728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 25 September 2017

    #Warta : Tangkap 1 Ekor PKI Saja Tidak Mampu, Kok Bisa Bilang Ada 60 Juta PKI, Situ Sehat?

    Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Kivlan Zen bilang saat ini ada 60 juta orang Indonesia yang menjadi pengikut PKI. Menurutnya ini membuktikan adanya kebangkitan PKI di Indonesia yang ingin mengubah NKRI yang berdasarkan Pancasila menjadi negara komunis, yang tidak percaya adanya Tuhan.

    Benarkah ada 60 juta penduduk Indonesia yang terindikasi PKI saat ini? Bagi kaum bumi peang pernyataan Kivlan Zen itu tentu saja diamini mereka dengan suka cita riang gembira hati senang senantiasa, tapi tidak bagi orang waras.

    Pernyataan Kivlan Zen tersebut tidak mendasar dan tidak ada buktinya dengan maksud dan tujuan politis yang terselubung. Tujuan utama dari strategi Kivlan Zen tentu saja untuk menakut-nakuti rakyat kecil sehingga timbulnya mosi tidak percaya rakyat terhadap pemerintahan Jokowi.

    Sensasi ketakutan masa lalu akan bahaya laten Komunis sengaja dimunculkan kembali oleh Kivlan Zen di era milenial ini untuk menakut-nakuti rakyat jelata yang masih trauma akan kekejaman PKI di masa lalu.

    Mari kita berhitung pakai nalar dan logika. Dari 250 juta jiwa penduduk Indonesia saat ini, kalau 60 juta orang adalah PKI, artinya 24 persen penduduk Indonesia adalah PKI. Angka 24 persen itu bukan angka yang sedikit. Darimana Kivlan Zen menghitungnya?

    Memetakan 60 juta orang terindikasi PKI pakai rumus apa? Data Statistik yang digunakan pakai metode apa? Apakah menggunakan Sensus penduduk atau bagaimana?

    Dengan kekuatan puluhan juta orang yang sebanyak itu, tentu saja sudah dari jaman gebot mereka menggulingkan NKRI dan mengganti NKRI menjadi negara komunis, tidak perlu menunggu Jokowi jadi Presiden dulu.

    Kivlan Zen tentu saja tidak peduli dengan logika yang sederhana ini karena misinya untuk menciptakan sensasi dan instabilitasi melalui romantisme kesuksesan masa lalu yang sudah basi dan absurd.

    Sekarang mari kita hitung rasio kekuatan PKI 60 juta penduduk Indonesia dengan jekuatan TNI dan Polri. Berdasarkan data majalah Forbes, Indonesia memiliki 476 ribu personil tentara dan pasukan cadangan sebanyak 400 ribu personil.

    TNI memiliki tank lapis baja sebanyak 400 unit, kendaraan tempur lapis baja 506 unit, artileri jarak jauh 62 unit, peluncur roket 50 unit, mortir 3.350 unit, senjata anti tank 11 ribu unit, dan kendaraan angkut logistik sebanyak  11.100 unit.

    Selanjutnya, kapal perang yang dimiliki TNI ada 150 unit, kapal selam 2 unit, kapal angkut personel 26 unit, kapal kelas Korvet 23 unit, kapal kelas Frigat 6 unit, kapal patroli 70 unit, serta pesawat tempur sebanyak 118 unit yang terdiri dari 50 unit pesawat tempur sergap dan 68 unit pesawat tempur taktis.

    Dari pihak Kepolisian, jumlah personil anti teror Densus 88 hanya 400-an personil. Jika kekuatan TNI & Polri hanya sebanyak itu mana bisa menandingi kekuatan 60 juta orang? Puluhan juta orang itu akan dengan mudah membantai TNI & Polri dan merebut kekuasaan dengan cara kudeta.

    Kalau mau bicara lebih ngaco lagi, tidak usah kudeta pakai kekerasan, 60 juta orang itu kencing saja di Istana Negara, bisa tenggelam itu Istana Negara. Intinya PKI sudah mati, tidak mungkin laku di era milenial yang serba touch screen dan serba Android ini.

    Selain itu, habitat Komunis tidak akan mungkin bisa hidup berdampingan dengan partai lain karena komunis menggunakan sistem radikal dan sudah terbiasa menjadi single platform di suatu negara. Bagaimana bisa masuk ke sistem multi partai seperti di negara kita?

    Jujur saja saya heran dengan kengototan mantan Jenderal Kivlan Zen selama ini. Akibat ulah satu orang ini, negara yang indah dan mempesona dengan berbagai macam keunikan ini jadi hingar bingar dan tidak pernah sepi dari isu PKI.

    10 tahun SBY berkuasa tidak ada isu PKI yang dimunculkan secara masif, terstruktur dan terencana, Jokowi baru 3 tahun duduk di Istana Negara sudah direcoki dengan isu komunis dan PKI yang tiada henti.

    Tentu saja ini menjadi tanda tanya besar. Isu bahaya laten komunis yang telah puluhan tahum terkubur di perut bumi pun dibangkitkan lagi. Dimana logikanya coba?

    Intinya Komunisme sudah bangkrut dan sudah jadi hantu kuburan, tidak usah diungkit-ungkit lagi. Ideologi itu sudah tidak laku dan tidak diminati oleh anak muda masa kini di generasi milenial ini.

    Dalam konteks Indonesia yang majemuk, yang harus diwaspadai itu bukan almarhum komunis, akan tetapi gerombolan ekstrimis Islam seperti FPI, HTI dan ormas-ormas anarkis lainnya yang kerap menebarkan intoleransi, radikalisme, dan terorisme di masyarakat Indonesia yang majemuk. Merekalah yang paling bahaya.

    Tangkap 1 ekor PKI saja tidak mampu, kok bisa dengan yakinnya bilang ada 60 juta PKI di negara ini. Situ sehat?



    Penulis  :  Argo    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Tangkap 1 Ekor PKI Saja Tidak Mampu, Kok Bisa Bilang Ada 60 Juta PKI, Situ Sehat? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top