728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 28 Oktober 2017

    #Warta : Apakah PKS Mau "Cuci Tangan" Dalam Kasus Fitnah Oleh "Kadernya", Fajar Agustanto???

    Setelah kasus Fajar Agustanto, Pengurus PKS Monokerto bidang Polhukam ditangkap oleh Cyber Crime Bareskrim Polri karena melakukan fitnah kepada Akbar Faizal menjadi heboh di media sosial, akhirnya PKS angkat bicara tentang kasus ini.

    Kepala Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi mengatakan bahwa Fajar Agustanto sudah mengundurkan diri dari PKS sejak 2 hari yang lalu.

    "Yang bersangkutan sudah mundur dari PKS dua hari lalu", seperti yang dimuat dalam situs https://m.kumparan.com/indra-subagja/pemilik-portal-suara-news-mundur-dari-pks-setelah-ditangkap-polisi

    Dalam link situs kumparan di atas, Dedi juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Fajar Agustanto tidak ada hubungan dengan PKS.

    "PKS tidak tahu menahu tentang aktivitas yang bersangkutan. Kami juga baru tahu ada web itu."

    Apakah rakyat Indonesia dan umat, khususnya pembaca setia di Seword percaya dengan pernyataan Ketua Bidang Humas DPP PKS tersebut ???

    Apakah ini artinya PKS mau "cuci tangan" dalam kasus Fajar Agustanto yang merupakan pengurus PKS dalam bidang Polhukam di Mojokerto yang sudah memfitnah Akbar Faizal ???

    Ketua Bidang Humas DPP PKS mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Fajar tidak ada hubungannya dengan PKS ???

    Logikanya gimana ???

    Pada tanggal 2 Oktober tahun 2009, Fajar Agustanto MENGAKUI sendiri bahwa dia sudah beraffiliasi dengan PKS dalam postingan akun Facebook miliknya seperti yang terlihat berikut ini


    Imgur
    Dari pengakuannya di atas, kita ketahui bahwa Fajar Agustanto sudah 8 tahun beraffiliasi dengan PKS !!!


    Lalu PKS mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Fajar Agustanto tidak ada hubungan dengan PKS, meskipun faktanya saat ditangkap oleh Tim Cyber Crime Bareskrim Polisi, jabatan Fajar Agustanto adalah seorang pengurus PKS dalam bidang Polhukam di Mojokerto ???

    Dan sekarang PKS mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Fajar Agustanto tidak ada hubungan dengan PKS ???

    PKS juga dulu mengatakan bahwa kasus korupsi sapi yang melibatkan (mantan) Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq (LHI) tidak ada hubungan dengan PKS seperti yang diberitakan dalam situs http://medan.tribunnews .com/2013/01/31/dpw-pks-kalaupun-terlibat-tak-ada-kaitan-dengan-partai

    Tetapi faktanya LHI malah dibela "mati-matian" oleh PKS sampai PKS mengalami krisis keuangan seperti pengakuan Anis Matta yang dimuat dalam situs https://news.detik .com/berita/2433679/anis-matta-curhat-pks-krisis-keuangan-usai-kasus-lhi

    Dalam link kumparan di atas, Ketua DPP Humas PKS mengatakan bahwa PKS tidak tahu menahu tentang situs SuaraNews ???

    Apakah pernyataan tersebut sebagai bentuk "pembodohan" publik oleh PKS yang mengkalim dirinya sebagai partai Islam (partai dakwah) untuk "cuci tangan" karena Fajar Agustanto yang pengurus PKS di Mojokerto sudah "TERBUKTI" menyebarkan fitnah kepada Akbar Faizal ???

    Fajar Agustanto sendiri dengan sangat bangganya mengatakan bahwa situsnya SuaraNews sudah ada sejak tahun 2008 dan sangat asli, saking aslinya pernah didatangi oleh intel Polda Jatim seperti yang sudah penulis bahas di https://seword .com/politik/ketika-pendukung-pks-pemilik-situs-hoax-fitnah-dan-provokasi-panik-karena-tulisan-seword

    Jadi apakah mungkin PKS tidak mengetahui situs SuaraNews yang sudah ada sejak tahun 2008 milik Fajar Agustanto yang merupakan orang PKS sendiri ???

    Kasus Fajar Agustanto yang merupakan kader PKS pemilik situs hoax, fitnah dan provokasi ini bukan yang pertama dan bukan pula yang terakhir.....

    Salah satu pendiri Saracen yang bernama Muhammad Abdullah Harsono yang ditangkap di Pekan Baru beberapa waktu yang lalu, namanya juga ada di dalam situs PKS Siak ???

    FP Dewan Pimpinan Pusat Militan Keadilan yang isinya "menjelekkan" Pemerintah juga masih aktif sampai detik ini. Dan Presiden Militan Keadilan juga dipilih dari hasil kopi darat nasional di rumah Engkong Hilmi Aminuddin di Lembang, Jawa Barat. Bahkan Dewan Pimpinan Pusat Militan Keadilan pernah juga melakukan kopi darat di DPP PKS ???

    Beberapa waktu yang lalu, PKS mengancam FP Cyber Army PKS ke polisi jika pemilik FP tersebut tidak membubarkan diri atau menghapus FP yang isinya juga "menjelekkan" Pemerintah. Tetapi faktanya FP tersebut masih aktif sampai detik ini.

    Jadi sebenarnya PKS serius mengancam FP Cyber Army PKS tersebut atau hanya "akting" ???

    Rakyat Indonesia dan umat, khususnya pembaca setia di Seword sudah mengetahui bahwa Cyber Army PKS itu "produk" dari Anis Matta,Presiden PKS sebelumnya seperti yang dilansir dalam situs :

    http://www.pksdeliserdang .or.id/2013/04/anis-matta-pks-punya-pasukan-cyber-army.html

    https://news.detik .com/berita/2222195/siap-siap-cyber-army-pks-segera-masuk-ponsel-masyarakat-untuk-kampanye

    Apakah PKS mau "ngeles" bahwa Anis Matta bukan Presiden PKS lagi ???

    Faktanya Anis Matta sekarang menjabat sebagai Ketua Bidang Kerjasama Internasional di DPP PKS periode 2015-2020 seperti yang sudah penulis bahas dalam tulisan https://seword.com/politik/benarkah-pks-memelihara-pendukungnya-untuk-menyebarkan-hoax-fitnah-dan-provokasi-HJq9n9jpZ

    Atau inikah "sistem kerja" di PKS ???

    Simpatisan atau kadernya memiliki situs hoax, fitnah dan provokasi dan "dipelihara" oleh PKS...

    Kalau terbongkar, PKS akan "cuci tangan" dengan dalih bahwa pemiliknya sudah mengundurkan diri dari PKS seperti dalam kasus Fajar Agustanto di atas sehingga PKS akan mengatakan bahwa si pelaku tidak ada hubungan dengan PKS ???

    Lalu PKS juga akan mengatakan bahwa PKS tidak tahu menahu tentang situs milik simpatisan dan kadernya yang menyebarkan hoax, fitnah dan provokasi seperti dalam kasus Fajar Agustanto di atas ???

    Kalau seperti itu "cara kerja" PKS...

    Penulis ingin bertanya...

    Apakah PKS BERANI mengatakan tidak kenal dan tidak tahu siapa pemilik situs PKS Piyungan ???

    Apakah PKS BERANI mengatakan tidak kenal dan tidak tahu siapa pemilik situs Portal Piyungan ???

    Apakah PKS BERANI mengatakan tidak kenal dan tidak tahu siapa pemilik situs Portal Islam ??

    Jika penulis membongkar siapa pemilik situs PKS Piyungan, Portal Piyungan, Portal Islam dan situs lainnya dan ketahuan mereka adalah orang PKS, apakah PKS nanti akan "cuci tangan" lagi seperti dalam kasus Fajar Agustanto di atas ???

    Semua data orang PKS baik simpatisan, kader, caleg gagal PKS, bahkan (mantan) orang DPP PKS pemilik situs PkS Piyungan, Portal Piyungan, Portal Islam dan situs-situs lainnya yang tidak terdaftar di Dewan Pers sudah ada di tangan penulis, jadi percuma saja jika kalian menghapus jejaknya...

    Penulis sudah janji pada pembaca setia di Seword akan membuka semuanya ke publik...

    Hanya tinggal tunggu waktu saja untuk penulis bongkar ke publik...



    Penulis : Nafys   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Apakah PKS Mau "Cuci Tangan" Dalam Kasus Fitnah Oleh "Kadernya", Fajar Agustanto??? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top