728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 20 September 2017

    #Warta : Isu Kebangkitan PKI Dihembuskan Orang Bodoh, Yang Mempercayainya Lebih Bodoh Lagi

    Serangan untuk Presiden Jokowi kembali datang. Pilpres memang baru akan diadakan 2019 nanti. Tapi sang rival yang ambisinya selalu terjegal sudah memulai serangan sejak dini. Serangan fajar yang sangat menggebu-gebu namun sayangnya gagal lagi…… gagal lagi.

    Ahok memang tumbang. Tapi Jokowi tetap berdiri tegak sampai sekarang. Mereka tak bisa menjatuhkan Jokowi lewat kasus Ahok.

    Kasus Rohingyapun ditunggangi untuk menghembuskan isu Islam sedang dizolimi di rezim Jokowi. Apapun yang dilakukan Jokowi selalu salah di mata mereka. Jokowi memberikan bantuan dibilang pencitraan. Jokowi diam dibilang anti Islam. Logika khas kaum bumi datar. Kaum yang sebetulnya berpikir tanpa logika. Semua dirumuskan seenak mereka sendiri dan semau-maunya mereka.

    Contoh konyol juga sudah dipertontonkan oleh orang tua yang seumur hidupnya tidak akan pernah berhasil mengubah dirinya menjadi A+ (baca A-Plus). Dialah A- (baca A-Min) alias Amien Rais. Dengan lantangnya Amein Rais memberi pernyataan bahwa Jokowi wajib hentikan penindasan terhadap Rohingya.
    Ngakak guling-guling sampai mules. Apa hubungannya coba??? Memangnya Jokowi Presiden Rohingya, sampai pakai acara wajib-wajib segala seperti itu??? Memangnya siapa juga seorang Amien Rais sampai bisa dengan penuh percaya diri mewajibkan Presiden RI seperti itu???

    Sementara kewajiban Amien Rais untuk membangun bangsa ini justru tidak dilakukannya. Sejak dulu perkataan dan kelakuannya justru membuat bangsa ini semakin minus diracuni ucapan-ucapannya yang memprovokasi dan berpotensi membuat rusuh negara. Dirimu selamanya memang akan selalu menjadi A- (baca A-Min), bukan A+ (baca A-Plus). Orang tua yang tak layak dijadikan panutan. Parah.

    Dan sekarang, serangan selanjutnya menghembuskan isu tentang kebangkitan PKI. Isu lama yang sudah dipakai sejak awal untuk menjatuhkan Jokowi. Orang tua Jokowi dituduh sebagai PKI. Karena itulah Jokowi juga dicap PKI. Isu yang sama sekali tidak masuk akal, karena keberadaan orang tua sampai kakek nenek Jokowi juga bisa dicek dan ricek keadaannya seperti apa. Isu palu arit yang kembali didendangkan.
    Isu tentang kebangkitan PKI begitu masifnya digoreng akhir-akhir ini. Bagiku pribadi isu ini sangat konyol mengingat negara-negara komunis sudah mulai meninggalkan paham yang satu ini. Komunis sudah tak laku lagi sekarang.

    Sekarang ini komunisme di dunia sudah kalah bahkan bisa disebut sudah mati. Mengapa???
    Karena tidak ada fraksis atau aplikasi dari filosofi teori komunisme itu yang berhasil dipraktekkan dalam kenegaraan dan kemasyarakatan. Uni Soviet runtuh. Jerman Timur, Hongaria, Bulgaria, Polandia, Rumania, Albania, Yugoslovakia, Cekoslovakia, Angola, Benin, Kongo, Ethiopia, Mozambik, Yaman Selatan, Afganistan, Kamboja dan yang terakhir Kuba, semuanya runtuh. Yang masih tertinggal hanyalah Korea Utara.

    Secara resmi China masih berideologi komunis, tapi prakteknya sudah sangat kapitalis. Sama juga keadaannya dengan Vietnam.

    Kalau orang masih percaya komunisme dan mau menerapkannya di dalam sistem kemasyarakatan sekarang ini, orang itu adalah orang yang bodoh. Mengapa??? Karena dalam prakteknya, penyelenggaraan negara rezim komunisme itu sangat biadab. Tidak ada satu rezim komunis yang berbudaya. Lantas siapa yang mau??? Pahamkan itu sayang!!!

    Sekalipun demikian, komunisme ini memang tetap harus diwaspadai karena masih sering dijadikan sebagai alat untuk pertarungan politik seperti yang saat ini terjadi di Indonesia. Baik yang pro maupun kontra sama-sama masih punya pengikut atau simpatisan. Padahal mereka-mereka ini banyak pula yang tidak mengalami kejadiannya secara langsung di tahun itu.

    Jikapun ada yang mengalami secara langsung atau berkenaan dengan anggota keluarganya secara langsung, kejadian PKI pasti akan membuka luka lama yang jelas sangat menyakitkan. Aku dedikasikan artikel ini untuk rakyat Indonesia yang anggota keluarganya gugur karena kekejaman PKI di masa lalu. Tuhan sanggup menyembuhkan segala luka termasuk luka batin di dalam hati.
    Negarapun sudah menjamin bahwa PKI adalah organisasi terlarang di seluruh wilayah kekuasaan negara Republik Indonesia. Tertuang dengan jelas dalam Keputusan Presiden Nomor 1/3/1966 perihal pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) yang kemudian diperkuat dengan Ketetapan MPRS Nomor XXV/1966.

    Karena itu, tak perlu kita kuatirkan lagi tentang kebangkitan PKI di negara ini. Pemerintah pasti akan dengan tegas menggebuknya seperti yang sudah dijanjikan juga oleh Presiden Jokowi. Secara konstitusipun kebangkitan PKI di Indonesia sudah sangat tidak mungkin lagi. Koridor dan aturan hukumnya sudah sangat jelas tak perlu diragukan lagi.
    Namun waspada tetap harus. Laporkan setiap ada pergerakan mencurigakan terkait PKI sekecil apapun itu. Laporan harus disertai dengan bukti-bukti yang jelas tentunya. Jangan asal menuduh. Jangan asal teriak PKI. Pengacau itu namanya, karena dengan sengaja membuat situasi bangsa menjadi rusuh.

    Seperti contoh berikut ini, dikabarkan heboh di facebook, masuk PKI dapat Rp 50 juta per bulan. Tertulis di sana markasnya di kawasan Limo, Depok.
    Mari rakyat Indonesia berpikirlah cerdas sedikit saja, tak perlu banyak-banyak.
    Jika 1 orang masuk PKI dapat Rp 50 juta per bulan masuk akalkah itu semua??? Jangankan Rp 50 juta, dulu saat demo kasus Ahok, 1 orang dibayar 50 ribu plus nasi bungkus sudah ada 7 juta orang yang ikut. Bayangkan!!! 7 juta orang. Ckckckck……. Lantas yang 50 juta per bulan ini bakalan berapa puluh juta orang yang ikut karena tergiur segepok uang yang memang fantastis jumlahnya. Masuk logika kewarasankah ini semua???

    Harus menyediakan dana seberapa banyak hanya untuk membangkitkan PKI yang sudah jelas-jelas di larang di negara ini??? Siapakah yang sanggup menyokong kebangkitan PKI dengan uang yang sebegitu besar??? Jokowi??? Korea Utara??? Atau siapa??? Hanya membayangkannya saja aku sudah ngakak guling-guling. Fitnah itu lebih kejam daripada tidak memfitnah. Lagi-lagi pahamkan itu sayang!!!
    Jadi untuk saat ini yang harus kita waspadai lebih dari kebangkitan PKI adalah orang yang berteriak-teriak PKI itu sendiri. Karena dari penjelasan di atas sudah sangat jelas bahwa tidak ada yang namanya kebangkitan PKI di negara ini. Negara jelas-jelas melarang keberadaan PKI. Yang ada hanyalah orang-orang yang ingin mengadu domba bangsa ini dengan menghembuskan isu kebangkitan PKI dengan cara yang norak dan menjijikkan. Fitnahan keji khas kaum bumi datar.
    Di sisi lain, di saat aku yang Kristen ini merasa sangat terberkati dengan ke-Islaman seorang Jokowi. Aku bisa melihat dengan jelas wajah Islam yang sejuk dan penuh kasih dalam sikap yang ditunjukkan Jokowi selama ini. Islam yang Rahmatan ‘Lil Alamin. “Kalian” justru memfitnah Jokowi dengan sebutan PKI tanpa bukti-bukti yang jelas. Rezim Jokowi “kalian” tuduh hendak membangkitkan PKI hanya dengan bermodalkan kebencian tak berujung. Sadarilah bahwa “kalian” sudah termakan isu-isu yang disebarkan oleh oknum dan golongan yang sangat berambisi memegang tampuk kekuasaan tertinggi di negara ini dengan cara yang sangat licik.
    Aku benar-benar tak habis pikir dengan sikap “kalian” ini. Betapa jahatnya “kalian” memperlakukan seorang Muslim taat yang baik seperti Jokowi. Cuma anak durhaka yang tega melakukan itu semua kepada Bapaknya sendiri. Dan itulah “kalian”. DURHAKA!!!
    Tak pernah ada kata terlambat untuk menyadari bahwa isu kebangkitan PKI ini adalah rekayasa yang mereka ciptakan untuk mengacaukan situasi negara. Jangan terpancing!!! Kalaupun kebangkitan PKI itu benar-benar ada, ayo kita lawan bersama!!!
    Menghadapi isu kebangkitan PKI ini tak ada jalan lain selain mengedepankan kewaspadaan disertai akal sehat dan hati nurani yang bersih. Untuk Indonesia yang lebih baik lagi.

    #SayaIndonesia #SayaPancasila




    Penulis :   Jemima Mulyandari   Sumber   : Seword .com


    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Isu Kebangkitan PKI Dihembuskan Orang Bodoh, Yang Mempercayainya Lebih Bodoh Lagi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top