728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 31 Oktober 2017

    #Warta : Nah Lho! Taufik Ingatkan Anies Agar Punya Bukti Kuat Tutup Alexis

    Penantian panjang penutupan Alexis terpenuhi hari ini. Gubernur DKI memenuhi janjinya dan memberi kejutan dengan menutup Alexis secara santun, tanpa ribut dan huru-hara. Tapi seorang politisi kawakan DKI yang juga dikenal kritis ternyata punya pandangan berbeda. Mohamad Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta mengingatkan harus memiliki bukti yang kuat. Taufik pasti sudah melihat surat tentang izin Alexis yang tidak diperpanjang.

    Sebagai seorang yang mengerti administrasi dan hukum, dia melihat ada celah dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan layanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi.

    "Saya kira itu langkah yang ditempuh, langkah berani ya sebagai satu sikap. Cuma lagi-lagi tadi saya bilang, PTSP harus punya argumen kuat karena ini menyangkut berbagai masalah nantinya kan," ujar Taufik saat dihubungi, Senin (30/10/2017) oleh Kompas . Taufik mengatakan, bukti yang kuat itu diperlukan agar keputusan Pemprov DKI Jakarta tidak digugat oleh pengelola Alexis.

    Yang menjadi masalah dan ini menjadi celah dalam surat yang dikeluarkan hari ini adalah pertimbangan untuk tidak memperpanjang ijinnya yang menurut penulis agak aneh. Surat itu penuh dengan permainan kata dan kalimat yang halus.

    Bahwa berdasarkan hasil penilaian administrasi dan pertimbangan teknis, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:
    1. Menindaklanjuti informasi yang berkembang di media massa terkait kegiatan yang tidak diperkenankan dan dilarang dalam penyelenggaraan usaha Hotel dan Griya Pijat di Hotel Alexis;
    2. Setiap Penyelenggara Usaha Pariwisata berkewajiban turut serta mencegah segala bentuk perbuatan yang melanggar kesusilaan dan kegiatan yang melanggar hukum di lingkungan tempat kerja;
    3. Pemerintah berkewajiban untuk mengawasi dan mengendalikan kegiatan kepariwisataan dalam rangka mencegah dan menanggulangi berbagai dampak negatif bagi masyarakat luas;
    4. Sehubungan dengan hal-hal di atas, maka Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis belum bisa diproses.
    Sumber: Detik

    Perhatikan poin 1, menindaklanjuti informasi yang berkembang di media massa bukannya berdasarkan bukti, hanya opini bla, bla, bla. Jadi sumber atau landasannya adalah karena,”katanya media massa..., wkwkkwk. Silakan saja, media bisa menjadi referensi tapi tidak bisa dijadilkan sebagai alat bukti apalagi dipakai istilah,”informasi yang berkembang”. Bahasanya berbunga-bunga, gitu. Kalau berkembang baru ditindak, kalau tenang-tenang berarti boleh, ha ha ha.

    Mengamati apa yang dipersoalkan oleh Moh. Taufik ini saya jadi setuju dengan beliau. Pak Taufik pastinya mendukung dan meyakini sudah ada bukti yang dimiliki Pemrpov. Tapi ketika dalam surat itu tidak menyajikan bukti yang jelas maka surat itu bukan cuma bisa dipertanyakan tapi bisa ditertawakan. Penindakan tanpa bukti itu namanya semena-mena dan menyalahi hukum.

    Saya memakai ucapan Pak Taufik sendiri yang merujuk bahwa alasan penutupan itu harus punya data dan ada bukti yang jelas dan kuat, bukan apa kata atau kabar burung yang berkembang, wkwkwk, burung bangau maksudnya, he he he. Ini Pemrpov sekelas DKI lalu mengeluarkan surat yang seperti itu, apa kata dunia?

    "Kalau memang pelanggarannya memenuhi syarat untuk tidak diperpanjang ya tidak masalah. Karena itu, pemda harus punya data yang kuat supaya jangan tergugat, nanti digugat kan," kata Taufik seperti dilansir Kompas. Tuh kan? Ini yang bisa menjadi pangkal masalahnya. Jika sampai persyaratan yang diajukan Alexis lengkap berarti Alexis bisa buka atau diperpanjang lagi, dong. Ini yang menjadi masalah besar nantinya yaitu jika sampai Pemda tidak punya bukti, dan data yang kuat, malah bisa jadi tergugat.

    Yang lebih lucu lagi dalam surat yang dikeluarkan untuk Alexis ini nadanya terkesan lembek atau lembut yaitu atas dasar pertimbangan poin 1,2,3 maka izinnya belum diproses. Ini sangat menggelikan, belum bisa diproses dan nantinya bisa diproses dengan syarat dan ketentuan berlaku.
    Sebenarnya ada pula opini yang mengatakan bahwa menutup Alexis bukan hal yang sulit, justru paling gampang. Iya kalau ada bukti yang jelas ya bisa jadi mudah. Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta William janji yang paling mudah untuk dipenuhi adalah menutup Hotel Alexis seperti dilansir Kompas 

    "Saya berharap Pak Gubernur dan Wakil Gubernur agar segera memenuhi janji kampanyenya. Dari 23 janji, yang paling mudah itu menutup Alexis," ujar William di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (26/10/2017). Alasannya, menutup Hotel Alexis tidak perlu menunggu APBD selesai. Dengan demikian, prosesnya tidak perlu menunggu waktu yang lama.

    Drama penutupan Alexis belum berakhir. Tutupnya Alexis kalau mengacu ke surat itu masih belum final, belum permanen. Masih bakal ada drama berkelanjutan karena permainan kata-kata dalam surat itu masih memiliki celah besar untuk dipertanyakan plus ditertawakan.





    Penulis :  Ronny D Rondonuwu    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Nah Lho! Taufik Ingatkan Anies Agar Punya Bukti Kuat Tutup Alexis Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top