728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 28 September 2017

    #Warta : Rizieq Ternyata Rindu Ingin Pulang, Ya Pulang Saja Ngapain Dibikin Repot

    Rizieq ternyata ingin sekali pulang ke Indonesia, setidaknya itulah yang disampaikan melalui juru bicara FPI Slamet Maarif. Dia bilang Rizieq sudah rindu ingin pulang. “Dibilang nggak rindu, siapa sih yang nggak kangen (Indonesia). Dia kangen ke Indonesia berkumpul dengan umat dan melakukan pengajian,” kata Slamet.

    Kalau begini, ini namanya mau pulang tidak berani, tidak pulang malah rindu. Jadi serba salah dan menimbulkan konflik serta dilema yang mendalam. Biasanya kalau sudah begini agak susah sih, mau maju banyak pertimbangan, mau mundurnya banyak kali alasannya. Sebenarnya ini masalah simpel, seperti kata Gus Dur, gitu aja kok repot.

    Kalau mau pulang ngapain harus dibikin ruwet? Kalau rindu ingin pulang ya silakan pulang. Toh tidak ada yang melarang. Tinggal beli tikest pesawat dan pulang. Kalau mau, dalam sehari saja sudah bisa sampai. Tapi nyatanya sudah beberapa kali akan pulang, tapi tak pulang-pulang. Akan akan akan terus entah sudah berapa kali tapi tidak jadi. Diri sendiri yang bikin situasi yang serba salah.

    Menurut Slamet, Rizieq memiliki pertimbangan matang kenapa tak pulang-pulang. Memangnya pertimbangan apa sih? Takut jutaan pendukung mendatangi bandara sehingga bandara lumpuh total dan mengakibatkan kerugian besar? Solusinya simpel saja sih, tak perlu umbar ke publik atau orang lain kalau mau pulang. Atau koordinasikan dengan polisi agar kepulangan tak diketahui siapa pun.

    Mudah bukan? Sewaktu pergi ke Arab Saudi saja mungkin dia tak beritahu siapa pun kalau tak akan kembali. Gunakan saja cara ini saat mau pulang. Pulang diam-diam sehingga jutaan massa pendukung takkan bikin semak bandara. Simpel sih tapi mungkin bagi Rizieq tak mudah melakukannya. Kalau memang niatnya benar dan tak ingin bikin gaduh bandara, tak perlu beritahu siapa pun. Berarti ada alasan lain bukan?

    Alasan apa lagi? Takut terjadi pertumpahan darah karena massa meledak emosinya? Ini juga tidak jadi masalah asalkan Rizieq mampu mengendalikan massa. Sungguh lucu kalau Rizieq yang notabene seorang ulama dengan massa pendukung jutaan, yang bahkan konon akan diangkat sebagai imam besar, tapi tidak mampu meyakinkan massa? Seharusnya dengan posisinya, mudah mengimbau agar massa tidak tersulut emosinya. Simpel bukan?

    Alasan ingin menunggu hingga musim haji usai? Bukankah sudah usai? Bagaimana dengan alasan takut diproses hukumnya atau kriminalisasi menurut versinya sendiri? Kalau yang ini, sebenarnya sudah gampang dicerna, siapa suruh mengucapkan dan melakukan banyak hal kontroversial. Kalau dulu tidak melakukan hal seperti itu, pasti sekarang aman-aman saja.

    Sepertinya alasan inilah yang lebih masuk akal. Tidak mau pulang, lebih tepatnya tidak bisa pulang karena ada kasus yang sedang menimpanya. Justru Rizieq pergi ke Arab Saudi di saat kasusnya sedang diselidiki dan diproses. Karena yang bersangkutan tidak pulang, maka kasusnya sementara ditunda. Kalau Rizieq sudah pulang, kasusnya pasti akan lanjut.

    Ini lebih masuk akal ketimbang alasan-alasan lain yang sebenarnya gampang dipatahkan. Kalau memang merasa tidak bersalah atau merasa menjadi korban kriminalisasi, cukup buktikan itu semua dan kalau memang terbukti tidak bersalah pasti bisa menyerang balik. Kalau tidak bersalah, kenapa musti takut dan mengelak. Kalau alasannya masuk akal sih masih mending, ini terkadang alasannya aneh.

    Tapi ya terserah yang bersangkutan. Pulang tak pulang juga urusannya dia. Yang mengalami dilema juga dia sendiri. Lagian masyarakat tak akan peduli untuk sementara karena ada isu lain yang jauh lebih menarik perhatian, yaitu isu kebangkitan PKI (konon dihidupkan oleh naga Dragon Ball) dan isu-isu lainnya yang dipaksakan. Isu ini hanya akan tenggelam kalau Rizieq benar-benar pulang. Kalau hanya rencana dan akan pulang, beritanya sudah basi. Orang sudah capek mendengarnya.

    Kalau melihat gelagat selama ini, mungkin Rizieq takkan pulang hingga tahun 2019 nanti. Kalau alasannya karena takut kasusnya diproses atau takut dikriminalisasi, maka kepulangannya masih akan lama. Bahkan bisa jadi menunggu Jokowi lengser baru akan pulang. Minimal 2019, paling lama 2024. Terlalu lama lho. Pening juga sih kalau begini.

    Bagaimana menurut Anda?



    Penulis   :    Xhardy   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Rizieq Ternyata Rindu Ingin Pulang, Ya Pulang Saja Ngapain Dibikin Repot Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top