728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 25 Oktober 2017

    #Warta : Lho Bukannya Gubernur Pengembang Itu Ahok?

    Pukul 19.23 pemberitaan di Kompas TV menyebutkan Anies Baswedan membantah bertemu dengan para pengembang reklamasi di rumah Prabowo Subianto (https://www.kompas .tv/content/article/14781/video/berita-kompas-tv/anies-bantah-bertemu-pengembang-reklamasi).

    Ternyata pada Pukul 18.40 juga ada pemberitaan dari Kompas di mana Anies mengakui hadir di rumah Prabowo dan bertemu dengan beberapa orang pengembang reklamasi (http://megapolitan.kompas .com/read/2017/10/24/18405951/anies-akui-bertemu-pengembang-pulau-reklamasi-di-rumah-prabowo).

    Dari dua hal ini maka kemungkinannya cuma : Anies yang berbohong atau Kompas yang salah memberitakan. Bukankah begitu?

    Usut punya usut sepertinya opsi pertama lebih mendekati kenyataan. Anies bertemu dengan mereka awal Agutus 2017 lalu. Namun dirinya menjelaskan tidak membuat kesepakatan apapun di sana dan hanya mendengarkan saja.

        "Benar ada pertemuan itu dan Pak Prabowo tidak sedikitpun memberikan semacam yang digambarkan tekanan dan lain-lain. Pak Prabowo bersahabat dengan semua pihak dan menerima tamu dari mana-mana. Malah kami tidak mau menjawab apa-apa. Saya datang ke situ mereka menjelaskan, ya saya dengarin saja"

    Kehebohan ini bermula dari dimuatnya berita oleh Tempo bahwa Anies datang ke Hambalang atas undangan Prabowo untuk makan siang. Di sana sudah ada dua tamu Prabowo yang tiba terlebih dahulu yakni bos Grup Artha Graha, Tomy Winata, dan pemilik Grup Agung Sedayu yang punya lima pulau reklamasi, Richard Halim Kusuma.

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta dari Gerindra, Muhammad Taufik, juga terlihat ada di sana. Taufik berdalih itu hanya acara kulonuwun ke Gubernur baru. Tapi bukankah aneh kenapa kalau mau bertemu sejak sebelum sang Gubernur resmi dilantik dan harus di tempat orang ketiga?

    Prabowo sendiri diakui hanya memberikan pesan pendek

        "Pak Anies jalankan yang menurut Pak Anies benar. Yang penting semua untuk kepentingan rakyat sesuai perundangan dan tidak ada kepentingan apapun juga," Sumber : https://metro.tempo .co/read/1027539/bertemu-pengembang-reklamasi-ini-pesan-prabowo-ke-anies#3tPM3732iCcKPr0p.99

    Dari sini ada beberapa hal yang saya tarik :

    1. Ada kedekatan dan hubungan baik yang terjalin antara Prabowo dan para pengusaha reklamasi. Kalau tidak, tak mungkin Ia menyediakan rumah dan mengadakan jamuan makan siang sebagai fasilitator pertemuan.
    2.  Isu yang selama ini mereka gemborkan bahwa Ahok adalah Gubernur Pengembang, dibekingi 9 naga, dll bisa jadi memang sekedar isu untuk menjatuhkan yang bersangkutan. Kenyataannya namanya pejabat memang pasti akan kenal dengan pengusaha besar di daerahnya. Dari sini kita tahu justru dengan siapakah para pengusaha itu sebenarnya dekat.
    3.  Ada sebuah tanda tanya apakah ini adalah usaha untuk mencapai kata sepakat dengan DPRD, eksekutif, dan pengusaha? Ingat, selama ini Taufik dan Sanusi adalah yang paling getol menolak kewajiban perusahaan reklamasi memberikan kontribusi 15 persen yang mereka nilai memberatkan pengusaha. Padahal tujuan kontribusi itu adalah untuk masyarakat DKI Jakarta. Mungkinkah ini upaya agar peraturan tersebut direvisi?
    4. Jika Anies-Sandi gagal mewujudkan janji kampanye menolak reklamasi sepertinya alibi yang digunakan adalah "mengikuti peraturan pemerintah pusat" atau "demi kemaslahatan masyarakat banyak". Kalau itu yang mereka pakai tentu muncul pertanyaan lain : apakah dulu saat membuat materi kampanye tim mereka tidak melakukan telaah atas hukum yang ada? kalau memang untuk masyarakat luas lantas kemarin dengan mengatakan akan menolak untuk siapa hal itu mereka suarakan? Tentu dalam hemat kita tim mereka sudah meneliti lebih jauh plus minus melanjutkan atau menolak reklamasi.




    Penulis :    Rahmatika    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Lho Bukannya Gubernur Pengembang Itu Ahok? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top