728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 27 September 2017

    #Warta : Jokowi Bersembunyi Di Hati Rakyat

    Tempat bersembunyi paling aman bagi pemimpin adalah hati rakyatnya. Istilah ini pernah saya dengar dalam sebuah film laga Korea. Mengambil latar Korea di zaman kerajaan masa lampau. Meski hanya ucapan dari salah satu artis Korea dalam film, saya melihat ucapan tersebut ada benarnya juga dan terbukti di negara kita Indonesia.


    Mulai dari presiden pertama kita Bung Karno begitu dicintai oleh rakyatnya. Ini dikarenakan Bung Karno dekat dengan rakyat dan ada di hati rakyatnya. Beralih ke Pak Harto. Terlepas dari kontrofersinya memimpin negeri dengan represif dan menelan banyak korban jiwa, hingga hari ini beliau masih memiliki pengagum. Beralih ke Habibi dan K.H Abdurahman Wahid (Gusdur) yang hingga saat ini masih banyak dikagumi. Sama halnya dengan ibu Megawati.

    Semua pemimpin tadi memiliki pengagum masing-masing dan juga memiliki pembenci (heaters). Saya sendiri sangat kagum dengan Bung Karno dan bercita-cita kelak menjadi sosok negarawan seperti beliau. Serta saya sangat tidak suka dengan sikap pak Harto yang begitu represif. Sementara dari Gusdur, saya meneladani sikap beliau yang santai dalam menghadapi masalah. Serta mempu memberikan ketengan dan kesejukan di hati rakyat.

    Lalu bagaimana dengan presiden ketujuh kita, Pak Jokowi? Sejak beliau berniat bertarung dalam perebutan kursi DKI Jakarta Satu pada 2012 lalu, beliau sudah diserang berbagai isu SARA dari lawan-lawan politiknya. Ditambah lagi pilihannya untuk berpasangan dengan wakilnya kala itu Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang dianggap sejumlah orang triple minoritas.

    Isu miring mengenai Jokowi lebih masif, terstruktur dan terencana saat beliau memutuskan ikut serta dalam perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Tidak hanya diserang dengan isu SARA, isu bertambah lagi dengan tuduhan Jokowi sebagai turunan komunis. Isu miring yang menyerang beliau tak hanya dilancarkan saat pilpres saja, namun berlanjut hingga saat ini. Bahkan ada seorang menulis buku yang menuding Jokowi adalah turunan PKI.

    Segala isu miring yang menyerang dirinya, lantas tak membuat Jokowi dibenci oleh rakyatnya. Justru banyak rakyat yang semakin bersimpati kepada beliau. Ya namun ada juga sekelompok orang yang tetap membencinya, biasanya disebut dengan “barisan sakit hati”. Terakhir sebuah organisasi industri kebencian berana Saracen berhasil dibongkar oleh polisi. Meski belum diketahui siapa di balik Saracen, banyak pihak menduga organisasi ini dibuat untuk menyerang Jokowi.

    Namun mengapa mereka tak berhasil membuat Jokowi dibenci oleh para pengagumnya? Ini karena Jokowi berhasil mengambil hati rakyatnya. Jokowi adalah bagian dari rakyat itu sendiri dan Jokowi adalah rakyat. Banyak kebijakan Jokowi yang dianggap sejumlah kalangan tidak masuk di akal dan kurang menjadi solusi. Akan tetapi sikap Jokowi yang reaktif terhadap keinginan rakyat, membuat semua anggapan itu gugur untuk sementara waktu.

    Dua contoh kebijakan yang saya kira membuat Jokowi dicintai rakyat. Pertama adalah pembentukan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang dianggap menjadi solusi bagi maraknya pungli yang menyulitkan masyarakat dalam berurusan dengan birokrasi pemerintah. Kedua adalah reformasi agraria yang diimplementasikan melalui pembagian sertifikat tanah kepada para petani.


    Korupsi di tubuh birokrasi telah ada sejak zaman VOC, hingga di era Indonesia merdeka tindakan yang merugikan rakyat ini telah mendarah daging. Masyarakat takut ketika harus berhadapan dengan birokrasi. Mereka takut harus mengeluarkan “uang terimakasih” atau mereka takut diperas oleh aparat. Jokowi hadir dengan kebijakan saber punglinya dan menjadi jawaban atas keresahan masyarakat.


    Indonesia adalah negara kepulauan, mayoritas masyarakat hidup dengan bertani dan nelayan. Namun banyak lahan sengketa yang diambil oleh pengembang atau dipatok oleh oknum penguasa daerah. Legalitas atau kejelasan tanah juga menjadi masalah besar. Akhirnya banyak petani sulit untuk mengarap lahan mereka sendiri, karena ada maslah kepemilikan. Jokowi datang dan menargetkan pembagian lima juta sertifikat tanah di Indonesia. Hal ini membuat petani senang dan rakyat berempati terhadapnya.


    Selain itu sikap beliau dan keluarga yang sederhana juga mampu membius masyarakat untuk jatuh cinta padanya. Tampil dengan apa adanya, rela turun ke masyarakat dan mendengar keluh kesah dari masyarakat. Ini membuat Jokowi aman bersembunyi di dalam hati rakyat. Namun pesan saya untuk presiden yang juga saya kagumi, tunaikan tugas bapak dengan tuntas. Jangan kecewakan kami rakyat mu yang selalu mendukung dan mendoakan mu.




    Penulis :  Asto Notonegoro   Sumber  : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Jokowi Bersembunyi Di Hati Rakyat Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top