728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 15 September 2017

    #Warta : Henry Yoso Ingin KPK Dibekukan, Situ Waras? Yang bentuk KPK itu Megawati

    Semakin kesini semakin kentara nafsu membubarkan KPK dengan strategi yang terstruktur, masif dan terencana. Sejak awal berdirinya KPK hingga kini lembaga anti rasuah itu telah menjadi momok bagi sebagian kalangan, khususnya anggota DPR yang terlibat skandal mega korupsi.

    Itulah sebabnya para dewan yang terhormat itu selalu mencari-cari cara dan kesalahan KPK. Kalau KPK dibekukan kan enak banget bisa korupsi dengan tenang, aman dan nyaman senantiasa. Contohnya anggota Pansus Hak Angket KPK di DPR Henry Yosodiningrat dari partai pemenang pemilu PDIP yang sangat bernafsu KPK dibekukan.

    Henry Yoso ngeles ada beberapa temuan dari Pansus Hak Angket KPK terhadap kinerja KPK yang sangat buruk dan tendensius sehingga Pansus memberikan beberapa rekomendasi ke Pemerintah. Oleh karena itu, menurut Henry Yoso KPK distop dulu untuk sementara waktu. Dan itu bukan hak yang mustahil menurut anak buahnya Megawati ini.

    “Rekomendasi dari kita apa misalnya, merevisi (UU KPK). Kalau perlu sementara setop dulu (bekukan) deh misalnya. KPK setop. Ini tidak mustahil,” ujar Henry Yoso.

    Dia amat sangat berharap pemerintah menerima rekomendasi yang diberikan pansus angket KPK, termasuk namun tidak terbatas jika ada rekomendasi membekukan KPK. Soal tindakan pemberantasan korupsi, menurut Henry Yoso ini dikembalikan saja ke penegak hukum lainnya seperti Polri dan Kejaksaan yang juga memiliki kewenangan sama dengan KPK.

    “Kembalikan dulu yang ada. Polri masih punya wewenang, jaksa masih punya wewenang. Dan mereka hanya melaksanakan sebagian dari kewenangan yang dimiliki, polisi dan penuntut umum,” tegas Henry dengan penuh nafsu.

    Henry Yoso ini mabok yah? Yang bentuk KPK itu Megawati saat jadi Presiden dulu. Ini adalah blunder yang luar biasa yang telah dilakukan oleh kader PDIP yang tidak bisa membaca aspirasi masyarakat yang selama ini sangat menghargai KPK dan menganggap lembaga ini yang paling efektif dalam memberantas korupsi di negeri ini.

    Keinginannya membekukan KPK bikin para tokoh dan mayoritas masyarakat jadi geram dan bersuara keras tidak setuju bila KPK dibekukan. Memang tidak ada niat para senewen yang duduk manis di Senayan untuk membantu KPK memberangus praktik-praktik korupsi di negara ini.

    Blunder kader  PDIP ini akan menggerus tingkat kepercayaan masyarakat dan berdampak pada pilpres 2019 mendatang. Kalau mau terus terang, jujur saja banyak orang yang pilih PDIP pada pilpres 2014 yang lalu agar pak Jokowi menang jadi Presiden. Lha ini bukannya menjaga kepercayaan rakyat kepada PDIP, malah menghancurkan nama baik partainya sendiri dengan cara-cara yang tidak pantas.

    Sejak dulu berbagai modus dan akal bulus gencar mereka lakukan untuk melemahkan lembaga anti rasuah itu. Kini mereka mengancam KPK dibekukan, namun tidak menjelaskan dengan transparan apakah pembekuan yang dimaksud berarti pembubaran KPK. Dibekukan atau dibubarkan konotasinya sama saja, lebih baik DPR saja yang dibekukan. DPR yang kinerjanya seperti sekarang ini, lebih baik bubar.

    Melihat niat busuk Henry Yoso ini yang berpotensi ambruknya kredibilitas PDIP pada pilpres 2019 mendatang, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto segera mengklarifikasi bahwa partainya sama sekali tak punya niat untuk membekukan KPK.

    “Partai tidak berada pada posisi meminta pembubaran atau pembekuan. Rekomendasi yang dipersiapkan partai tetap bertitik tolak pada tugas KPK di dalam mencegah dan memberantas korupsi,” tegas Hasto.

    Presiden Jokowi juga menegaskan tidak akan membiarkan pelemahan terhadap KPK. Presiden Jokowi menjelaskan bahwa KPK merupakan lembaga yang dipercaya rakyat Indonesia untuk memberantas korupsi. Oleh karena itu KPK harus diperkuat untuk mempercepat pemberantasan korupsi di tanah air.

    “Korupsi kejahatan yang luar biasa, harus kita berantas. Saya tak akan membiarkan KPK diperlemah,” tegas Jokowi.

    Tidak perlu panjang kali lebar, cukup 14 kata dari pak Jokowi sudah bisa mematahkan upaya apapun yang akan menjegal KPK.

    Cuma bisa geleng kepala dan tepuk jidat berkali-kali melihat sepak terjang orang yang gagal paham dan merasa benar sendiri. Fakta berbicara bahwa mayoritas pencuri uang rakyat ada di DPR, itulah sebabnya kenapa KPK mau mereka bekukan karena menjadi batu sandungan bagi mereka.

    PDIP perlu minta kedua kadernya, Masinton Pasaribu dan Henry Yosodiningrat segera minta maaf dan minta ampun kepada rakyat Indonesia karena mereka berdua telah terbukti tidak paham aspirasi rakyat. Lebih baik kehilangan dua kader yang tidak berguna dan salah jalan daripada kehilangan suara pada pilpres 2019. Kura-kura begitu.






    Penulis : Argo      Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Henry Yoso Ingin KPK Dibekukan, Situ Waras? Yang bentuk KPK itu Megawati Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top