728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 24 September 2017

    #Warta : Kata Tengku, Benci Soeharto adalah PKI, Berarti Alumni 98?

    Dalam status berikut kita bisa menjumpai pernyataan tersebut. Kenapa 2 orang ini sangat dibenci, ada 2 wajah disana Soeharto (kiri) dan SBY (kanan), menurut Tengku, Harto adalah tokoh yang dibenci oleh PKI juga antek-anteknya karena membasmi PKI. Siapa sebenarnya yang membenci Soeharto?

    Kelompok yang paling membenci Soeharto tidak lain adalah alumni 98, para aktivis mahasiswa dari lintas kampus yang melakukan perubahan, demo menentang kekuasaan ORBA, salah satu tokohnya adalah Fahri Hamzah.
    Fahri Hamzah dulu sangat gagah, dia berkata: Tragedi Mei 1998, ujar Fahri, merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Hilangnya satu nyawa tak boleh dianggap sepele. Hilangnya satu nyawa adalah hilangnya seluruh nyawa. Mereka yang ditinggal, mereka yang terluka seumur hidup karena tak tahu saudaranya meninggal di mana, anaknya dibunuh siapa dan dikubur di mana
    Cukup kejam bukan? Era 98 memang sangat kejam, apakah mirip PKI? Oh tentu tidak (ujar penghuni bagian datar) 
    Kembali ke Tengku, Seperti apa yang Tengku katakan tadi pada cuitan diatas, kalau benci ke 2 orang ini berarti adalah PKI dan antek-anteknya. Fahri Hamzah merupakan salah satu orang yang bisa dikatakan seharusnya membenci Soeharto, karena jelas sekali terlibat dalam kegiatan 98 untuk melengserkan dirinya dari tahta.

    Tentunya ini merupakan tuduhan serius, Fahri Hamzah itu bukan PKI, tapi PKS, salah-salah aja Tengku ini.

    Isu PKI masih saja terus dikumandangkan oleh sebagian tokoh yang menjadi trendsetter, kita harus maklumi,  setiap September isu PKI pasti muncul sebagai isu politik. isu-isu terkait PKI ini akan terus menerus dilakukan karena apa? Karena sebentar lagi mau Pilpres saudara.
    Tentunya nanti yang akan tertuduh adalah bapak Jokowi. Sudah klasik!

    Seandainya kita bisa diberi kesempatan bertanya, mengapa  om Fadli Zon bangga ziarah ke makamnya Karl Marx yg mbahnya komunis?
    Kalau kita bisa bertanya lagi, mengapa PKS akrab dengan partai Komunis Cina
    Kalau boleh bertanya lagi, mengapa Aher teken kerja sama dengan komunis

    Kalau boleh lagi kita bertanya, mengapa dibuku ini tertulis PKS sebagai “partai komunis cita rasa ideologi Islam”

     

    Screen shot postingan Fathan Asadudin Sembiring tentang tulisan Seword

    Atau kalau kita boleh bertanya lagi mengapa anaknya Tifatul ini bisa mendapat beasiswa dari komunis cina? Sumber

    Dan terakhir kalinya saya bertanya, mengapa saat dulu Hidayat Nur Wahid PKS menjadi juru kampanyenya pak Jokowi, tidak ada isu Komunis sama sekali?

     
    http://nasional.republika .co.id/berita/nasional/politik/12/08/11/m8l8qo-hidayat-saya-dukung-jokowi-pimpin-solo-hingga-selesai

    Dari seabreknya bukti, Komunis itu memang dipakai sebagai salah satu isu untuk permainan politik Indonesia, jangan kaget, mungkin beberapa puluh tahun kedepan juga akan tetap sama, jika rakyatnya masih belum terbuka semua wawasannya. Sosialisasi itu sebenarnya penting, tapi sayangnya banyak pihak yang mempunyai kepentingan terus mempermainkan isu-isu PKI ini sebagai momok yang harus ditakuti.
    Isu lain selain Komunis cuma SARA, seperti apa yang dikatakan Buni Yani
    Menyedihkan dan benar-benar menyedihkan, tidak bisa bersain secara sehat, hanya isu ini terus diputar, cerdasnya rakyat masih saja diperalat, masih saja terprovokasi. Sebenarnya darurat mana, darurat mereka? Atau darurat ISIS? Atau hal lain yang juga menjadi momok menakutkan adalah terkait perang nuklir
    Diluar sana banyak hal yang sangat menakutkan, ISIS, Perang Nuklir, di Indonesia? Masih sibuk aja cari tahta. Kudet demi memperjuangkan selangkangan sapi, poligami, lelang perawan, Hidup nyaman kerja dikit terima duit besar, protes soal kata tangkap tangan beda dengan tertangkap tangan.

    Orang diluar sana terus menangis, terus menderita akibat perang, akibat tidak adanya keadilan sosial bagi seluruh warga, sedangkan di Indonesia rakyatnya cuma dimanfaatkan untuk setor dana yang 30%nya ditilep masuk kantong pribadi, dalih-dalihnya operasional.

    Dan warga hingga saat ini masih di adu domba dengan Film PKI buatan bapaknya Tommy? Yang membuat hasil anak-anak ini kehilangan moral dan menjadi bringas, tidak berperilaku sebagaimana anak pada umumnya.

    https://nasional.tempo .co/read/911708/anak-anak-teriakkan-bunuh-di-nobar-film-g-30-s-pki

    Pertanyaanya kapan Indonesia maju? Kapan Indonesia bersatu? Tunggu kaum radikalis alias ISIS datang menjajah? Atau Amerika meluncurkan nuklirnya ke Korea Utara? Baru kita semua melek dan terbuka matanya? Kembali ke jaman penjajahan perang, merasakan susah mencari makan, takut mati ditembak, bekerja sebagai budak hingga mati kelelahan. Apa tunggu itu semua baru kita ini sadar tidak saling caci maki? Tidak saling lempar isu ini isu itu.

    Indonesia sudah bagus maju infrastrukturnya, sementara kita menunggu hasil bibit yang ditanam tumbuh beberapa tahun kedepan, rakyat tentunya nanti pasti akan bahagia. Sudah enak seperti ini, kerja nyata terlihat. Mau kalian kembali kejaman candi hambalang? Salah satu keajaiban dunia era presiden terdahulu yang mangkrak dan ga ada hasil? Hasilnya cuma jadi mobil mewah, dan beragam selangkangan sapi.

    Tolong kasihani generasi penerusmu wahai para orang tua yang punya kepentingan.





    Penulis :  Bani     Sumber :   Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Kata Tengku, Benci Soeharto adalah PKI, Berarti Alumni 98? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top