728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 19 September 2017

    #Warta : Seram, Bang Japar Dan FPI Pendukung Anies-Sandi Aksi Brutal, Mimpu Buruk Jakarta

    Jangan pernah beri ruang dan kesempatan kepada kejahatan, karena kejahatan tidak akan membiarkan sekecil apapun peluang dilewatkan untuk menyebarkan setiap virus-virusnya. Kalau kita tidak waspada dan awas, maka kejahatan itu tidak kita sadari sudah ada di depan pintu rumah kita.

    Apalagi kalau mengingat apa yang dikatakan oleh Bang Napi, kejahatan bukan hanya datang dari orang lain tetapi karena adanya kesempatan yang kita berikan. Jadi, tidak boleh ada celah sebenarnya untuk para penyebar kebencian dan penyebar kejahatan. Kalau diberi, siap-siaplah menghadapi badai kejahatan.

    Hal itu juga terjadi ketika kita membiar anarkisme dan intoleranisme mewabah melalui celah-celah kecil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Celah-celah kecil itu semakin membesar dan kini malah sudah menjadi badai yang bukan hanya menerpa para pendukung terbitnya Perppu Ormas, tetapi juga penolak Perppu Ormas.

    Bayangkan saja, bagaimana aksi brutal yang dilakukan oleh para kaum intoleran yang disasar oleh Perppu Ormas malah menyasar LSM yang menolak Perppu Ormas. Tidak habis pikir bagaimana mereka bisa menyerang kubu yang membela kebebasan mereka berorganisasi di negeri ini?? Apa mereka tidak sadar atau terlalu bodoh untuk dihasut??

    Serangan brutal yang menyerang LBH Jakarta adalah bukti bahwa ormas yang disasar Perppu Ormas ini adalah ormas anti demokrasi yang sebenarnya. Mereka membungkam dengan brutal aksi seni yang dilakukan oleh LBH Jakarta. Tetapi anehnya, malah pemerintah yang tetap juga disalahkan.

    Kelakuan ormas-ormas intoleran dan anti demokrasi inilah sebenarnya yang disasar oleh pemerintah untuk tidak lagi ada di tengah-tengah kehidupan bangsa dan negara. Itulah juga mengapa mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tidak mau memberikan dana hibah atau bansos untuk ormas-ormas yang kerjanya cuma buat rusuh mengganggu ketertiban.

    Tetapi sayangnya, Ahok berhasil dijungkalkan dan dipenjarakan atas andil ormas-ormas anti demokrasi dan intoleran ini. Kini, mereka seperti punya ruang dan kesempatan besar untuk melakukan aksi-aksi intimidtif, anarkis, dan juga persekusi yang sangat jauh dengan semangat demokrasi yang diperjuangkan LSM penolak Perppu Ormas.

    Ruang dan kesempatan yang membesar karena mereka kini punya Gubernur yang mendukung aksi-aksi mereka. Mendukung tentu saja tidak terang-terngan dan secara langsung, melainkan akan mendukung melalui APBD disalurkan kepada ormas tersebut dan juga bansos-bansos segar dan melimpah.

    Itulah mengapa kalau kita melihat bagaimana aksi brutal yang terjadi di LBH Jakarta tersebut akan menjadi sebuah gambaran atau pemanasan Jakarta Anies-Sandi. Ketika mereka menggadaikan Jakarta kepada kaum intoleran dan anarkis ini, maka siap-siaplah menuai badai. Masyarakat akan hidup tidak tenang dan nyaman lagi.

    Bagaimana mau tenang, Pilkada Jakarta saja sudah sangat mencekam begitu, bagaimana lagi kalau sudah memimpin. Aksi brutal ini akan menjadi sebuah peringatan pahit kepada para pendukung Anies-Sandi (kalau ada), yang mencintai perdamaian dan kenyamanan. Karena hal itu akan menjadi hal yang langka kalau ormas-ormas ini masih ada dan dipelihara.

    Ancaman keamanan seperti inilah yang membuat saya sangat mendukung supaya Presiden Jokowi benar-benar mensegerakan perpindahan Ibukota. Suapay pemerintahan pusat tidak terganggu aksi-aksi anarkis dan intoleran seperti ini dan pembangunan bisa terus dilakukan. Biar saja mereka buat rusuh di Jakarta, tetapi jangan sampai mengganggu pemerintahan pusat.

    Lalu bagaimana nasib Jakarta?? Jakarta hanya bisa menerima nasib. 5 tahun dipimpin Gubernur SARA dan Gubernur Saracen. Dan prediksi saya akan berlanjut terus sampai 5 tahun ke depan kecuali ada pergerakan massif rakyat seperti yang terjadi pada Pilkada jakarta 2012 dengan tokohnya Jokowi-Ahok.

    Tanpa itu, maka Jakarta tidak usah berharap banyak akan menjadi kota yang maju dan semakin tinggi peradabannya. Yang ada malah semakin tinggi tingkat kemunafikannya dan juga intoleransinya. Dan pergerakan intoleransi tersebut sudah mulai mewabah di tingkat RT dan RW di Jakarta.

    Jadi, tidak salah kalau saya katakan bahwa ke depan hal-hal seram seperti di LBH Jakarta akan terjadi lagi di masa kepemimpinan Anies-Sandi. Mereka akan sweeping dan paksakan ideologi dan prinsip mereka kepada semua orang. Itukah kehidupan demokrasi yang diinginkan para penolak Perppu??

    Selamat datang Jakarta yang menyeramkan, selamat memimpin Gubernur SARA dan SARACEN.

    Salam Seram.



    Penulis : Palti Hutabarat    Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Seram, Bang Japar Dan FPI Pendukung Anies-Sandi Aksi Brutal, Mimpu Buruk Jakarta Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top