728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 23 Oktober 2017

    #Warta : Fadli Zon Sebut Jokowi Kayak Ketua RT

    Makin mendekati tahun politik tampaknya Fadlj Zon makin panik, makin merana lahir dan bathin melihat elektabilitas Presiden Jokowi yang terus merangkak naik.

    Bagaimana tidak frustasi, para pemilih Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa pada pilpres 2014 yang lalu kini ramai-ramai beralih mendukung Presiden Jokowi setelah melihat kinerja dan prestasi Presiden Jokowi yang nyata dalam membangun bangsa dalam kurun tiga tahun ini.

    Proyek-proyek mangkrak di era SBY dibangun kembali, pembangunan proyek-proyek infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dibangun di pelosok-pelosok negeri. Baru tiga tahun menjabat jadi Presiden RI, hasil kerja Jokowi sudah melebihi hasil kerja SBY selama 10 tahun lamanya.

    Dengan fakta-fakta tersebut membuat Fadli Zon pun semakin ketar-ketir karena pamor junjungannya Prabowo Subianto semakin lama semakin menurun drastis. Rakyat kini semakin realistis dengan melihat hasil kerja nyata, bukan hanya retorika ala Fadli Zon yang asal bacot doang.

    Itulah sebabnya apa yang dikerjakan dan apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dijadikan bahan serangan dan bombardir kritik yang tiada hentinya yang dilontarkan dari mulutnya wakil rakyat yang makan hasil keringat rakyat dengan makan gaji buta tanpa kerja kecuali menyinyiri pemerintahan yang sah dan konstitusional.

    Sebelas dua belas dengan si pak tua Amien Rais yang bilang Presiden Jokowi seperti Lurah, Fadli Zon bilang Presiden Jokowi ini one man show, kadang sebagai Presiden, kadang Gubernur, kadang jadi Bupati, kadang-kadang jadi Ketua RT.

    Alasannya menyebut simbol negara seperti Ketua RT karena menurutnya, bagi-bagi kaos, bagi-bagi sepeda, dan lain sebagainya, merupakan hal yang tidak perlu dilakukan oleh seorang Presiden.

    Fadli Zon juga menyebut pemerintahan Presiden Jokowi tidak ada upaya kolektif yang dibangun, tidak mengoptimalkan kerja di jajaran Menterinya untuk membangun komunikasi yang kuat.

    Fadli Zon menuding seolah-olah Presiden Jokowi ingin menunjukan dirinya sebagai one man show, seolah-olah bekerja sendirian dalam birokrasi yang begitu besar.

    Pokoknya apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi semuanya salah di matanya. Dia yang paling benar semua, paling hebat dan paling pintar.

    Menyebut Presiden seperti Ketua RT sama saja menghina profesi Ketua RT, sama seperti si habib cabul yang menghina profesi Hansip.

    Padahal pekerjaan Ketua RT bukanlah pekerjaan yang rendah dan hina. Justru lebih mulia dan lebih bermartabat daripada makan gaji buta.

    Masih mending jadi ketua RT daripada jadi parasit negara yang tidak tau diri. Ketua RT masih mau mendengar keluhan dan permasalahan warganya. Sedangkan Fadli Zon, apa kerjanya?

    Ketua RT juga masih mau mikir cari solusi bagi warganya yang ditimpa masalah karena Ketua RT adalah pelaksana langsung di masyarakat, mengayomi lingkungan, menjaga persatuan dan kesatuan warga binaanya.

    Daripada jadi manusia pendusta dan pembual, apa yang patut dibanggakan? Kerjanya hanya menipu rakyat dan membual demi kepentingan junjungannya si Prabowo Subianto itu.

    Hati dan pikirannya penuh dengan kebencian, stress akut. Kalau hari ini masih ada yang percaya sama mulutnya Fadli Zon berarti mereka benar-benar tolol.

    Mengapa Presiden Jokowi bagi-bagi kaos, bagi-bagi sepeda, dan lain sebagainya. Itu karena Pemimpin perlu berimprovisasi agar dekat dengan rakyatnya.

    Jadi pemimpin harus bisa dekat dengan rakyatnya dengan cara yang sederhana dan merakyat, bukan dengan cara yang kaku dalam protokoler.

    Intinya, komunikasi yang sederhana ala Presiden Jokowi adalah cara beliau untuk memperdekat hubungan dengan rakyatnya agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

    Padahal kalau Presiden Jokowi mau, cukup pesan-pesannya kepada rakyatnya disampaikan kepada Menteri, lalu dilanjutkan oleh Gubernur dan dilanjutkan terus kebawah.

    Tapi kenapa pola ini tidak digunakan oleh Presiden Jokowi, karena komunikasi yang sederhana langsung dengan rakyat hasilnya lebih tokcer dan langsung terasa bagi rakyat kecil.

    Kerja dong pak, kerja. Jangan hanya bacot doang. Bagaimana rakyat mau percaya sama Gerindra kalau kadernya saja rakyat kayak orang frustrasi.

    Didiamin malah semakin melunjak. Nanti kalau diproses hukum, bikin puisi segala dengan menuding Presiden Jokowi ditaktor. Heran saya, kok bisa orang ini jadi wakil rakyat? Yang milih ini orang jadi wakil rakyat dulu dedemit kali ya.

    Saya berdoa semoga pak Jokowi jadi Presiden seumur hidup biar hati dan pikirannya Fadli Zon tetap sakit dan terus menerus frustrasi. Kura-kura begitu.



    Penulis :  Argo    Sumber   :    Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Fadli Zon Sebut Jokowi Kayak Ketua RT Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top