728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 24 September 2017

    #Warta : Apa Hubungannya Ahok Bangsat dengan Bubarkan Kebaktian Bocah, Dasar Kelakuan PKI!


    Coba deh lihat video di atas. Mendengarnya saya gemes sendiri dan rasanya pengen ngaplok Bapak-Bapak ini. Kejadiannya di Rusun Pulo Gebang dan yang dia sasar adalah kebaktian anak-anak di salah satu rusun di Pulo Gebang.

    Ada beberapa poin yang jadi tanda tanya saya :
    1. Setahu saya untuk beberapa kegiatan ‘pengajian/kebaktian’ skala kecil tidak perlu ijin yang ribet. Jaman saya masih ABG dulu di kampung ada yang namanya diba’an. Semacam istighotsah tapi diikuti kaum remaja dengan tuan rumah bergiliran. Selama itu tak pernah ketika hendak menyelenggarakan acara seperti itu kami harus mengurus ijin yang ribet. Dan sampai saat ini pun acara yasinan, istighotsah bapak-bapak maupun ibu-ibu di tempat tinggal saya pun tidak pernah harus melalui proses administrasi yang berbelit kecuali jika akan menyelenggarakan acara besar seperti tabligh akbar atau terpaksa menutup jalan dan ada banyak tamu baru ada perijinan yang diurus. Apakah karena kami Muslim (agama yang kebetulan jadi mayoritas) sehingga dimudahkan kemudian hal ini tidak berlaku untuk agama lain?
    2. Pria bernama M. Nasoem Sulaiman alias Joker ini sengaja datang untuk membubarkan acara Sabtu Ceria bocah-bocah ini. Dia senagja datang namun motif dan alasannya tidak jelas. Saya jadi penasaran Joker ini siapa? Latar belakangnya apa? Adakah afiliasi dengan ormas atau kelompok tertentu?
    3. Kedatangan Joker yang membawa gergaji besi dan kampak sambil berteriak-teriak ini tentu menimbulkan ketakutan dan trauma bagi anak-anak tersebut. Padahal sesuai video tersebut sudah jelas Ibu-Ibu yang ada berusaha memberi pemahaman dan berkomunikasi secara baik-baik dengan yang bersangkutan. Kelakuan seperti ini sudah meresahkan dan membahayakan.
    “Yang bersangkutan ini selesai bekerja langsung mendatangi tempat acara serta marah marah dengan membuat gaduh, teriak teriak memaki ibu ibu dengan menenteng gergaji besi dan kampak,”

    Sumber : http://wow.tribunnews .com/2017/09/24/akhir-nasib-pria-yang-bawa-kapak-bubarkan-kebaktian-di-rusunawa-pulogebang?page=3
     “Yang saya gak terima sih ya, dia minta maaf saya maafin soalnya dia udah ngelakuin yang ketiga kalinya yang bener-benar saya gak terima ngapain bawa kapak bawa gergaji besi ngamuk-ngamuk depan anak-anak,”

    Sumber : http://wartakota.tribunnews .com/2017/09/24/polisi-lakukan-mediasi-atas-pembubaran-sabtu-ceria-di-pulo-gebang
    Kelakuan seperti ini seharusnya tidak bisa diselesaikan hanya dengan mediasi dan surat pernyataan minta maaf. Loh ini mengancam nyawa dan mengganggu ketertiban di lingkungan masyarakat lo. Dan sekali lagi model orang petentang-petenteng macam ini selalu saja menjadikan ibu-ibu dan anak-anak sebagai sasaran empuk.
    Kondisi pulang kerja itu buat saya bukan alasan untuk membenarkan tindakannya. Mungkin bisa saja Ia terganggu karena namanya juga bocah mungkin bernyanyi dengan suara keras atau lari-lari. Tapi ya apa masuk akal secapek-capeknya orang kemudian marah-marah membawa senjata tajam dan yang diancam pun bocah dan ibu-ibu? Apalagi hal ini dilakukan tak hanya sekali dan aksi kali ini adalah yang terparah. Apa motifnya tentu harus diselidiki. Tidak bisa yang seperti ini dibiarkan.
    Dan yang paling mengganjal saya adalah : Itu ngapain Ahok masih dibawa-bawa dibangsat-bangsatin segala? Ahok salah apa? Ahok berubah wujud jadi bocah ikut kebaktian Sabtu Ceria? Ahok memimpin kebaktian?

    Joker sendiri yang bilang Ahok sudah dipenjara. Lah kalau Ahok sudah dipenjara belum cukup buat dia? Apa dosa Ahok ke M. Nasoem Sulaiman alias Joker ini? Apa gunanya teriak-teriak Ahok bangsat di depan bocah-bocah dan Ibu-Ibu? Mungkin memang segala prahara di Nusantara ini sekarang yang selalu jadi kambing hitam adalah Jokowi dan Ahok, semua salah dua orang baik ini bagi mereka.

    Percayalah kelakuan orang macam Nasoem Sulaiman ini justru kelakuan khas PKI. Kalau ada yang merasa PKI bangkit di negeri ini, mungkin orang yang layak disebut demikian adalah pribadi-pribadi macam Sulaiman ini yang seenaknya mengintimidasi orang lain terutama yang lebih lemah darinya.





     Penulis : Rahmatika    Sumber :  Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #Warta : Apa Hubungannya Ahok Bangsat dengan Bubarkan Kebaktian Bocah, Dasar Kelakuan PKI! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top