728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 11 Oktober 2017

    Warga Rusunawa Menunggak Sewa Rp 33 Miliar, Apa Gebrakan Anies-Sandi?

    Sejumlah warga penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) menunggak pembayaran hingga Rp 33 miliar. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan berbagai cara agar penghuni Rusunawa mau membayar uang sewa.

    Setelah Pemprov DKI memberikan peringatan keras, sebanyak 30 persen penghuni Rusunawa mau membayar uang sewa. Sedangkan 70 persen lainnya sampai akhir Agustus belum juga melunasi tunggakan.

    Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna mengatakan masalah tunggakan tersebut akan menjadi salah satu pekerjaan rumah gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno.

    "Apakah (Anies-Sandi) akan mengeluarkan mereka dari rumah susun, memaafkan atau memberi sanksi," kata Yayat saat berbincang dengan detikcom, Selasa (10/10/2017) malam.

    Selain soal tunggakan rumah susun, PR lain yang menyambut Anies dan Sandi adalah prioritas mewujudkan janji-janji kampanye sesuai visi misinya. Misalnya di bidang transportasi, Anies dan Sandi memiliki program satu harga untuk semua rute dan moda. Program ini bisa diimplementasikan dengan membuat sistem tranportasi saling terintegrasi antara moda satu dengan yang lainnya.

    Ada juga program rumah dengan down payment (uang muka) nol rupiah. Anies dan Sandi, kata Yayat, harus memiliki prioritas mengenai wilayah yang pertama kali dibangun dan siapa warga yang didahulukan untuk mendapatkannya.

    "Yang paling penting dari apa yang dijanjikan waktu kampanye, Anies-Sandi harus punya program prioritas. Apakah transportasi, kesehatan, dan janji-janji yang lain. Itu (prioritas) tergantung dari visi misi, dan bagaimana kebijakan itu diimplemantiskan," kata Yayat.

    "Masa kampanye sudah lewat, warga Jakarta tak mau wacana-wacana, harus ada action," tambah dia.

    Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang akan mengakhiri masa jabatannya pekan depan, juga menyebut sejumlah PR Anies-Sandi. Ada 4 hal yang disebut Djarot belum terselesaikan hingga akhir masa jabatannya, yakni: soal kemacetan, Permukiman, persampahan, dan program normalisasi sungai.

    "Kami sudah berusaha maksimal untuk menata dan meletakkan dasar-dasar sistem transportasi publik berbasis rail maupun berbasis bis. Ini belum selesai," kata Djarot di Balai Kota, Senin (9/10/2017).


    Sumber : Erwin Dariyanto - detikNews
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Warga Rusunawa Menunggak Sewa Rp 33 Miliar, Apa Gebrakan Anies-Sandi? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top