728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 24 Oktober 2017

    #Warta : Angkat Din Syamsuddin Strategi Jokowi Rangkul Muhammadiyah

    Berdasarkan Surat Keputusan Presiden, pada hari Senin, 23 Oktober 2017, Presiden Joko Widodo mengangkat Muhammad Sirajuddin Syamsuddin menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban.

    Pengangkatan dilakukan sendiri secara langsung oleh Presiden Jokowi di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta. Selamat buat Pak Din. Selamat bertugas.

    Dengan langkah seperti ini yang sudah diambil Jokowi, mau tak mau aku jadi senyum-senyum sendiri meresapi dan menghayati betapa cerdasnya Presidenku yang satu ini dalam memainkan bidak catur perpolitikannya.

    Betapa tidak, Din Syamsuddin yang selama ini lebih dikenal dengan ucapan dan tindakannya yang berbau-bau provokasi intoleransi justru diangkat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban yang bertugas untuk mengembangkan dialog sekaligus kerja sama antaragama, baik di dalam maupun luar negeri.

    Salah pilihkah Jokowi??? Jelas tidak. Semua pasti sudah dipertimbangkan dengan baik oleh Bapak Presiden.

    Din Syamsuddin yang sudah terbiasa ngablak bicara panjang lebar bahwa umat Islam dizolimi, ulama dikriminalisasi dan berbagai macam bentuk tuduhan ketidakadilan kepada Islam itu sendiri tiba-tiba harus berbicara tentang toleransi antar umat beragama. 6 agama yang diakui secara sah di Indonesia tiba-tiba menjadi tanggung jawab beliau untuk dirukunkan segala sesuatunya.

    Qiqiqiqiqi......... Inilah yang dinamakan dengan rasakan nikmatnya cinta. Orang yang sejak dulu hobi mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berpotensi memecah belah bangsa tiba-tiba harus mengemban tugas mulia mempersatukan seluruh umat beragama di Indonesia.

    Emang enak Pak??? Ngomong doang mah gampang. Kerja itu yang susah. Memecah belah mudah banget khan ya. Mempersatukan itu yang sulit. Dan inilah saat yang tepat bagi Pak Din untuk membuktikan bahwa dirinya bisa kerja..kerja..kerja. Bukan ngablak...ngablak...ngablak.... Pak Din harus bisa membuktikan bahwa dirinya adalah pemersatu bangsa, bukan pemecah belah bangsa.

    Dengan posisi yang seperti ini, justru akan memudahkan Jokowi mengawasi gerak gerik dan sepak terjang Din Syamsuddin. Pak Din bertanggungjawab secara langsung pada Presiden, itu artinya segala detail perkembangan semua kinerja Pak Din harus beliau laporkan secara rinci pada Jokowi. Begitu ada penyimpangan dan niat-niat terselubung akan sangat mudah bagi Jokowi untuk membacanya. Mudah pula bagi Jokowi untuk menggebugnya. Semoga hal-hal buruk tidak akan terjadi. Doaku setulus hati semoga Pak Din bisa mengemban tugas mulia ini dengan baik. Amin.

    Di sisi yang lain, kegalauan hati Pak Din yang sejak dulu gundah gulana melihat teman-teman seangkatannya sudah pada mendapatkan jabatan jadi terobati. Pak Din sekarang juga sudah dapat jabatan lho. Dari Presiden pula. Tepuk tangan semuanya. Horeeee.......

    Dengan langkah cerdas semacam ini, terlihat jelas Jokowi memang hendak merangkul Muhammadiyah yang selama ini seakan-akan diabaikan. Kedepannya semoga NU dan Muhammadiyah bisa bersatu padu membangun kerukunan antar umat beragama di Indonesia. NU dan Muhammadiyah bergandengan tangan di garda terdepan menjaga tali silaturhami dengan umat Non Muslim di Indonesia. Duh Tuhan...... Alangkah indahnya dunia.

    Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Inilah pepatah yang sangat tepat untuk menggambarkan strategi yang diambil Jokowi kali ini. Kerukunan antar umat beragama di Indonesia dan dunia sedang diusahakan membaik, Pak Din akhirnya mendukung pemerintah yang sah, NU dan Muhamadiyah diharapkan bisa bersatu menciptakan kerukunan antar umat beragama di Indonesia. 5 agama minoritas dilindungi dan diayomi oleh Islam selaku agama mayoritas di Indonesia.

    Menuliskan ini saja hatiku bergetar penuh keharuan. Aku merinding dipenuhi kebahagiaan. Mudahkanlah semuanya ini Tuhan. Jauhkanlah dari berbagai macam cobaan dan mata jahat yang ingin menghancurkan Indonesia. Untuk Indonesia yang lebih baik lagi kedepannya. Amin.

    Dan jika sudah begini keadaannya, mau tak mau akupun jadi teringat akan sosok seorang tua bernama Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais, bersama PAN dan segala kontroversi yang menyertai beliau sehubungan dengan posisi berseberangan dengan pemerintah yang selalu dia ambil selama ini. Padahal kader PAN sendiri ada dalam pemerintahan. Entah berdiri di kaki yang mana dia sendiripun tak tahu.

    Kira-kira apa langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Amien Rais saat melihat kolega terdekatnya yaitu Pak Din Syamsuddin direkrut dan dipekerjakan oleh Presiden Jokowi. Apakah seorang Amien Rais juga akan menjadi kecebong pada saatnya nanti??? Mari kita saksikan bersama kelanjutannya seperti apa. Ngeri-ngeri sedap pastinya.

    Sebagai penutup, tak pernah bosan aku mendoakan setulus hati buat Presidenku tercinta Pak Jokowi.

    "Kiranya kesehatan, perpanjangan umur, hikmat dan kemampuan untuk memimpin bangsa ini semakin baik lagi kedepannya senantiasa dilimpahkan kepada Pak Jokowi beserta keluarga dan seluruh jajarannya. Tuhan memberkati Indonesia. Amin."




    Penulis   :  Jemima Mulyandari   Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Angkat Din Syamsuddin Strategi Jokowi Rangkul Muhammadiyah Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top