728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 23 September 2017

    #Warta : Bersama PKS dan Gerindra Jokowi Bebas dari Isu PKI



    Isu Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi alat ampuh untuk memporakporandakan prestasi-pretasi Joko Widodo di bumi Indonesia. Bukan hanya itu, berbagai prediksi menyebutkan bahwa isu PKI sengaja dihembuskan untuk menumbangkan pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Jokowi.

    Rupanya lawan-lawan politik gagal move on pasca kekalahan di pemilihan presiden tahun 2014. Ibarat anak kecil yang tidak terpenuhi keinginannya lalu ngambeg dan melakukan berbagai aksi untuk cari-cari perhatian, itulah yang dilakukan oleh para Jokowi haters. Yang bikin sebel adalah tingkah polah mereka selalu mengarah dengan tudingan bahwa Jokowi adalah sumber masalah bagi Indonesia. Maka dari itu belum lama ada meme yang menggambarkan Jokowi adalah biang kerok atas berbagai masalah, termasuk masalah pribadi. Dalam meme itu digambarkan seorang muda naik sepeda lalu terjatuh, pemuda itu berteriak,”Ini salah Jokowi”. Ampun deh…

    Aneh, benar-benar aneh melihat mereka yang gagal move on itu. Fahri Hamzah adalah salah satu orang yang ikut dalam kontestan gagal move on. Selaku Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo bertanggungjawab menyelesaikan isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang saat ini menguat kembali di masyarakat.


    Pernyataan Fahri Hamzah yang berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu aneh, seaneh munculnya sundel bolong di siang hari. Mengapa aneh? Aneh karena bila ditelisik, siapa sebenarnya yang memunculkan isu PKI di Indonesia?

    Joko Widodo tidak pernah melempar isu PKI. Selama ini beliau justru menjadi korban hoaks dengan tuduhan sebagai antek PKI. Ketika tidak ada bukti bahwa Jokowi adalah PKI, maka tudingan PKI dialamatkan pada orag tuanya. Beliau dituduh telah menyembunyikan identitas dan latar belakang orang tua beliau yang disebut sebagai tokoh PKI di Giriroto, Boyolali. Ini sungguh terlalu! Gossip murahan digunakan sebagai propaganda menjatuhkan kepala negara. Anehnya lagi gossip itu dipercaya oleh banyak orang, bahkan oleh mereka yang sering mengaku diri suci, taat beragama. Lha, kalau para pengaku diri sebagai orang yang saleh kok memakai gossip sebagai dasar pembuktian, mana bukti iman pada Tuhan? Apakah pantas memakai Asma Allah yang suci untuk kepentingan jahat?

    Seworders yang kritis dan bijak, mari kita melihat ke belakang. Sebenarnya sejak kapan isu Jokowi sebagai PKI atau keturunan PKI itu menyebar di sekitar kita?

    Dari tempo.co.id tanggal 19 September 2017 kita menemukan bahwa isu kebangkitan PKI sudah berembus sejak masa kampanye pemilihan Presiden 2014. Setelah Joko Widodo terpilih, beredar desas-desus bahwa Presiden akan meminta maaf kepada keluarga PKI.

    di sini, izinkan saya merangkum tulisan dari tempo.co cukup panjang:

    Pada tahuan 2014, pada masa kampanye, Jokowi menjanjikan penyelesian kasus pelanggaran berat HAM. Kala itu beredar berita busuk bahwa Jokowi berasal dari keluarga PKI.

    Tahun 2015, muncul desas-desus Jokowi akan memaafkan keluarga PKI melalui pidato kenegaraan tanggal 14 Agustus 2015. Bak gayung bersambut dengan desas-desus, FPI bertemu dengan panglima Kodam untuk membahas gerakan melawan PKI.

    Di tahun yang sama, pada awal September, muncul ada kabar (lagi-lagi kabar burung) yang mengatakan bahwa Jokowi akan hadir di reuni Gerwani dan menyebut Jokowi akan minta maaf. Tentu saja isu itu menjadi santapan yang sedap untuk dijadikan hoaks. Tanggal 30 September 2017, Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa adalah berita bohong bila Jokowi akan minta maaf pada keluarga PKI. Pelarangan oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya pada diskusi dan pembacaan naskah drama album keluarga #50 Tahun 1965 yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 8 Desember 2015 menjadi sasaran empuk Jokowi haters yang menyebut pro demokrasi dengan mengatakan Jokowi sebagai seorang yang anti demokrasi. Jokowi di serang dari dua pihak yaitu pro demokrasi dan anti PKI. Di kalangan pro demokrasi, Jokowi dikatakan anti demokrasi. Di kalangan anti PKI, Jokowi dikatakan antek PKI. Mana yang benar? Sebagaimana kita tahu kedua kelompok ini sebenarnya selalu berseberangan. Namun mereka kompak dalam menjatuhkan Jokowi.

    Tahun 2016, berbagai isu bahwa Jokowi adalah PKI masih marak. Isu itu mempergunakan hoaks yang makin menggila. Di sisi lain, Jokowi juga masih diserang oleh kelompok yang mengatakan diri sebagai pro demokrasi.

    Masih berlajut di 2017. Sastrawan Taufik Ismail menilai kondisi Indonesia pada tahun ketiga Presiden Jokowi memerintah seperti situasi kebangkitan PKI. Hal itu disampaikannya dalam sambutannya dalam deklarasi Alumni Universitas Indonesia Bangkit untuk Keadilan di Perpustakaan UI, Jumat, 27 Januari 2017. Di  bulan September 2017, kabar tentang instruksi nonton bareng film Pengkhianatan G30S/PKI untuk seluruh jajarangan TNI Angkatan Darat disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

    Dari kutipan panjang yang saya ringkas dari tempo.co di atas, tampak jelas bahwa isu PKI sengaja digunakan untuk menggulingkan pemerintahan Jokowi yang sah.

    Bagaimana sebelum 2014? Apakah isu Jokowi PKI juga santer disebarkan melalui medias sosial maupun melalui pertemuan-pertemuan para Jokowi haters?

    Sebelum tahun 2014 isu Jokowi PKI sepi, bahkan tidak ada. Saat Jokowi bersanding bersama FX. Rudyatmo berlaga di Pilkada Solo, isu PKI tidak ada sama sekali. Di Pilkada itu Jokowi – Rudy didukung oleh PDIP, PAN, PKS, PDS, PKB, PKPB, PKPI, serta PDP. Padahal pada waktu itu, pasangan Jokowi adalah FX Rudyatmo yang secara keyakinan beragama Katolik. Mengapa isu PKI tidak ada? Apakah karena didukung PKS?

    Isu Jokowi PKI juga sepi di saat beliau bersanding dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berlaga di Pilkada Daerah Khusus Ibukota Indonesia Jakarta. Kala itu, Jokowi – Ahok didukung oleh PDIP dan Gerindra. Koalisi mereka berhasil mengalahkan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli dari Partai Demokrat dan Hidayat Nur Wahid dan Didik Junaedi Rachbini yang diusung PKS-PAN. Sekalipun Ahok adalah seorang penganut Kristen, pasangan ini sepi dari isu PKI. Apa penyebab Jokowi – Ahok tidak ditelikung dengan isu PKI? Apakah karena ada Gerindra?

    Isu Jokowi PKI sangat kuat dikala Jokowi – Kalla menjadi calon presiden yang diusung oleh PDIP, Gerindra, PKB melawan Prabowo – Kalla yang disusung oleh Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang dan Partai Golkar. Di pilpres ini, isu bahwa Jokowi PKI dan keturunan Cina dipakai untuk menggoyang  beliau. Selain itu, PDIP juga diserang dengan sebutan sebagai partai PKI. Mungkin mereka yang menyerang dengan memakai isu itu tidak paham bahwa PDIP adalah metamorfosis PNI yang dulunya musuh bebuyutan PKI.

    Mengapa isu Jokowi PKI ada saat ia tidak bersama PKS dan Gerindra? Yang jelas, fakta menyebutkan bersama PKS dan Gerindra, Jokowi bebas dari isu PKI.



    Penulis :    Wisnu Sapto Nugrohoi   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Bersama PKS dan Gerindra Jokowi Bebas dari Isu PKI Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top