728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 05 September 2017

    #Warta : Wakil PM Turki dan Mantan Menkominfo Tifatul Jadi Contoh Logika Rocky “Naikan IQ Anda dan Hoax akan Turun”

    Krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar, mendapat respons besar dari penjuru dunia, Di Indonesia sendiri salah satu ormas bahkan membuka pendaftaran bagi yang ingin “berjihad” disana.

    Banyak juga beredar berbagai foto tentang keadaan yang di alami oleh saudara-saudara kita di Rakhine, Myanmar. Sayangnya, tak semua foto yang beredar adalah foto asli. Sebagian besar adalah foto hoax. Seperti kita ketahui bahwa Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring salah memposting di Twitter, sebuah foto yang disebut sebagai mayat korban kekerasan tragedi Rohingya.

    Namun setelah ditelusuri lebih jauh ternayata foto tersebut merupakan bagian dari peristiwa di Thailand pada 2014. Menanggapi hal ini, ia mengatakan foto tersebut dikirimi oleh teman serekan kerja di Komisi III DPR. Tapi ia tak mau menyebutkan namanya. Ia pun mengakui foto tersebut memang salah.

    Lucunya, Saat mem-posting foto tersebut, Tifatul ternyata sempat me-mention akun Akhmad Sahal. Nah, disini sebenarnya saya ingin bertanya kepada Pak Tifatul berapakah IQ bapak saat ini? Jangan marah ya Pak, kalau bapak marah ya saya minta maaf, hitung-hitung ganti rugi saya memaafkan bapak soal foto tersebut.

    Sudah ya bercandanya, mari kita serius lagi. Jadi begini Pak Tifatul sebenarnya menyadari bahwa dirinya telah memiliki sebanyak 1,4 juta followers. Nah, ini sangat disayangkan sebab jumlah followers yang banyak itu seharusnya menjadi bahan pertimbangan bagi seorang  untuk memberikan informasi, apalagi Pak Tifatul sendiri juga adalah bagian dari tokoh (bukan toko) partai bernafaskan agama pula.

    Nah, perlu diketahui bahwa banyak beredar foto-foto di media sosial tentang kondisi yang dialami oleh etnis Rohingya. Terutama di media sosial seperti Twitter dan Facebook, ratusan foto soal kondisi korban di Rakhine berseliweran.

    Dari sebagian besar foto tersebut, kebanyakan foto dengan yang mengenaskan. Penyebaran foto hoaks bahkan dilakukan oleh pejabat negara. Jika di Indonesia pelakunya adalah seorang mantan menteri alias Wakil Ketua Fraksi PKS, maka di Turki pelakunya adalah Wakil Perdana Menterinya loh.

    Sebagaimana Dirilis  oleh BBC, pada 29 Agustus 2017, Wakil Perdana Menteri Turki Mehmet Simsek menuntut agar komunitas internasional peduli dan segera mengambil tindakan atas kasus Rohingya, yang menurutnya adalah pembersihan etnis. Melalui akun Twitternya ia menulis: “There is a massacre against #Rohingya Muslims. Stop turning a blind eye to ethnic cleansing in #Arakan #Myanmar. Int’l community must act now.”

    Nah, Tak ada masalah dengan tulisannya. Tapi masalahnya justru ada pada lampiran foto-foto yang ia sertakan.

    Setelah ditelusuri pula, ternyata foto-foto yang dilampirkan tersbut bukan korban krisis kemanusiaan Rohingya. Padahal unggahan Simsek telah disebarkan ulang lebih dari 1.600 kali dan disukai lebih dari 1.200 pengguna Twitter.

    Penulusuran terus berlajut, diketahui dari empat foto yang ia unggah, seperti dalam rilis BBC.  Foto pertama,  ada dua sumber foto kedua ini yaitu foto korban badai Topan Nargis pada Mei 2008. Kemungkinan juga foto itu merupakan korban kecelakaan perahu di Myanmar yang jelasnya  BBC memastikan foto tersebut sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu.

    Untuk foto kedua, seorang perempuan yang menangisi seorang pria yang tewas terikat di pohon. Ternyata foto ini justru berasal dari Aceh, Indonesia. Foto diambil tahun 2003 oleh seorang fotografer yang bekerja di Reuters. Begitupun foto seterusnya, sumber aslinya justru sudah ditemukan.

    Nah, jika Mantan Meneteri di Indonesia meminta maaf karena menyebarkan foto hoax, berbeda dengan Wakil Perdana Menteri Turki, Simsek sadar bahwa beberapa berselang ia unggah foto tersebut banyak pihak banyak yang mempertanyakan sumbernya, tiga hari kemudian ia menghapus unggahan itu.

    Lalu apa kaitannya dengan IQ. Tentunya teman-teman masih ingat dengan solusi fenomenal “Naikan IQ Anda dan Hoax akan turun”. Rocky Gerung, saat tampil pertama kali ia seharusnya sudah di periksa oleh pihak kepolisan karena, Rocky sebagai pengajar atau akademisi di Universitas ternama membenarkan berita bohong sebagai penyeimbang. Logika timbangan halal-haram, nah ini haramnya justru dipergunakan atau mengalalkan cara-cara haram sebagai bahan penyeimbang.

    Kedua tokoh ini, kita tak perlu ragu lagi dengan kualitas IQ mereka sebab mereka adalah tokoh ternama di negara masing-masing, namun buktinya mereka justru temakan dan terlibat dalam mengedarkan foto hoax. Olehnya itu, Pak Rocky logika anda atau solusi anda kini telah terbantahkan. Kalangan terpelajar dan terdidik serta terdepan saja begini apalagi akar rumput, bagaimana bisa hoax jadi penyeimbang. Jika Rocky membantah akan hal ini berarti Rocky menanggap kedua tokoh ini IQnya rendah.



    Penulis :      Adira Andriani        Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Wakil PM Turki dan Mantan Menkominfo Tifatul Jadi Contoh Logika Rocky “Naikan IQ Anda dan Hoax akan Turun” Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top