728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 25 September 2017

    #Warta : Geli! Kader Gerinda Acting Jadi Jubir TNI, Lagi Giring Opini Terus Broh!

    Baru sehari yang lalu ada ucapan datang dari (Wasekjen) Partai Gerindra Andre Rosiade yang mengatakan kalau kita ini warga Indonesia, gagal memahami apa yang dikatakan oleh Prabowo soal pencitraan. Geli ya ada pembenaran seperti itu,
    Pembahasanya sudah saya tuliskan kemarin dalam laman berikut ini

    Kata Gerindra, Kita Salah Memahami Ucapan Prabowo!

    Konon ceritanya kalau membaca kolom komentar “Gerindra itu tidak salah, kita (orang waras) sukar memahami orang gila. Kita gak mau turun derajat jadi orang gila. Sekian”

    Mungkin ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh salah satu pembaca setia seword tersebut. Sehari setelahnya tanggal 24 September 2017 pukul 21.50 eh Gerindra kumat lagi broh!
    Awal mula ceritanya itu begini.

    https://news.detik .com/berita/3656165/isu-penyelundupan-senjata-wiranto-itu-pengadaan-bin-miskomunikasi-saja

    Pukul 17.54 Tanggal 24 September 2017, ada Press Release dari Menkopolhukam Bapak Wiranto yang angkat bicara mengenai isu penyelundupan 5.000 senjata. Menurut Wiranto, hal itu hanya merupakan miskomunikasi saja.
    Isu 5.000 senjata itu bisa disimak dalam tulisan saya berikut

    Info Panglima, Ada 5 Ribu Senjata Ilegal, Sebagian Rakyat Duga PKI, Mereka Gagal Paham!

    Isu ini pertama kali mengemuka dari pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam pertemuan internal, dan intinya senjata  itu berhubungan dengan pembelian 500 pucuk senjata buatan Pindad yang diperuntukkan untuk sekolah intelijen, bukan juga 5000 senjata. Berikut Press Releasenya

    Terdapat kalimat “Terdapat pengandaan 500 pucuk senjata laras pendek buatan PINDAD (bukan 5000 pucuk dan bukan standar TNI)”

    Sudah cukup jelas harusnya yah beritanya? Kita tentunya disini orang waras bukan? Kembali ke komentar pembaca netizen diatas itu loh.

    Eh usut punya usut, isu ini sudah dicounter oleh pak Wiranto, kayaknya ada yang jadi geli-geli kepanasan gitu, masih tetap pingin isu ini eksis. Supaya dagangan komunisnya laris, mau gak mau dari pada amis jadi ada yang sedang main jubir-jubiran gitu.

    Datanglah cerita baru berikut ini.

    Tanggal 24 September 2017 pukul 21.50, Pahlawan dari Gerindra datang.

    https://www.jpnn .com/news/gerindra-yang-dimaksud-panglima-tni-bukan-bin-1
    Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan kalau muncul spekulasi bahwa institusi tersebut adalah Badan Intelijen Negara (BIN) sangat tidak berdasar.
    Sebab, tegas dia, berdasarkan tugas dan wewenang di bidang intelijen, tidak ada kepentingan BIN untuk mengimpor senjata dengan jumlah begitu besar.

    Dengan fungsi intelijen, ujar Dasco, BIN mengumpulkan informasi berdasarkan fakta untuk mendeteksi dan melakukan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan setiap ancaman terhadap keamanan nasional.

    Anggota Komisi III DPR itu menuturkan, sebelum ada keterangan yang jelas dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo soal institusi mana yang pernah berencana mengimpor senjata, sebaiknya semua pihak tidak berasumsi.

    Mungkin saat ini saya sedang bermimpi membacanya, maklum saya sedang bergadang sambil menyeruput kopi mengerjakan tugas untuk esok hari, menyempatkan waktu untuk menulis sejenak keunikan dari om-om Gerindra ini, oke punya alasannya!
    Beberapa kalimat saya cetak tebal disana
    • Badan Intelijen Negara (BIN) sangat tidak berdasar.
    • Mengimpor senjata
    • Jumlah begitu besar
    • Sebelum ada keterangan yang jelas dari Panglima TNI
    • Sebaiknya semua pihak tidak berasumsi.
    Sedikit merinding! Baiklah kita mulai, Pak Wiranto yang mengatakan kalau institusi itu adalah BIN, pak Wiranto yang mengatakan, bukan saya loh sebagai penulis yang nulis, bukan juga para MCA yang ngomong, bukan juga rumput yang bergoyang dihalaman belakang yang berbicara.

    Dan Anggota Komisi III DPR itu mengatakan kalau apabila dikatakan instansi itu adalah BIN maka sangat tidak berdasar? Gile! Saya jadi penasaran, hari esok, apa ya klarifikasinya dia terkait pernyataannya ini. Yang telak menyangkal “Kebenaran” Ibarat Prabowo berbicara soal bantuan Rohingya pencitraan. 11:12 saja.

    Lanjut kepersoalan Mengimpor senjata, siapa yang mengimpor? Perusahaan mana yang mengimpor? Saya baru tau loh kalau PINDAD itu dalam hayalan Anggota Komisi III DPR ini kayaknya dari luar negeri jadi harus mengimpor ke Indonesia. Mari kita beri tepuk tangan yang meriah.

    Lalu kata dia jumlahnya begitu besar? Antara baca berita atau baca komik yang fantasinya kemana-mana, 5.000 bolehlah “jumlah besar” tapi kalau 500 ? 5000 banding 500 ? Kayaknya jauh lebih kecil ya saudara! Tapi dianggap besar jumlah 500 itu. Entah pakai logika apa, mungkin sepertinya memang sedang baca komik, bukan baca berita, atau mendengarkan langsung dari apa yang pak Wiranto katakan.
    Dia disnii lagi main jubir-jubiran, karena apa? Karena dia mengatakan
    • Sebelum ada keterangan yang jelas dari Panglima TNI
    • Sebaiknya semua pihak tidak berasumsi.
    Kita tidak boleh berasumsi dulu gaes, tunggu panglima, jadi pokoknya pak Wiranto itu bukan siapa-siapa, kita harus menunggu pak Jendral, begitu ujar Jubir dadakan.

    Baiklah daripada saya berasumsi macem-macem, kita tunggu saja berita berikutnya yang mungkin akan keluar hari ini, sebagai berita “Klarifikasi lagi, kalau kita gagal paham sama apa yang Jubir Gerindra ini maksudkan”

    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Geli! Kader Gerinda Acting Jadi Jubir TNI, Lagi Giring Opini Terus Broh! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top