728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 01 Oktober 2017

    #Warta : Pendukung Prabowo Bangkitkan PKI? Panggil Hantu, Nanti Kesurupan!

    Polisi akhirnya melakukan kesalahan perhitungan. Jumlah personel TNI dan Polisi yang mengamankan aksi 299 ternyata lebih banyak dari jumlah massa yang ada. Perhitungan polisi meleset! Dari target seratus ribu laskar, ternyata yang hadir hanya 10.000 jumlah demonstran yang hadir.

    Apa benar perlu 20 ribu polisi yang mengamankan  mereka? Ini adalah perbandingan yang tidak tepat. Namun semeleset-melesetnya, setidaknya aparat keamanan mempersiapkan diri jauh dari ekspektasi. Ini ibarat menargetkan nilai ulangan Matematika 70, tiba-tiba dapatnya 100. Sebenarnya, hal ini lebih lumrah dikatakan sebagai kesuksesan yang ‘meleset’.

    Persiapan polisi dan TNI jauh-jauh hari menjadi sebuah persiapan yang sangat matang, dan mengagumkan. Ini bukti kerja pasukan keamanan yang harus diapresiasi dan dibanggakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta. Terima kasih kepada jajaran kepolisian Republik Indonesia yang sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari, untuk menghadapi hal ini.

    Isu-isu PKI yang sekarang ini sedang dibangkitkan, bukan berarti muncul begitu saja. Apakah warga takut akan PKI setakut-takutnya? Rasanya untuk memunculkan isu PKI di jaman ini, terlalu berlebihan. Mengapa saya katakan berlebihan? Karena jelas, PKI sudah dihapuskan sampai ke akar-akarnya oleh Soeharto, dengan cara genosida. Lantas siapa yang memunculkan isu PKI ini?
    Siapa yang berusaha membangkitkan partai yang sudah mati puluhan tahun yang lalu? Ada sebuah survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mengungkap bahwa opini kebangkitan PKI ini tidak terjadi begitu saja dan out of nowhere. Namun survei tersebut mengungkap bahwa ada orang-orang yang ‘sengaja’ membangkitkan isu ini.

    Survei tersebut dibuka dengan pertanyaan sederhana kepada para responden. Responden sebanyak 86,8 persen mengaku tidak setuju soal adanya isu kebangkitan PKI, sisanya 12,6 persen menjawab setuju PKI bangkit, dan 0,6 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

    Ini adalah survei sederhana yang benar-benar menampar ribuan demonstran 299 yang menganggap PKI akan bangkit. Mimpi apa mereka semalam?

    Pendukung PKS, Gerindra, dan khususnya mantan jenderal Kopassus Prabowo SUbianto adalah yang paling banyak meyakini PKI bangkit. Opini yang diwakilkan 12,6 persen sangat keras suaranya, sehingga seolah-olah isu ini benar-benar terjadi dan negara sedang dalam keadaan bahaya. Namun kepercayaan tidak tentu benar, apalagi yang dipegang oleh pendukung Prabowo yang kita tahu, kebanyakan adalah pengangguran dan banyak waktu di depan gadget mereka untuk menebar-nebar isu tak jelas ini.

    “Semua demografi ini beririsan dengan pendukung Prabowo… Ini menunjukkan bahwa opini kebangkitan PKI di masyarakat tidak terjadi secara alamiah, melainkan hasil mobilisasi opini kekuatan politik tertentu, terutama pendukung Prabowo, mesin politik PKS dan Gerindra… Isu kebangkitan PKI yang ditujukan untuk memperlemah dukungan rakyat pada Jokowi nampaknya bukan pilihan isu strategis yang berpengaruh,” demikian kesimpulan dari survei SMRC yang dirilis pada Jumat (29/9/2017).

    Akhirnya ilmu pengetahuan bidang matematika yaitu statistika membuktikan bahwa memang benar bahwa pendukung Prabowo, simpatisan PKS dan Gerindra dan congor-congornya, memobilisasi isu PKI ini. Rasanya kaum seperti ini harus benar-benar diwaspadai. Karena dengan isu yang diembuskan terus menerus secara terstruktur, sistematis, dan masif, akan mudah merasuk di alam bawah sadar kita. Namun rasanya akal sehat rakyat Jakarta tetap ada, dengan melihat fakta sepinya demo 299. Rakyat sudah mulai jenuh dengan demonstrasi. Membosankan, tahu?

    Jangan sampai isu-isu semacam ini beredar, karena memang PKI sudah mati. Apa yang harus kita awas-awasi? Sederhana, bangkitnya Orde Baru yang belum genap mati 20 tahun. Ini yang lebih berbahaya daripada PKI.

    Partai Komunis Indonesia tidak berumur panjang, gurita-guritanya pun sudah ditumpas, sedangkan orde baru? Kita lihat orba yang mencengkeram Indonesia selama 30 tahun, masih banyak lengan-lengan gurita yang belum terpotong.

    Bahkan kepalanya masih nampak bergerak-gerak. Di era revolusi mental, kita harus waspadai gerakan-gerakan bawah tanah, yang mencoba membangkitkan Orba dari kuburnya, dan menggunakan istilah ‘reformasi’ yang dipekikkan oleh Sang Sengkuni.

    Mari kita dengan tetap yakin dan semangat terus mendukung pemerintahan Joko Widodo, sampai dua periode. Ini adalah era rakyat, bukan lagi era penguasa. Rakyat yang berkuasa, dengan pemimpin pilihannya!

    Betul kan yang saya katakan?




    Penulis :   hysebastian   Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Pendukung Prabowo Bangkitkan PKI? Panggil Hantu, Nanti Kesurupan! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top