728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 27 Oktober 2017

    #Warta : Ahok Khatam Alquran di Penjara, Anies Tersiksa Pimpin Jakarta

    Dibalik sebuah peristiwa terjadi, tentu ada hikmah dibaliknya. Kita tidak tahu apa yang telah direncanakan oleh Tuhan kepada kita. Seberat apa pun beban yang harus kita lalui, jika itu ada di jalan Tuhan, tentu kita akan terus dikuatkan. Tuhan akan menunjukkan kepada kita apa yang harus kita lakukan, sehingga kita akan menemukan sebuah rahasia yang telah Tuhan rencanakan kepada kita.

    Begitu juga dengan Ahok. Siapa kira, Gubernur yang begitu dicintai oleh warga Jakarta harus meringkuk di penjara hanya karena salah tafsir akan ucapannya tentang Al Maidah 51. Ahok yang begitu sibuk mengurus warga Jakarta sampai lupa kepada keluarganya. Waktu yang ada lebih banyak dipakai untuk mendengarkan keluhan dan masalah warga Jakarta. Sampai-sampai waktu yang tersisa tidak cukup untuk digunakan bersama-sama keluarga.

    Tentu tak ada manusia yang menginginkan dirinya dipenjara. Begitu juga dengan Ahok. Tetapi ketika hal itu benar-benar terjadi, maka tak ada alasan untuk mengingkari. Hukuman pun harus dijalani. Jika tidak ikhlas, maka akan depresi. Hanya akan menyiksa diri-sendiri. Hal itu sangat disadari oleh Ahok, hidup ini bagaimana pun juga harus dinikmati. Meski tubuh dan raga dipenjara, tak jiwa bebas merdeka.

    Kesibukan sebagai Gubernur, membuat Ahok hanya mempunyai sedikit waktu untuk diri sendiri. Waktu olahraga pun perlu dibatasi, apalagi sarapan pagi. Semua ini hanya untuk warga DKI yang setiap pagi sudah menunggu di Balai Kota untuk mendapatkan solusi. Ahok tentu tidak ingin mengewakan mereka yang telah menanti, segala keperluan diri harus dibatasi agar ada waktu untuk memberikan solusi kepada warga DKI. Itulah sebuah pengorbanan diri.

    Tetapi di dalam penjara, Ahok lebih banyak punya waktu. Sekarang waktu yang ada, membuat Ahok bisa berolahraga. Waktunya sudah tidak lagi tersita oleh warga Jakarta. Dia pun bisa menggunakan waktunya kapan saja hanya untuk keperluan dirinya. Mau olahraga, baca atau pun menulis apa saja, kini waktunya tidak lagi tersita.

    Menurut seseorang yang pernah bertemu Ahok di penjara, Ahok kini lebih gagah dan perkasa. Karena Ahok bisa sit up tiap hari di gua, mungkin itu istilah yang cocok bagi Ahok untuk menggantikan kata penjara. Bahkan Ahok menyamakan dirinya dengan Bruce Wayne di manusia kelelawar yang perkasa. Tapi bukan itu saja yang membuat Ahok kembali dibicarakan media. Ahok ternyata hampir khatam membaca Al-quran.

    Tentu beritanya ini menyentak kita semua. Kenapa Ahok sampai membaca Al-quran? Bukankah Ahok itu seorang Nasrani? Tetapi bukan itu permasalahannya. Ahok hanya ingin belajar untuk menambah ilmu seperti yang telah dia pelajari ketika masih SD dan SMP di Belitung sana. Dia ingin belajar, agar tidak lagi salah langkah ketika dia keluar dari penjara. Dia tidak ingin mengulangi lagi kesalahan yang telah dia lakukan yang membuatnya harus mendekam di gua. Untuk itulah dia belajar dari sebuah Al quran terjemahan yang diberikan oleh seorang ibu kepadanya. Itulah Ahok, yang ingin tetap belajar walau pun itu bukan kitab suci agamanya. Apakah dengan membaca Al-quran iman Ahok akan berubah? Saya kira tidak, karena Ahok levelnya sudah tidak lagi pada dirinya, Ahok sudah selesai dengan dirinya. Dan dia sudah pada taraf penyerahan diri pada Yang Maha Esa. Ahok juga tidak alergi pada kitab suci agama lain, dia hanya ingin belajar agar tidak lagi salah ucap dan lebih menghargai saudara-saudara yang beragama Islam. Kita pun tahu, bahwa keluarga angkat Ahok juga berasal dari keluarga Muslim.

    Jika Ahok telah selesai dengan dirinya, maka Anies baru mulai menyiksa dirinya sendiri. Dengan menjadi Gubernur Jakarta, Anies mengira bahwa dia akan menjadi raja. Ternyata Anies salah duga, Jakarta adalah hutan belantara yang banyak binatang buas yang siap menerkam siapa saja. Anies terjebak dengan retorikanya sendiri. Dan kini dia berusaha untuk keluar dari dilema yang ada. Dengan retorikanya, dia berusaha untuk lepas dari himpitan masalah warga Jakarta. Dengan berbagai alasan demi kepentingan warga Jakarta, dia mengelak untuk ditemui untuk mendengar dan mencarikan solusi bagi warga yang mengeluh kepada dirinya. Jika bisa diselesaikan di kelurahan, kecamatan atau pun Walikota, kenapa harus sampai kepada dirinya? Padahal Anies tidak tahu, warga yang mengeluh kepada dirinya, karena mereka sudah mentok di tingkat bawah. Makanya mereka harap Anies dapat menyelesaikan masalah mereka, tapi kenapa Anies malah menyuruh mereka mengadu ke tingkat bawah?

    Ah, sudahlah... Mudah-mudahan saja warga Jakarta tambah sejahtera.


    Penulis : Daniel Setiawan   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Ahok Khatam Alquran di Penjara, Anies Tersiksa Pimpin Jakarta Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top