728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 20 September 2017

    #Warta : Mantap! Jokowi Kembali Gagal Dijebak Lewat Isu Rohingya

    Beberapa waktu belakangan ini, isu Rohingya sedang hangat-hangatnya dibicarakan di Indonesia. Lihat saja di dunia maya, banyak tersebar foto-foto yang mempertontonkan kekejaman yang terjadi di sana. Sayangnya, tidak semua foto yang tersebar tersebut benar. Banyak sekali dari foto-foto tersebut hoax. Foto itu di ambil dari daerah mana dan kejadian sebenarnya seperti apa tapi ditambahkan caption seolah-olah foto tersebut diambil dari tempat kejadian pembantaian terhadap warga Rohingya.

    Hati-hati. Jangan mudah tertipu oleh foto hoax yang tujuannya untuk mengobarkan api kemarahan dari dalam diri orang yang melihatnya. Sangat gampang sebenarnya untuk membuktikan foto yang tersebar itu asli atau hoax. Kalian cukup lihat komentar-komentar yang ada pada foto tersebut. Biasanya, kalau foto itu hoax, akan ada komentar yang menyangkal keaslian foto tersebut. Tidak jarang, orang yang menyangkal tersebut menyertakan link dari foto tersebut. Kapan foto itu diambil dan kejadian sebenarnya seperti apa.

    Kita ini hidup dizaman dengan teknologi serba maju. Tolong jangan berfikiran seperti pada zaman batu.

    Lagian, konflik yang terjadi di Rohingya, faktor utamanya bukan karena permusuhan antar umat beragama. Jika yang kita dengar selama ini ada faktor “agama” di dalamnya, itu tidak lebih dari karena mayoritas yang pro rezim beragama Budha dan warga Rohingya beragama muslim.

    Sebelum kita meledak kan emosi di dalam diri sendiri, ada baiknya kita mencari informasi tentang kejadian yang sebenarnya. Jangan jadi seperti korek api. Punya kepala tapi nggak ada otaknya. Di gesek sedikit langsung menyala.

    Sadar atau tidak, isu Rohingya di Myanmar yang hangat di bicarakan di Indonesia beberapa waktu belakangan ini semakin hari semakin mengaburkan makna yang sebenarnya. Isu ini dibicarakan bukan lagi mengangkat sisi kemanusiaannya tapi lebih dari itu. Ada segelintir oknum yang secara sistematis, terstruktur dan massif mengolah isu tersebut dan membelokkannya untuk menyerang pemerintahan Jokowi.

    Coba kita lihat baik-baik, polanya sangat sama dengan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok dan isu kebangkitan PKI di era Jokowi. Isu-isu ini sengaja di goreng oleh oknum-oknum yang berkepentingan yang tujuan akhirnya adalah menembak Jokowi.

    Setelah isu Jokowi melindungi Ahok dan kebangkitan PKI tidak mempan menjatuhkan Jokowi, isu Rohingya ini yang akan di goreng habis-habisan.

    Lihat saja bagaimana sentimen agama di bangun diatas isu Rohingya ini tanpa menuturkan kejadian yang sebenarnya terjadi disana. Mereka ingin menciptakan permusuhan dan saling curiga antara umat Muslim dan Budha di Indonesia. Tujuan awalnya adalah konflik. Kalau sudah terjadi konflik antara umat Muslim dan Budha di Indonesia, mereka akan mendemo Jokowi dan meminta beliau turun dari kursi presiden karena di nilai gagal dalam menciptakan Indonesia damai.

    Mereka sengaja menjepit Jokowi dengan isu ini. Memaksa Jokowi menelan buah simalakama. Buah yang sampai sekarang pun saya tidak tahu bentuk dan rasanya seperti apa.

    Tapi sayangnya, Jokowi itu bukan anak kemaren sore. Kalau mereka fikir Jokowi mudah sekali di jebak, mereka salah. Jokowi itu orangnya memang pendiam dan terkesan santai, tapi disebalik itu, Jokowi adalah sosok yang jenius.

    Pola jebakan yang dilempar kan oknum berkepentingan untuk menjepit Jokowi itu kan hitung-hitungannya seperti ini :

    Pertama, kalau Jokowi terlalu over dalam bereaksi. Mereka akan menuduh Jokowi lebih mementingkan urusan negara lain dibanding menyelesaikan 1001 urusan dan permasalahan yang ada didalam negeri sendiri. Selain itu, mereka juga akan memanas-manasi rakyat Indonesia supaya beramai-ramai mendemo kedubes Myanmar, meminta memutuskan hubungan diplomatik. Lalu kemudian terjadi keributan. Dengan demikian, fokus Jokowi untuk membangun infrastruktur akan terganggu. Jika ini benar terjadi, mereka punya peluang menurunkan elektabilitas Jokowi yang ujung-ujungnya rakyat Indonesia akan fikir-fikir lagi untuk memilih Jokowi kembali.

    Kedua, kalau Jokowi diam dan tidak melakukan apa-apa. Mereka akan menuduh Jokowi lemah, ragu, ndeso dan tidak bertindak apa-apa ketika umat muslim dibantai disana. Kalau sudah demikian, sentimen Jokowi anti muslim akan kembali di dengungkan. Apalagi kemaren ada wakil rakyat yang sudah melemparkan bola panas via cuitan Twitter nya untuk disambut oleh penduduk bumi datar. Kemudian beramai-ramai mereka akan menggotong bola panas tersebut dan melemparnya kepada Jokowi. Kalau hal ini berhasil, saya yakin akan ada yang berteriak “Turunkan Jokowi”.

    Tapi seperti yang sudah-sudah, skenario cantik tapi busuk mereka ini sudah diketahui oleh Jokowi jauh-jauh hari. Malah dengan gerakan secepat kilat, Jokowi sudah menyiapkan penangkalnya.

    “Saya dan seluruh rakyat Indonesia, kita menyesalkan aksi kekerasan yang terjadi Rakhine State, Myanmar, perlu aksi nyata bukan hanya pernyatan kecaman-kecaman, dan pemerintah berkomitmen terus untuk membantu krisis kemanusiaan, bersinergi dengan kekuatan masyarakat sipil Indonesia dan juga masyarakat internasional,”

    Hahaha. Jokowi memang jenius. Seperti kata pepatah “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”. Cukup dengan kalimat singkat tapi padat, Jokowi telah menunjukkan sikap dan pendiriannya. Selain itu, secara tidak langsung, Jokowi telah “menampar” mereka yang cuma bisanya mengecam tanpa aksi nyata sama sekali.

    Dengan kalimat singkat tersebut, gagal lah skenario cantik tapi busuk mereka yang ingin menjatuhkan Jokowi lewat isu Rohingya.

    Begitulah kura-kura.



    Penulis :   Muhammad Hatim   Sumber   : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Mantap! Jokowi Kembali Gagal Dijebak Lewat Isu Rohingya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top