarkan fakta dilapangan yang tentunya tulisan diatas tidak sepenuhnya benar, Mungkin ada sudut pandang lain diluarsana yang berbeda.




    Penulis :    Bani   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Setnov Tidur Dalam Sidang, Wujud Nyata Suksesnya Politik Kotor Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top