728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 02 September 2017

    #Warta : Pak Jokowi Retas dan Pangkas Izin Usaha Dari Tahunan Jadi Kurang Dari Sehari!

    Presiden Joko Widodo telah menerbitkan peraturan presiden (perpres) tentang Percepatan Proses Pelaksanaan Berusaha pada Kamis, 31 Agustus lalu. Perpres tersebut merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi XVI. “Perpres ini tujuannya mempercepat proses perizinan,” ujar Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (31/8). Ini adalah langkah Pak Jokowi untuk meretas pembangunan Indonesia agar tak lagi dilanda penyakit 3 m (mangkrak, mandek dan macet) salah satu faktor penyebabnya adalah izin yang berbelit-belit, mempersulit dan bikin sembelit!

    Pak Jokowi membuktikan upaya dan kebijakan Pemerintah secara serius dalam bidang usaha yang tidak hanya sekedar wacana atau rencana belaka. Upaya reformasi yang dilakukan Pak Jokowi adalah salah satu bentuk konkrit dari agenda besar beliau yang menginginkan kemajuan dalam bidang ekonomi itu dilakukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Ini akan tercatat dalam sejarah di tanah air kita!

    Budaya yang hendak dibabat dan diretas Pak Jokowi dan itu sudah menjadi penyakit kronis di tanah air adalah izin yang berbelit-belit dan kerap menjadi lahan empuk untuk menggemukkan diri dari para oknum yang menyaru sebagai pejabat atau petugas yang terkait. Pak Jokowi jelas sudah mencium bau anyir alias bau busuk dari model atau pola lama perizinan dengan cara seperti itu.

    Beliau tidak memberi waktu atau kesempatan buat para pejabat bermain-main lagi di tengah kondisi pembangunan di tanah air yang sedang digenjot Pak Presiden. Dengan tegas, lugas dan khas, Pak Jokowi langsung mengeluarkan pilpres yang detil dan sistimatis untuk mengatur perizinan terkait investasi, baik di pusat maupun daerah. Perpres tersebut mengatur setiap kementerian dan lembaga untuk membentuk satuan tugas yang mengawasi proses perizinan.

    Tidak main-main. Pak Jokowi juga langsung menegaskan bahwa perpres ini memiliki target kerja. Bahkan Pak Jokowi memaparkan bahwa sekitar enam bulan mendatang, pemerintah akan memiliki satu gedung baru untuk menampung semua proses perizinan.”Saya kerja memiliki target, awal tahun paling lambat Februari kita harus memiliki satu gedung khusus pengurusan perizinan,” katanya.

    Wow, Pak Jokowi tidak hanya sekedar mengeluarkan peraturan presiden tetapi sekaligus mengupayakan wadah yang terpusat dan terkordinasi dalam sebuah gedung baru sehingga proses perizinan di pusat dan daerah bakal diurus dengan lebih fokus di sana. Pak Jokowi mengupayakan pengurusan izin satu pintu (single submission) benar-benar menjadi nyata dan terlaksana.

    Upaya Pak Presiden ini jelas adalah hasil dari mata tajam beliau yang sebenarnya prihatin dan bersimpati dengan pihak-pihak yang mengurus izin usaha yang kerap diping-pong atau dipersulit dan dimanfaatkan sebagai tambang atau lumbung uang. Bayangkan betapa capek dan lelahnya para investor atau pihak yang mengajukan izin usaha yang harus bolak-balik dan kerap nasib izinnya itu tak menentu kapan keluarnya.

    Pak Jokowi memahami hal ini. “Jadi ngurusnya sekali saja datang,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini. Ungkapan ini menunjukkan beliau memahami kondisi orang-orang yang selama ini kerap mengeluhkan proses izin usaha di Indonesia yang terkenal alot, sealot daging sapi yang ada di lemari es dan umurnya sudah puluhan tahun! Eh, Pak Jokowi memberi angin segar dengan terobosan reformasi layanan yang luar biasa.

    Pak Jokowi sendiri sebagai kepala negara juga turut malu karena perizinan di Indonesia yang prosesnya memakan waktu berminggu-minggu, bulan, hingga tahunan. Ini sudah menjadi penyakit bukan hanya menahun tapi sudah puluhan tahun dan digebrak oleh Pak Jokowi menjadi hanya dalam hitungan bahkan beberapa jam saja alias kurang dari sehari!

    Tujuan dari percepatan layanan perizinan ini jelas untuk memudahkan investor masuk ke Indonesia dan membuat pertumbuhan ekonomi membaik. Kalau izinnya dipersulit maka para investor jelas akan berpaling ke negara-negara lain yang juga ikut mengiming-imingi para investor luar dengan benefit menarik untuk berinvestasi di negaranya.

    Di Pusat bisa dengan mudah sekali untuk mengatur layanan izin dengan instan. Misalnya  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) saat ini bisa mengeluarkan sembilan izin dalam tiga jam. Tetapi tantangannya di daerah kerap jauh lebih lama dan lambat. Karena itu Pak Jokowi menginginkan penerapan dengan pola yang sama di daerah. Tak ada alasan pemda dengan dalih berbagai perda untuk mempersulit izin lagi saat ini!

    Melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Pak Jokowi memakai strategi yaitu dengan kordinasi dan sinkronisasi antara Kementrian dan lembaga dengan pemerintah daerah. Langkah kordinasi dan sinkronisasi ini adalah cara cerdik Pak Jokowi agar pemerintah daerah tidak berjalan semaunya kendati ada otonomi tapi mau tak mau harus ada kordinasi dan  sinkronisasi dengan kebijakan yang dikeluarkan dan dilakukan oleh Pemerintah melalui Kementrian dan Lembaga (KL)..

    Strategi jitu lainnya adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan penerapan izin terintegrasi agar berjalan transparan. “Selain itu, kebijakan ini bertujuan menyelesaikan hambatan dalam proses pelaksanaan serta memanfaatkan teknologi informasi melalui penerapan sistem perizinan terintegrasi (single submission),” terang Darmin.

    Reformasi layanan tak henti-hentinya dilakukan Pak Jokowi yang tidak hanya mengubah wajah proses birokrasi dalam hal izin usaha di Indonesia. Pak Jokowi jelas mengubah mental dan budaya manusia Indonesia agar tidak lagi menjadi oknum-oknum yang mempersulit dan meraup keuntungan di tengah kesulitan orang lain. Bukankah ini juga menjadi suatu wujud pembangunan manusia Indonesia serta pembangunan budaya kerja yang lebih baik, elegan dan memajukan bangsa dan negara kita. Dan ujungnya pembangunan ekonomi juga meningkat dan membaik dan bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia.  Maju terus Pak untuk 2 periode Indonesia.



    Penulis :   Ronny D Rondonuwu   SUmber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Pak Jokowi Retas dan Pangkas Izin Usaha Dari Tahunan Jadi Kurang Dari Sehari! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top