728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 14 Oktober 2017

    #Warta : Demokrat Klaim AHY Merupakan The Next Leader, Bukan Cagub Jabar

    Nama Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sempat kuat masuk dalam persaingan kandidat calon gubernur Jawa Barat 2018. Namun te‎rnyata hal itu ternyata bagian dari pendengungan nama AHY untuk menghadapi pemilihan presiden 2019.

    Tak hanya di Jabar, nama AHY pun kuat pada pemilihan gubernur di Jawa Timur dan Sumatera juga.

    "AHY tidak masuk (kandidat untuk pilgub Jabar), dia justru next leader 2019, bukan untuk kita," ujar Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulandjana kepada "PR", Jumat 13 Oktober 2017.

    Menurut dia, Partai Demokrat saat ini memang tengah mensosialisasikan nama Agus di seluruh Indonesia. Tak heran ketika nama Agus nyaris diisukan msuk pada Pilgub Jabar.

    Sementara itu pihaknya saat ini tengah melakukan penggodokan internal tiga nama yang akan didorong maju pada Pilgub Jabar 2018. Selain nama Iwan Sulandjana sendiri, nama Dede Yusuf Macan Effendi dan Herman Khoeron yang masuk pembahasan.

    Hasilnya, ada dua nama yang masuk seleksi internal berikutnya untuk kemudian dalam dua pekan kedepan akan ada satu nama yang akhirnya akan dilempar pada pembahasan Poros Baru, koalisi Demokrat bersama Gerindra, PAN dan PPP.

    ‎"Dua nama ini memang Dede Yusuf paling tingi kansnya dan dalam survei pun masuk dalam empat besar dengan elektabilitas tertinggi. Tinggal yang bersangkutan mau mundur atau tidak dari kursi DPR RI-nya,"kata dia.

    Jika Dede tidak mundur dari kursi DPR, kata dia, maka Iwan yang kemungkinan besar akan diadukan dengan calon-calon dari dari ketiga partai koalisinya. Sementara, kata dia Herman sudah memilih untuk menuntaskan tugasnya sebagai legislator.

    "Nanti satu nama itu dilempar ke Poros Baru, dicocok-cocokin dulu, dikawin-kawinkan. Siapa sama siapa. Misalnya Dede dengan Burhanudin dari Gerindra bakal gimana, atau Dede sama Mulyadi akan seperti apa. Terus Uu Ruzhanul Ulum dari PPP dengan calon-calon yang lain gimana," ujar Iwan.

    Menurut dia, nantinya simulasi-simulasi pasangan tersebut akan dilempar ke masyarakat untuk mengetahui seberapa besar penerimaan masyarakat terhadap calon-calon pasangan yang akan mereka kawinkan.

    "Tapi kami juga menekankan hasil survei di Jabar jangan dijadikan patokan. Karena kita tahu banyak yang juara di Survei tapi pada kenyataannya tumbang. Kita berhitung ke situ karena kita harus akui Pilkada Jabar itu berbeda. Kalau kota kabupaten rata-rata surveynya tidak jauh dengan realitasnya," kata dia.

    Poros baru tak akan langgeng?
    Ketika ditanya kesolidan Poros Baru, Iwan menegaskan sejauh ini komunikasi dan kordinasi keempat partai tersebut bagus bahkan solid. Iwan tidak begitu mempermasalahkan adanya penilaian partai lain. Bahwa Poros Baru tidak akan langgeng atau salah satu anggotanya merapat pada kubu lain.

    "Kelebihan poros baru, istilah itu kita orang-orang Bogor semua. Saya, Pak Mulyadi, Pak Hasbullah, Bu Ade, sesama orang Bogor enak banget. Bogor itu yang bisa jadi membuat hubungan kami kuat, koordinasinya lebih enak," ujar dia.

    Dia pun menambahkan, kesamaan Poros Baru tersebut karena mereka sama-sama berada pada partai yang menolak pembekuan terhadap KPK. Selain itu, mereka sama-sama tidak ingin terjebak dalam syarat untuk mendukung Joko Widodo pada pemilihan presiden 2019.

    "Untuk syarat dukung calon presiden yang sudah ditentukan itu bagi kami berat. Kami juga punya calon presiden, Gerindra juga punya, PAN mau dukung Zulhas (Zulkifli Hasan) masa kami dukung calon presiden yang lain," ucap dia.

    Menurut dia, ada statemen yang membuat blunder sehingga salah satu kubu terlihat stagnan dukungan. Sebetulnya, karena ini Pilgun Jabar, janganlah dulu membawa pertarungan untuk pemilihan presiden nanti.

    "Jadi (partai-partai pun) ngerem, menurut saya jadi blunder. Enggak mungkin kan, karena partai saya punya calon. Kecuali pada pilpres berkoalisi, itu penyebeb partai-partai diam," ucap dia.



    Sumber : Novianti Nurulliah/Pikiran Rakyat
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Demokrat Klaim AHY Merupakan The Next Leader, Bukan Cagub Jabar Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top