728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 01 Oktober 2017

    #Warta : Jonru Sah Jadi Tersangka, Semoga Tidak Ada yang Mengatakan Kriminalisasi Ulama

    Kasus dilaporkannya aktivis Sosmed Jon Riah Ukur atau yang dikenal dengan Jonru Ginting menunjukkan titik terang. Kamis (28/9/2017) Jonru ditetapkan tersangka oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombel Argo Yuwono. Menurut Argo penyidik telah melakukan gelar perkara dan memeriksa Jonru. Jonru yang awalnya diperiksa sebagai saksi kemudian memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian, jelas Argo.

    Sebelum jadi tersangka Jonru banyak berkecimpung di dunia persosmedan. Bagitu aktifnya Jonru di Sosmed sampai-sampai dia dijuluki aktivis Sosmed. Berkat Sosmed pula nama Jonru semakin berkibar memiliki banyak fans. Bahkan jumlah likes fan page Jonru mencapai angka satu juta lebih. Padahal kita tahu sendiri Jonru bukanlah artis terkenal, bukan pula pejabat publik atau pengacara kontroversi seperti Hutman Paris Hutapea tapi hanya manusia biasa.

    Melalui fan page facebooknya Jonru pernah sesumbar tingkat interaksinya tertinggi dibandingkan Ridwan Kamil, Presiden Jokowi, dan juga Ahok. Alhamdulillah, satu juta likes di fan page Jonru telah tercapai kemaren sore (28 Juli 2016), kata Jonru.

    Jonru terkenal sebenarnya sudah lama. Khususnya dikalangan keluarga dan para sahabatnya. Namun pada tahun 2014 menjadi titik balik Jonru untuk dikenal di kancah nasional. Pada saat itu aktivis Sosmed aktif menyerang pribadi dan keluarga Jokowi sebagai Capres. Bahkan Jonru tidak segan mengatakan Jokowi Capres yang belum jelas orang tuanya. Sungguh aneh, untuk jabatan sepenting presiden, banyak masyarakat yang percaya kepada Jokowi yang asal muasalnya belum jelas, tutur Jonru.

    Kebenciannya kepada Jokowi ini kemudian membuat pendukung Capres sebelah memuja aktivis Sosmed. Mereka dengan ikhlas berbondong-bondong menyukai fan fage Jonru. Jonru pun panen likes. Saya saja mendapatkan like begitu susah. Harus memposting hal yang benar-benar lucu dan menarik dulu. Beda dengan Jonru yang likes nya mengalir seperti air.

    Dalam satu hari saja tambahan likes fan page Jonru bisa mencapai 5 – 7 ribu. Bahkan pernah mencapai angka 8 ribu. Ini betul-betul luar biasa sakti mandraguna.

    Jonru juga mengatakan banyak fans FB nya yang belum mengenalnya secara langsung. Mungkin mereka tertarik dengan postingan saya mengenai Capres, tutur Jonru. Dan lucunya ada juga yang menduga kalau Jonru itu bukan nama orang. Mungkin merek produk kata Jonru membanggakan diri.

    Karena begitu banyak fans maka Jonru memperkenalkan dirinya. Jonru menganut pepatah lama “tak kenal maka tak sayang”. Maka melalui internet pula, Jonru menjelaskan profil, pengalaman dan kegiatannya sehari-hari. Silahkan search di google bagi yang penasaran dan ingin tahu bagaimana lika-liku hidup dan hubungan asmara Jonru, ada lengkap.

    Seiring berjalannya waktu, nama Jonru tidak hanya dikenal dikancah nasional tapi juga di tingkat internasional. Postingan Jonru semakin hari semakin pedas dan kontroversi. Orang atau pihak yang diserangnya pun terus bertambah. Tidak tanggung-tanggung, Ormas terbesar di Indonesia dan telah mengakar, NU difitnah oleh Jonru menerima uang 1,5 triliun rupiah.

    Hal ini yang kemudian membuat orang semakin menyanjung Jonru. Walau tidak sedikit  yang marah kepadanya. Jonru tetap seperti biasa, seperti orang suci yang tidak pernah bersalah. Saya tidak takut, begitu quote Jonru yang paling terkenal.

    Namun, diantara begitu banyak yang menyanjung aktivis Sosmed, orang yang membencinya juga tidak kalah banyak. Bahkan beberapa orang meyakini bahwa postingan Jonru bernada sara dan kebencian serta berpotensi memecah belah bangsa.

    Setidaknya beberapa bulan ini saja sudah ada  dua orang yang melaporkan Jonru ke polisi akibat postingannya, yaitu Muannas Alaidid dan Muhammad Zakir Rasyidin. Bahkan Muannas dua kali ke Polda Metro Jaya melaporkan Jonru dengan kasus yang berbeda. Pertama soal ujaran kebencian, kemudian mempelesetkan naman Muannas dengan Aidit pemimpin PKI.

    Dari laporan ini Jonru kemudian dipanggil polisi dan diperiksa. Jonru sempat mangkir dari panggilan polisi. Namun, karena terlanjur bilang aku tidak takut, silahkan diproses. Dari pada malu Jonru akhirnya memenuhi panggilan polisi. Dari pemeriksaan ini, Jonru akhirnya sah jadi tersangka.

    Ke depan Jonru akan lebih sering ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Setelah berkas pemeriksaan lengkap, kasus Jonru akan dilimpahkan ke Kejaksaan untuk kemudian disidangkan. Sidangnya juga tidak hanya sekali, tapi berkali-kali. Hampir mirip-miriplah dengan Buni Yani. Ancaman hukuman Jonru juga tidak ringan, yaitu 6 tahun penjara.

    Dapat dipastikan penetapan tersangka jonru ini akan memicu pro dan kontra di masyarakat. Pendukung Jonru garis keras sudah  pasti kontra atau menolak. Nanum yang pro juga tidak kalah banyaknya.

    Dikhawatirkan ditetapkannya Jonru sebagai tersangka ini, ada pihak yang mengatakan kriminalisasi terhadap ulama. Ulama bumi datar beda dengan ulama bumi bulat. Kalau bumi datar, tersangka chat mesum saja masih dianggap ulama. Sehingga tidak menutup kemungkinan Jonru juga akan dianggap ulama. Kalau begitu, suasana bisa panas dan demo berjilid-jilid pun bisa terulang kembali. Mudah-mudahan saja aktivis Sosmed tidak memenuhi syarat kreteria ulama mereka.

    Sekian!




    Penulis :   Fery Padli   Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Jonru Sah Jadi Tersangka, Semoga Tidak Ada yang Mengatakan Kriminalisasi Ulama Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top