728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 02 Oktober 2017

    #Warta : Jonru Terlihat Pucat dan Batuk-Batuk, Pemeriksaan Ditunda, Ikuti Jejak Novanto?

    Membandingkan Jonru dengan Novanto sangat tidak aple to aple. Jonru adalah orang biasa yang ingin beken dengan cara instan dan kontroversi, sedangkan Novanto adalah orang besar, memiliki pengaruh, politikus cerdik, serta orang terkuat di Indonesia karena berkali-kali berhasil lolos dari jerat hukum. Terbaru, dia berhasil memenangkan Pra Peradilan kasus E-KTP tanpa harus hadir di persidangan. Status tersangka pun lepas.

    Meskipun keduanya tidak sebanding, namun nampaknya apa yang terjadi pada Novanto mampu menginspirasi Jonru untuk mengikuti jejaknya. Jejak seperti apa? Kita tentu ingat bagaimana Novanto tiba-tiba dikabarkan sakit parah, jantungnya tersumbat 80%, hingga beredar foto kontroversi dirinya yang sedang terbaring di Rumah Sakit. KPK pun tidak jadi memeriksa Novanto dan malah dikalahkan di Pra Peradilan.

    Mendadak sakit sepertinya bakal menjadi tren di Indonesia bagi para tersangka. Sakit bisa menjadi alasan ampuh untuk menunda pemeriksaan. Setidaknya, ini bisa memperpanjang proses hukum. Waktu penundaan tersebut juga bisa digunakan untuk mengumpulkan kekuatan agar bisa bertarung melawan hukum. Baik KPK maupun kepolisian tidak sampai hati memeriksa tersangka jika kondisinya masih sakit.

    Ada yang menarik ketika Jonru selesai menjalani pemeriksaan di gedung Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya. Dia menjalani pemeriksaan kurang lebih selama enam jam. Saat keluar Jonru sangat irit bicara.

    Kuasa hukum Jonru, yaitu Mery Yanto mengatakan, kliennya mesti menjalani pemeriksaan kembali pada Senin (2/10) besok. Hal itu karena kondisi Jonru dalam keadaan sakit, sedikit drop, lemah karena mungkin kelelahan stres dan capek waktu menghadapi pertanyaan pemeriksaan yang pertama kali saat diperiksa oleh penyidik.

    Selain itu, Yanto juga  menerangkan, jika kliennya itu mengalami batuk-batuk sebelum menjalani pemeriksaan. Saat di dalam ruang pemeriksaan, muka Jonru mulai terlihat pucat sehingga pemeriksaan ditunda.

    Dia menambahkan postingan yang diperiksa oleh penyidik adalah yang diunggah tahun 2017 saja. Meskipun Jonru dilaporkan atas postingan di akun Facebooknya itu sejak dari tahun 2012 lalu.
    Jonru yang saat ILC dengan jumawa mengatakan “sa…sa….saya tidak takut” saat Akbar Faisal meminta polisi untuk menciduknya sepertinya saat dia harus berani merevisi pernyataan “sa…sa….saya tidak takut”. Dia harus sadar diri bahwa dia hanyalah orang biasa, bukan orang hebat seperti Novanto yang sudah terbiasa bermin-main dengan hukum.

    Ada dua kemungkinan mengapa Jonru wajahnya menjadi pucat, kondisi drop, batuk-batuk, serta irit bicara. Ini memang menjadi pemeriksaan pertama setelah ditetapkan sebagai tersangka. Tentu menjadi pengalaman yang luar biasa bagi orang biasa seperti Jonru.

    Kemungkinan pertama, Jonru memang benar-benar sakit, kondisi drop, wajah pucat, dan batuk-batuk. Bagi orang biasa seperti Jonru, berurusan dengan polisi menjadi sesuatu yang membuatnya menderita. Selain membuat pikiran tidak tenang karena dipengaruhi oleh rasa takut, berurusan dengan hukum turut menguras kantong.

    Jonru bukan seorang taipan yang memiliki dana tak terbatas untuk membayar pengacara. Jonru seperti Buni Yani yang langsung jatuh miskin saat berurusan dengan hukum. Wajar memang jika baru menjalani pemeriksaan saja, kondisi Jonru langsung drop, wajah pucat, sakit, dan batuk-batuk. Bagaimana kondisi Jonru kalau nanti sudah menjalani persidangan?

    Kemungkinan kedua, Jonru memang tidak benar-benar sakit. Bisa jadi dia terinpsirasi dari Novanto yang tiba-tiba sakit untuk menunda pemeriksaan kasus E-KTP. Sakit menjadi senjata paling ampuh untuk mangkir dari pemeriksaan dan membuat orang iba. Polisi tentu tidak tega harus menginterogasi habis Jonru jika kondisi Jonru sedang sakit.

    Kira-kira apa yang dialami Jonru saat ini memang benar-benar sakit atau ingin meniru jejak Novanto?

    Dua-duanya masih mungkin. Beban yang berat ditambah kantong yang terkuras bisa membuat orang stress dan jatuh sakit. Jonru juga terkenal licik dan bermuka dua. Jadi kemungkinan sakitnya hanya akting juga tidak mustahil. Namun yang pasti, Jonru mulai saat ini harus intopeksi diri. Dia harus bercermin bahwa dirinya bukan orang hebat. Dia tak punya modal besar untuk lolos dari jerat hukum layaknya Novanto. Boleh-boleh saja meniru jejak Novanto, tapi tetap harus sadar diri.

    Mudah-mudahan Jonru secepatnya diberi kesembuhan, agar cepat menjalani persidangan dan kita akan mendengar lagi teriakan…”sa….sa…saya tidak takut”.hehehe




    Penulis  :     Saefudin achmad    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Jonru Terlihat Pucat dan Batuk-Batuk, Pemeriksaan Ditunda, Ikuti Jejak Novanto? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top