728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 25 September 2017

    #Warta : Kata Mbah, Jokowi Kasih Angin Buat PKI, Mbah Amien Sepertinya Sedang Masuk Angin

    Dia sedang pingin jadi artis, sedang cari momentum buat terkenal atau viral, baiknya saya viralkan saja walau sebenarnya tidak penting, tapi jadi penting kalau hal ini dibiarkan terus menerus maka akan jadi pembodohan masal berjamaah.

    Menurut Amien, rezim Jokowi secara tidak disadari memberi angin bagi kebangkitan PKI. Karena itu, dia tidak setuju adanya remake film G30S/PKI karena dianggap berbahaya.

    Amien Rais sedang protes dengan wacana remake film 6G30S/PKI, dia juga bahkan mengancam pak Jokowi untuk lebih berhati-hati
    Kalau kemudian versi baru mau membenarkan PKI, saya kira siapapun akan bangkit untuk mengingatkan itu. Pokoknya Jokowi hati-hati
    banyak tokoh seperti halnya Tommy Soeharto yang juga sama-sama protes, dan menggangap kalau Film yang sudah ada itu fakta sejarah, baiknya kita iyain saja mereka.

    Namun saya tidak terima disini dengan pernyataan Amien Rais yang konyol!  “rezim Jokowi secara tidak disadari memberi angin bagi kebangkitan PKI.”

    Angin apa sih yang Amien Rais maksud ini? Kalau mbah ini masuk angin baiknya minum tolak angin sajalah! Takperlu berkomentar macam-macam, untungnya kita enak sebenarnya sekarang, tinggal membaca berita dari apa yang tersaji, coba kita dengar langsung dari bibir si mbah, bingung kalian pasti mencernanya, contoh saja kasus yang kemarin pidato itu soal cebong-cebong mana ngerti jihad.

    Intinya sudah berbicara tidak jelas, nyinyirannyapun tak berdasar. Saya menghormati beliau sebagai tokoh penggerak massa tahun 98, tapi waktu sudah merubahnya menjadi lebih tua, hingga seperti inilah sekarang.

    Kita ini sebenarnya ada PKI? Atau ada ISIS kaum radikalis? Darurat mana? Nyerang hantu, atau nyerang yang ada didepan mata, tuh di Marawi, atas Sulawesi.

    Komunis-komunis, sekalian saja kok Amies! Bosen saya mendengarnya, bulan September penuh dengan berita komunis, sampai-sampai teralihkan berita rakyat Rohingya di Rahikne, sungguh cuma cari kesempatan laga-laga stop humanity saja mereka ini.

    Kalau rezim Jokowi memberikan angin segar kepada hantu PKI, coba kita lihat fakta Presiden gagah sebelum Jokowi, ngasih angin segar kesiapa beliau. Simak berita berikut ini!
    http://nasional.kompas .com/read/2015/03/31/17190411/Paham.Radikalisme.di.Indonesia.Dinilai.Berkembang.di.Masa.Pemerintahan.SBY

    Berkembangnya paham-paham radikal seperti Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Indonesia, dinilai tumbuh pesat sejak era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sikap pemerintah yang dianggap salah dalam menyikapi kelompok yang dianggap sesat, dianggap memberikan pembenaran untuk melakukan kekerasan.

    Contoh singkat saja, tahun kapan itu para simpatisan ISIS Indonesia berangkat ke Iraq dan Suriah? Tahunnya? “….” Kasus-kasus yang terjadi sekarang saat ini, para kaum radikal yang meneror, kira-kira latihannya dari jaman kapan? Jaman “….” dari mulai mengumpulkan modal-modal sumbangan entah dari berbagai sumber, dijadikan modal buat apa? Buat terbang, buat jihad ke Suriah atau Irak, buat beli bahan kimia peledak, buat bikin senjata api rakitan.

    Sudah segagah ini, kalau kalian lihat media sosial sekarang, berapa persen sih yang saling berbagi ilmu tentang kokAmies ini? Ada? Mana buktinya? Berapa banyak?

    Sebanyak kita menjumpai simpatisan ISIS yang sedang melebarkan sayap pahamnya tidak? Sebesar akun-akun media sosial mereka tidak yang mempromosikan ajaran ISIS secara terang-terangan? Keywordnya pun gampang, saya tidak perlu menjelaskan secara detail yang jelas.

    Ketimbang KokAmies, lebih ketara ISIS! September cuma dipakai memang kental kaitannya dengan KokAmies untuk urusan politis, jadi masalah ISIS diabaikan sementara, karena? Karena belum ada kasus lagi lah.

    Kalau sudah nanti ada yang meledakan diri, kalau sudah ada yang menyerang polisi lagi, atau aparat keamanan lagi. Baru deh teralihkan, kiasnya sok peduli padahal telat waspadanya.
    Terang-terangan mana? Dari Jaman Amrozi CS hingga beberapa bulan lalu yang menikam seorang polisi dengan berteriak Togut! KokAmies atau ISIS?

    Lah Jokowi dibilang kasih angin segar ke Komunis? Siapa bung yang mau pakai paham Komunis, kaya terus kaya, miskin terus miskin, logikanya seperti itu bukan? Rakyat mana yang mau jadi miskin terus? Lalu juga rakyat maa yang kaya terus menerus? Perpolitikan terus berputar bukan? 5 Tahun sekali.

    Contoh saja sekarang Anies, Tidak serta merta selalu dari kubunya Jokowi bukan yang memimpin? Jadi paham kokamies yang mana? Siapa yang menerapkan? Hantu? Pocong? Atau buaya? Demi kepentingan isu KokAmies ini perlu dikasih tolak angin supaya si mbah tidak masuk angin.
    Salam kura-kura




    Penulis :    Bani    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Kata Mbah, Jokowi Kasih Angin Buat PKI, Mbah Amien Sepertinya Sedang Masuk Angin Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top