728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 01 September 2017

    #warta : Nah Lo, TNI AD Melaporkan Eggi Sudjana Ke Polisi

    Akhirnya kena batunya juga ini orang. Tim bantuan kuasa hukum Kodam V/Brawijaya kini melaporkan Eggi Sudjana ke Polres Tulungagung, Jawa Timur, pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 2017 kemarin karena secara sengaja dan terencana Eggi Sudjana memalsukan dokumen untuk memenangkan gugatan warga atas eks-lahan perkebunan Kaligentong yang dia tangani.

    Sebelumnya warga di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengajukan gugatan terhadap TNI AD terkait sengketa lahan eks-Perkebunan Kaligentong yang mereka tinggali. Mereka menggunakan jasa Eggi Sudjana sebagai Pengacara mereka untuk memenangkan sengketa tersebut.

    Lahan eks-Perkebunan Kaligentong yang digugat mencapai 1.530 hektare dan Eggi Sudjana mewakili 740 kepala keluarga yang bersengketa dengan TNI AD. Ternyata dalam pembelaan warga, Eggi Sudjana melakukan cara-cara kotor yang sangat tidak bermartabat dan melecehkan profesi Pengacara. Mungkin sudah menjadi tabiatnya cari makan dengan cara-cara yang tidak pantas, entahlah.

    Eggi Sudjana dilaporkan oleh TNI AD ke Polisi karena melanggar pasal 263 KUHP ayat 1 tentang membuat surat palsu, serta ayat 2 tentang menggunakan surat palsu. TNI AD mengendus bau yang tidak sedap adanya dokumen fiktif yang dibuat oleh Eggi Sudjana dalam pengajuan gugatan di Pengadilan Negeri Tulungagung.

    Salah satu temuan TNI AD yaitu adanya dua warga atas nama Mika Purnamasari dan Sadeni yang telah meninggal pada 2015, namun tercantum ikut menggugat TNIAD di tahun 2016. Padahal kedua warga tersebut sudah meninggal dunia pada 2015, bagaimana mungkin kedua warga tersebut melakukan gugatan pada tahun 2016. Bangkit dari alam kubur atau bagaimana?

    Yang hebatnya lagi, kedua warga yang sudah almarhum tersebut ikut memberi surat kuasa untuk menggugat TNI AD. Bukan hanya kedua warga yang sudah almarhum saja yang kembali ke dunia dari akhirat untuk menggugat TNI AD, akan tetapi juga ada 12 warga lainnya yang tidak ikut menggugat TNI AD, namun dicatut Eggi Sudjana ikut menggugat TNI AD. Nah lo.

    Asli parah banget, praktisi hukum kok melanggar Hukum. Setahu saya profesi Pengacara itu menjunjung tinggi kejujuran dan sportifitas, tapi beda dengan Eggi Sudjana ini. TNI AD aja berani dikadalin apalagi hanya warga sipil biasa?

    Bisa jadi selama ini Eggi Sudjana sudah terbiasa melakukan modus sindikat aksi tipu-tipu melalui pemalsuan dokumen. Buktinya terbongkar juga kan kedok dan boroknya yang melakukan pemalsuan dokumen agar kasus yang ditanganinya bisa menang melawan TNI AD.

    Wajar saja pihak TNI AD menjadi geram dan galau dengan adanya temuan fakta pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh Eggi Sudjana ini sehingga melaporkannya ke Polisi. TNI AD sebagai lembaga Institusi negara tentu saja muak dengan segala omong kosongnya.

    Sekarang tinggal ketegasan pihak Kepolisian untuk meluruskan kegeblegan serigala berbulu domba tersebut sesuai hukum dan Undang-undang yang berlaku.

    Dengan dilaporkannya Eggi Sudjana ke Polisi, tentu saja ini menjadi jalan yang semakin terjal nan berliku bagi Eggi Sudjana yang kerap bersuara keras dan lantang untuk pembenaran dirinya selama ini, termasuk dalam kasus sindikat Saracen. Bisa jadi pulangnya dari Mekkah pun lebih lama dari perkiraan.

    Melihat sepak terjangnya Eggi Sudjana, apakah kita tidak bertambah mual ketika tahu tipu daya manipulasi hukum yang dilakukan oleh Eggi Sudjana tanpa punya rasa malu itu? Setiap pelanggaran hukum tentunya harus diproses dengan seadil-adilnya tanpa pandang bulu sesuai aturan hukum yang berlaku.

    Jika saya ulas dan elus-elus lagi, tidak dapat dipungkiri bahwa tokoh satu ini memang sangat berani. Dalam kasus sindikat Saracen saja, Eggi Sudjana bahkan sangat berani mengajak perang melawan negara. Dia bahkan terus menerus jualan bahwa berkat jasanya Komjen Budi Gunawan bisa menang di praperadilan, padahal itu kasus yang sudah lama, sudah basi.

    Saya berharap setelah menunaikan rukun islam di Mekkah, pak Eggi Sudjana jadi warga NKRI yang baik dan insyaf dengan tidak lagi melakukan pemalsuan dokumen. Dan harapan saya yang berikutnya, semoga cepat pulang. Jangan seperti yang satu itu yang tidak berani pulang dengan alasan dan dalih dikriminalisasi.

    Hanya sekedar mengingatkan, khususnya buat pak Eggi Sudjana, ibadah haji itu adalah panggilan Allah, bukan karena panggilan Polisi lalu pura-pura ke Mekkah dengan alasan naik haji atau dengan alasan Umroh. Kura-kura begitu.



    Penulis :  Argo    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #warta : Nah Lo, TNI AD Melaporkan Eggi Sudjana Ke Polisi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top