728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 13 September 2017

    #Warta : Asma Dewi yang Sendirian, Bukan Relawan, Bukan Kader, Bukan Bendahara

    Asma Dewi yang sekarang diduga ada hubungan dengan Saracen. Dia langsung terkenal karena diduga mentransfer uang sebesar 75 juta kepada sindikat penyebar kebencian Saracen. Angka yang sesuai dengan kabar mengenai harga dalam proposal Saracen yang berhasil diperoleh oleh pihak kepolisian.

    Tertangkapnya Asma Dewi memperlihatkan keseriusan pihak kepolisian dalam membongkar kasus ini. Seperti yang sudah dinyatakan oleh Pak Kapolri Tito Karnavian beberapa waktu yang lalu. Tentunya kita semua berharap keberhasilan penangkapan Asma Dewi akan diikuti dengan penangkapan-penangkapan lainnya yang terlibat sehingga kasus ini akan jadi semakin benderang. Sementara pelaku dan pembeli jasa sudah pasti masa depannya suram…sesuram sungai di Jakarta yang mulai kotor lagi.

    Nah sekarang ini banyak pihak buru-buru menyatakan tidak kenal dengan Asma Dewi dan mengklarifikasi foto-foto yang kini beredar luas di media sosial.

    Misalnya Sandiaga Uno, Wakil Gubernur yang akan dilantik bulan Oktober depan namun sedang sibuk bulak-balik KPK sebagai saksi. Sandiaga membantah bahwa Asma Dewi bukan relawannya, seperti yang diungkapkan pada kompas.tv
    Bisa jadi sih memang bukan relawannya. Mungkin hanya pendukungnya saja yang berfoto bersama, seperti pada meme dibawah ini yang beredar di media sosial.
    Saya saja belum pernah foto bareng dengan Jokowi. Atau ada Batfans disini yang pernah foto bareng dengan saya? Pasti belum. Kalau ada penggemar yang foto bareng dengan idolanya satu kali aja sih mungkin saja. Tapi berkali-kali dan terlihat pada moment yang berbeda serta begitu leluasa? Luar biasa sekali Bu Asma Dewi ini sebagai penggemar Anies-Sandi. Atau memang dia bukan pendukung biasa? Saya jadi pengen tau gimana caranya bisa gitu yah….

    Gerindra pun ketika dikaitkan dengan Asma Dewi karena ada foto Prabowo bersama Asma Dewi langsung menyangkal.
    Asma Dewi, yang ditangkap polisi terkait konten negatif bernada ujaran kebencian di media sosial Facebook, sering mengunggah foto bersama Prabowo di akun media sosial miliknya. Partai Gerindra mengatakan Asma Dewi bukan kadernya dan foto bareng Prabowo adalah hal yang biasa.
    “Kalau ada orang siapa pun berfoto berpose dengan petinggi partai, termasuk Pak Prabowo, itu biasa saja. Di mana-mana kita selalu diajak foto, jangan kan Pak Prabowo, saya saja politisi di DPR RI hampir setiap hari orang minta foto sama kita, kan nggak bisa dilarang orang minta foto sama kita,” ujar Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria saat dihubungidetikcom, Selasa (12/9/2017).(Sumber)
    Pengacara Asma Dewi pun menepis keterkaitan antara Gerindra dengan kliennya. Ia mengatakan bahwa Asma Dewi hanya simpatisan saja.
    “Itu saya rasa hal-hal yang wajar saja. Loh kan bisa saja karena beliau aktivis sosial ya, dan juga sebagai simpatisan,” kata Pengacara Asma Dewi yang juga Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bang Japar (Jawara dan Pengacara), Djudju Purwantoro, saat dihubungi detikcom, Selasa (12/9) malam.
    Bisa jadi hanya simpatisan, apalagi kini beredar sebuah foto di media sosial seperti dibawah ini. Itu Asma Dewi bukan yah?
    AKSIRA? Apa itu?

    Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (Aksira). Organisasi ini baru saja berdiri di Jatim.
    “Sesuai amanah Rakernas, kami mendukung Pak Prabowo capres 2019,” kata Ketua Umum DPP Aksira, Karina De Vega, Minggu (21/5/2017)

    Disampaikan De Vega, Ormas Aksira adalah organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Namun ormas ini berafiliasi dengan Partai Gerindra. (sumber)

    Menarik yah….

    Beredar juga kabar bahwa Asma Dewi adalah bendahara Alumni 212 yang kemudian dibantah oleh Ustad Sambo
    Ustaz Ansufri Idrus Sambo membantah informasi Asma Dewi ikut menjabat bendahara di Presidium Alumni 212. Sambo, yang pernah menjabat Ketua Presidium Alumni 212, mengatakan hanya ada tiga jabatan dalam kepengurusannya.

    “Di periode kepengurusan saya, tidak ada jabatan bendahara. Yang ada hanya ketua, sekretaris, dan ketua penasihat. Adapun semuanya adalah anggota pengurus atau anggota dewan penasihat,” kata Sambo lewat pesan singkat kepada detikcom, Selasa (12/9/2017).
    “Nggak betul Asma Dewi sebagai koordinator ataupun bendahara,” sambungnya. (sumber)
    Tapi pada tanggal yang sama 12/9/2017
    Pengacara Asma Dewi, Djudju Purwantoro, mengatakan kliennya tak ada kaitan sama sekali dengan Saracen. Djudju, yang menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bang Japar (Jawara dan Pengacara), menyatakan Asma Dewi tak tahu soal Saracen.

    “Tentang kaitan dengan Saracen itu, dia tidak tahu sama sekali soal itu,” kata Djudju saat dihubungi detikcom, Selasa (12/9/2017).

    Dia mengatakan, kalaupun ada transfer-transfer uang yang dilakukan oleh Asma Dewi, hal itu dilakukan karena kliennya pernah menjabat bendahara di Alumni 212. Jabatan itu diemban Asma Dewi ketika Presiden Alumni 212 dijabat Ustaz Ansufri Sambo.

    “Kalaupun ada, dan tidak pernah ditanyakan kemungkinan transfer itu ke pihak-pihak lain. Karena beliau bendahara kan mungkin ada sumbangan kegiatan sosial, sumbangan keagamaan. Itu bisa saja terjadi. Silakan penyelidik membuktikan,” ujarnya.

    “Dulu itu pernah bendahara di Alumni 212 waktu eranya Pak Sambo. Tapi kan sudah pergantian pengurus,” sambung Djudju (sumber)
    Silahkan cek ke sumbernya, jangan langsung percaya….ini makin menarik loh. Mungkin pengacaranya yang salah yah, masa Ustad Sambo yang salah, kan dia Ustad yah. Hehehe.
    Jadi gimana nih ceritanya Asma Dewi bisa transfer 75 juta ke Saracen? Apa itu duitnya sendiri? Apa hanya seorang simpatisan yang begitu ikhlas merelakan 75 juta? Rasanya aneh kalau dia hanya bergerak sendirian.
    Begitulah kelelawar.




    Penulis :   Gusti Yusuf    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Asma Dewi yang Sendirian, Bukan Relawan, Bukan Kader, Bukan Bendahara Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top